PERKEMI Gelar Kejurpel Piala Kepala Dinas Dikbud Tahun 2026 se-Kabupaten Jombang
Jombang. layang.co – Sedikitnya tercatat 130 peserta putra-putri atlet bela diri Shorinji Kempo, selama dua hari Jum’at (22/5) hingga Sabtu (23/5) 2026 mengikuti pertandingan kejuaraan antar pelajar (Kejurpel).
Mereka memperebutkan “Piala Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Jombang” tahun 2026. Peserta se-Kabupaten Jombang terdiri dari kategori SD sebanyak 56 atlet, SMP 50 atlet, dan SMA sebanyak 24 atlet.
Kejuaraan ini mempertandingkan kelas embo berebu perorangan putra-putri, beregu putra-putri dan campuran serta kelas enduro (laga/tanding). Yang juara akan memperoleh piagam prestasi dan uang pembinaan bagi Juara Umum I,II, dan II, total uang pembinaan Rp 600.000,-.
Putra-putri para atlet itu merupakan binaan berbagai Dojo Shorinji Kempo tersebar di berbagai lembaga pendidikan di Kabupaten Jombang, mulai dari KU-11 tahun hingga KU-17 tahun. Seperti SMAN Ngoro, SMAN 2 Jombang, SMAN 3 Jombang.
Dibuka oleh Bupati Jombang
Kejuaraan bertempat di Aula Terbuka Dikbud Jombang dibuka oleh Bupati Jombang H Warsubi diwakilkan kepada Asisten I Setdakab Jombang Drs Purwanto, MKP. Dihadiri Kepala Dinas Dikbud Dra Wor Windari, M.Si, berserta Sekdin Dikbud Abdul Majid, S.Psi, MM, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Nur Evva Maylia, S.STP, MM, Ketum KONI Sumarsono, Ketua PERKEMI Jombang Gus Sentoro yang diwakili Ketua Harian, Ismail Wahyuono, sejumlah Kasek SD/SMP perwakilan.
Bupati Warsubi memberikan apresiasi yang tinggi atas kejuaraan ini, kegiatan ini merupakan kegiatan positif pembinaan yang baik untuk melatih kedisiplinan, sportifitas, berkarakter dan semangat membentuk persaudaraan bagi generasi muda usia SD, SMP dan SMA untuk mendukung pembagunan kemanusiaan, calon pemimpin ke depan.
Bapak Bupati berpesan, saudara-saudari diminta berlatih yang baik, melalui kejuaraan ni menjadi wadah untuk meningkatkan kepercayaan diri, mengembangkan potensi diri, mengasah kemampuan untuk menjadi juara.
Bisa Kempo Bukan untuk Jago-jago-an, Kemlinthi-kemlinthi-an
Meski mampu menguasai skill bela diri Shorinji Kempo, tetap harus mengutamakan pribadi yang rendah hati, disiplin diri, memiliki jiwa welas asih terhadap sesama.
“Jadi, berlatih di Kempo bukan untuk gagah-gagahan, jago-jago-an, kemelinthi-kemelinthi-an, tetapi untuk menjaga diri dan keluarga, untuk olah kesehatan jasmani diri kita,” tutur Bupati yang disampaikan Purwanto, yang akbar dipanggil Gempur ini.
Selebihnya, Bupati berpesan, kejuaraan ini mampu sebagai ajang pembinaan prestasi, untuk menatap kejuaraan-kekejuraan berikutnya, patuhi peraturan dan kepemimpian wasit yang netral.
Sumarsono, Ketum KONI menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kadis Dikbud dan Ketua Cabor Shorinji Kempo yang telah bersinergi untuk memberikan kesempatan mengembangkan bakat dan potensi atlet Kempo melalui kejuaraan ini.
Kegiatan ini menjadi strategi capai prestasi Kabupaten Jombang di ajang Prorpov X tahun 2027, yang mana Bupati Jombang menagerkan kontingen Kabupaten Jombang nanti bisa masuk 10 besar se-Jawa Timur.
Rekam Prestasi Cabor Shorinji Kempo pada Porprov IX tahun 2025 di Malang mengoleksi 3 medali perak, 7 medali perunggu. “Semoga pada Porprov X di Surabaya 2027, Shorinjo Kempo, prestasinya makin meningkat,” harapnya.
Belum Bisa Jadi Agenda Tahunan
Kadis Dikbud Jombang Wor Windari menjawab https://layang.co usai pembukaan, berharap, dari kejuaran ini ke depan akan mencul bibit-bibit atlet bela diri Kempo handal, yang bisa mengukir nama baik pribadi atlet, keluarga, Cabor, maupun nama baik Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, bahkan hingga nasional dan internasional.
“Terima kasih, kepada panitia yang telah sukses menggelar kegiatan ini, semoga ini bisa menjadi wadah pembinaan dan peningkatan prestasi atlet cabor Kempo, semoga ke depan agenda serupa ini nanti bisa diikuti cabor lainnya,” ucapnya.
Meski demikian, Kadis Dikbud ini belum bisa memastikan kegiatan serupa ini menjadi agenda tahunan. Pihaknya, akan menyesuaikan anggaran, apalagi, Cabor Kempo belum masuk ke O2SN (Olahraga Olimpiade Siswa Nasional). “Kita lihat dan sesuaikan nanti,” ucapnya. (dan)














