Itjen Kemendagri Menilai, Penanganan Inflasi di Kabupaten Jombang Konkrit

- Penulis

Kamis, 11 Januari 2024 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos, M.Psi.T (tengan) saat melakukan Sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2024 dihadapan  Kepala Desa, Kepala Dusun di Pendopo Kecamatan Wonosalam, Rabu (10/01/2024).

Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos, M.Psi.T (tengan) saat melakukan Sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2024 dihadapan Kepala Desa, Kepala Dusun di Pendopo Kecamatan Wonosalam, Rabu (10/01/2024).

Itjen Kemendagri Menilai, Penanganan Inflasi di Kabupaten Jombang Konkrit

Jombang, layang.co – Keseriusan Pj Bupati Jombang bersama Satgas Pangan dalam menekan laju inflasi dengan melakukan langkah nyata monitoring langsung ketersediaan stok pangan, menggelar operasi pasar dan memantau harga kebutuhan pokok, diapresiasi positif oleh Tim Evaluator Inspektorat Jenderal (Itjend) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) RI.

Ini disampaikan oleh Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos, M.Psi.T saat siaran langsung diradio Suara Jombang pada Selasa (09/01/2024), juga saat bertemu dengan para Kepala Desa, Kepala Dusun di Pendopo Kecamatan Wonosalam pada Rabu (10/01/2024) diacara Sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2024.

“Alhamdulillah Penanganan inflasi di Kabupaten Jombang yang maksimal dengan melibatkan semua stakeholder termasuk Bulog, mendapatkan nilai positif dari Tim Evaluator Inspektorat Jenderal Kemendagri,” tutur Pj Bupati Jombang Sugiat yang menyampaikan hasil evaluasi kinerjanya ditriwulan pertama.

Selama 3 bulan bekerja, Sugiat Pj Bupati Jombang dinilai Itjend Kemendagri tidak ada kendala dalam menjalankan 10 program prioritas di Kota Santri. Diantaranya meliputi penekanan inflasi, kemiskinan ekstrem, stunting, peningkatan investasi, penataan birokrasi, APBN dan TKDN, tata kota, stabilitas politik dan keamanan (polkam), serta kebebasan beribadah dan beragama.

Baca Juga:  Bupati Jombang Canangkan BBGRM XXII, Luncurkan Desa Tematik 2025, Perkuat Gotong Royong dan Potensi Lokal

“Langkah konkret yang terbaru diawal 2024, Pemkab Jombang melalui Dinas Pertanian telah mencanangkan gerakan menanam cabai di kalangan ASN. Sebanyak 13.000 cabai kita bagikan, dengan harapan selama 3 bulan jelang  bulan Ramadhan dan Idul Fitri mampu memenuhi kebutuhan cabai ditingkat rumah tangga,” tuturnya.

“Saya juga menghimbau Gerakan Penanaman Cabai dan Pemanfaatan Lahan Pekarangan ini dapat diikuti oleh warga masyarakat. Selain dalam rangka mengendalikan inflasi bahan pangan, meningkatkan ketersediaan komoditas pangan di tingkat rumah tangga, juga meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, dan pendapatan rumah tangga,” tandasnya.

“Pemkab Jombang akan terus berinovasi melahirkan program unggulan, diantaranya Satgas Gerdu Mapan (Gerakan Terpadu Manajemen Pangan). Ini akan coba kita laksanakan di tahun 2024. Melalui program ini petani diharapkan memiliki Lumbung Pangan, guna mengatasi paceklik atau hal yang tidak kita inginkan,” pungkas Pj Bupati sebagaimana disampaikan Humas Dinas Kominfo Kabupaten Jombang. (*dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua: Bupati Warsubi Tegaskan Pendopo Terbuka untuk Warga
DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah
Grebeg Apem 2026 di Jombang: Merawat Tradisi, Sambut Ramadhan 1447 H
Matangkan RKPD 2027 Musrenbang di Kecamatan Diwek, Pemkab Jombang Usung Tema Integrasi Industti dan Sektor Primer
Hasil Musrenbang di Ploso untuk Wilayah Brantas, Tahun 2027 Sektor Pertanian sebagai Pondasi Industri Konvensional dan Digital
Musrenbang 2026 di Gudo: Pembangunan 2027, Prioritas Peningkatan Jalan Kabupaten Rp 1 Miliar dan Peneranan Jalan Umum Rp 200 Juta di Wilayah Kecamatan
Pemkab Launching ADD dan PDRD 2026, Bupati Jombang Tekankan Kemandirian Ekonomi Desa
DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna, Bupati Warsubi Sampaikan Pendapat Akhir, Setujui Raperda Desa Sadar Hukum Menjadi Perda

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:48 WIB

Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua: Bupati Warsubi Tegaskan Pendopo Terbuka untuk Warga

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:37 WIB

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:36 WIB

Matangkan RKPD 2027 Musrenbang di Kecamatan Diwek, Pemkab Jombang Usung Tema Integrasi Industti dan Sektor Primer

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:03 WIB

Hasil Musrenbang di Ploso untuk Wilayah Brantas, Tahun 2027 Sektor Pertanian sebagai Pondasi Industri Konvensional dan Digital

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:34 WIB

Musrenbang 2026 di Gudo: Pembangunan 2027, Prioritas Peningkatan Jalan Kabupaten Rp 1 Miliar dan Peneranan Jalan Umum Rp 200 Juta di Wilayah Kecamatan

Berita Terbaru

Photo searah jarum jam: Photo kiri atas: Bupati Jombang H Warsubi menyampaikan jawaban atas pertanyaan fraksi. Photo kanan atas: Pimpinan DPRD bersama Bupati – Wakil Bupati. Photo kanan-kiri bawah: Penuh kehangatan Bupati menyampaikan salam kepada anggota DPRD Jombang, Kamis (12/2/2026)..

Pemerintahan

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah

Jumat, 13 Feb 2026 - 14:37 WIB