Gubernur Jatim Minta Kepala Daerah Waspadai Musim Kemarau, Kekeringan Ekstrem Bulan Agustus

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB RI, Kementerian Kehutanan, serta Kementerian Pertanian. Sedangkan Pemkab Jombang menyertakan Wakil Bupati Jombang, M. Salmanudin, S.Ag., M.Pd. bersama Kepala Dinas Pertanian Ir. Moch. Rony, MM, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, S.STP., M.Si, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samsudi, SH., M.Si. Photo: istimewa humas kominfo jombang

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB RI, Kementerian Kehutanan, serta Kementerian Pertanian. Sedangkan Pemkab Jombang menyertakan Wakil Bupati Jombang, M. Salmanudin, S.Ag., M.Pd. bersama Kepala Dinas Pertanian Ir. Moch. Rony, MM, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, S.STP., M.Si, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samsudi, SH., M.Si. Photo: istimewa humas kominfo jombang

Gubernur Jatim Minta Kepala Daerah Waspadai Musim Kemarau, Kekeringan Ekstrem Bulan Agustus

Jombang, layang.co – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menginstruksikan seluruh jajaran kepala daerah untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim kemarau 2026.

Instruksi ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Dampak Hidrometeorologi dan Potensi Kemarau Panjang yang digelar di Dyandra Convention Center, Surabaya, Selasa (7/4/2026).

Rakor yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda Jatim, para Kepala Daerah (Bupati/Walikota), serta jajaran Perhutani ini menjadi momentum penguatan sinergi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan ekstrem.

Gus Wabup Hadir Bersama Kepala OPD

Dari Kabupaten Jombang hadir Wakil Bupati Jombang, M. Salmanudin, S.Ag., M.Pd. bersama Kepala Dinas Pertanian Ir. Moch. Rony, MM, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, S.STP., M.Si, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samsudi, SH., M.Si.

Kehadiran jajaran pimpinan OPD teknis ini diharapkan mampu menyusun plan of action guna memetakan wilayah rawan kekeringan dan mengantisipasi gangguan kamtibmas akibat dampak cuaca ekstrem di wilayahnya.

Hadapi Perubahan Iklim dengan Konkret, Diprakirakan Agustus

Dalam arahannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa perubahan iklim bukan lagi ancaman jangka panjang, melainkan realitas yang harus dihadapi dengan langkah konkret. Berdasarkan data BMKG, puncak kemarau di Jawa Timur diperkirakan terjadi pada Agustus mendatang dengan durasi mencapai 240 hari di beberapa zona.

“Respons kita tidak boleh biasa-biasa saja hanya reaktif, tetapi harus terukur, cepat, dan berbasis data,” tegas Khofifah.

Pantau Titik Api Cegah Karhutla

Secara khusus Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta Bupati dan Wali Kota untuk bergerak proaktif sebelum puncak kemarau terjadi. Fokus utama diarahkan pada kepastian distribusi air bersih kepada masyarakat serta penguatan pemantauan titik api guna mencegah karhutla yang meluas.

Baca Juga:  Wabup Sumrambah: Jangan Mudah Minjamkan dan Jangan Merubah Data di Sertifikat

“Materi dari narasumber sangat detail, saya rasa Bupati dan Wali Kota bisa segera melakukan plan of action, proaktif memetakan wilayahnya tanpa menunggu bencana terjadi,” imbuhnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB RI, Kementerian Kehutanan, serta Kementerian Pertanian. Hal ini dilakukan agar setiap daerah, memiliki kerangka kerja yang selaras dengan kebijakan pusat.

Tetap Produktif Meski Ditengah Tekanan Iklim

Di akhir sambutannya, Khofifah mengajak seluruh pihak untuk menjaga produktivitas daerah meski di tengah tekanan iklim.

“Mari kita kuatkan sinergi, percepat langkah, dan pastikan Jawa Timur tetap aman, tangguh, dan produktif menghadapi musim kemarau tahun 2026,” pungkasnya.

Merespons instruksi Gubernur Khofifah, Wakil Bupati Jombang M. Salmanudin, S.Ag., M.Pd, menyatakan bahwa Pemkab Jombang akan segera mengonsolidasikan jajaran Dinas Pertanian, BPBD, Satpol PP, OPD terkait dan lintas sektor untuk melakukan langkah preventif di lapangan.

“Sesuai arahan Ibu Gubernur, kami tidak akan menunggu puncak kemarau datang. Secara sinergi kita segera menyusun plan of action. Fokus kami adalah memastikan ketersediaan air bersih bagi warga dan mengantisipasi dampak kemarau panjang terhadap sektor pertanian di Jombang agar produktivitas petani tetap terjaga, juga mengantisipasi ancaman terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Wakil Bupati M. Salmanudin.

Gus Salman juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrem tahun 2026 ini.

“Kami mengimbau warga Jombang untuk lebih bijak menggunakan air dan menghindari tindakan yang memicu api di area terbuka. Sinergi antara pemerintah dan kesadaran masyarakat adalah kunci agar Jombang tetap aman dan produktif selama kemarau panjang ini,” pungkasnya, sebagaimana disiarkan Humas Dinas Kominfo Pemkab Jombang. (*dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pers Nasional 2026: Bupati Jombang Tekankan Pentingnya Pers Sehat, Strategis Adatif di Era Digitalisasi
Tiga Bupati Bahas Rencana Pembangunan Flyover Mengkreng, Titik Macet Terpadat
Pemkab Jombang Terapkan WFH Setiap Hari Jum’at, Mulai 2 April 2026
Menteri PPPA Tinjau Sekolah Rakyat dan UPTD PPA di Jombang
Inspektorat Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Evaluasi, Serap Aspirasi dan Perbaikan Kinerja
Wujudkan Wajah Kota yang Humanis, Pemkab Jombang Gelar “Kring Pagi” dan Penataan Parkir Motor Pelajar
Bupati Jombang Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPJ Jawa Timur
Jaga Harominisasi Industrial Bupati Warsubi Minta Pimpinan Perusahaan dan Pengurus Serikat Pekerja Tingkatkan Komunikasi Bipartit untuk Perkecil Perselisihan

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 14:05 WIB

Hari Pers Nasional 2026: Bupati Jombang Tekankan Pentingnya Pers Sehat, Strategis Adatif di Era Digitalisasi

Kamis, 9 April 2026 - 12:11 WIB

Tiga Bupati Bahas Rencana Pembangunan Flyover Mengkreng, Titik Macet Terpadat

Rabu, 8 April 2026 - 10:59 WIB

Gubernur Jatim Minta Kepala Daerah Waspadai Musim Kemarau, Kekeringan Ekstrem Bulan Agustus

Selasa, 7 April 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Jombang Terapkan WFH Setiap Hari Jum’at, Mulai 2 April 2026

Sabtu, 4 April 2026 - 14:46 WIB

Menteri PPPA Tinjau Sekolah Rakyat dan UPTD PPA di Jombang

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari (ketiga dari kiri), bersama tim dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur melakukan monitoring langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026, Senin (6/4/2026).

Pendidikan

Kadis Dikbud Jombang Bersama BBPMP Jatim Pantau TKA Jenjang SMP

Senin, 6 Apr 2026 - 12:01 WIB