Dorong Atlet Disabilitas Berprestasi, Disporapar Jombang Gelar TOT Guru Olahraga

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nara sumber Kunjung Ashari didampingi Kabid Olahraga Iwan Hari Setyono, menyampaikan materi di hadapan peserta TOR di ruang Suro, Pemkab Jombang, Jum'at (28/11/2025).

Nara sumber Kunjung Ashari didampingi Kabid Olahraga Iwan Hari Setyono, menyampaikan materi di hadapan peserta TOR di ruang Suro, Pemkab Jombang, Jum'at (28/11/2025).

Dorong Atlet Disabilitas Berprestasi, Disporapar Jombang Gelar TOT Guru Olahraga

Jombang, layang.co – Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporpar) bekerja sama dengan National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Jombang melakukan pelatih pelatih atau TOT (Training of Traner) kepada guru olahraga lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Jombang.

TOT dilaksanakan, Jum’at (28/11/2025) bertempat di ruang Suroadiningrat, Gedung Pemkab Jombang, diikuti 60 peserta, berasal dari guru olahraga, anggota PJOK level SD, SMP maupun SMA swasta dan negeri di Jombang.

Kegiatan di buka oleh Kepala Dinas Porapar Bambang Nurwijanto yang diwakilkan kepada Kabid Olahraga Iwan Hari Setyono, hadir Ketua National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Jombang Shodikul Amin, beberapa atlet disabilitas dan nara sumber dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Kabid Olahraga menyampaikan dasar pelaksanaan TOT yakni salah satu nawa cita Presiden Prabowo, yaitu pengembangan olahraga insklusif, disabilitas.

Sasaran kegiatan ini yakni guru olahraga, pelatih NPC yang diharapkan bisa melatih para disabilitas di lingkup sekolah atau sekitar domisili mereka. Sebagai nara sumber, pengajar di Unesa Surabaya, yaitu Kunjung Ashari, S.Pd, M.Fis, AIFO., dan Miftakhuljanah.

“Pasca dari pelatihan ini, kami minta ada tindaklanjut dilapangan, guru-guru melatih atlet,  mencetak atlet handal, yang nanti tahun 2026 akan kami agendakan kejuaraan pekan olahraga disabilitas Kabupaten Jombang,” kata Kadib olahraga.

Sedangkan Kunjung Ashari dihadapan peserta menyampaikan, sebelum melatih, perlu dilakukan dua hal penting. Yaitu melakukan klasifikasi dan mengerti cara melatih atlet disabilitas.

Baca Juga:  SDN Kepanjen 2 Jombang Sukses Seleksi Atlet O2SN SD Menuju Kompetisi Tingkat Kecamatan Jombang

Melakukan klasifikasi sangat penting, sesuai kapasitas dan potensi berdasarkan karakteristik atlet, dengan dasar kesetaraan kondisi atlet, untuk keadilan saat pertandingan.

Untuk itu, klasifikasi disabilitas dibagi tiga kategori, yaitu disabilitas fisik (tuna daksa), disabilitas intelektual (tuna graita), dan disabilitas penglihatan (tuna netra) serta disabilitas cebol (tinggi badan 135 – 150 cm).

“Klasifikasi ini untuk keadilan dan masuk kategori nomor pertandingan atau perlombaan, boleh diikuti” terangnya.

Untuk disabilitas intelektual, maksimal kemampuan AQ (kecerdasan) nilainya 70, lebih dari 70 tidak bisa masuk disabilitas, imbuh Kunjung, dosesn S-1 Fakultas Ilmu Kepelatihan Unesa ini.

Salah klasifikasi, katanya, mengakibatkan atlet tidak bisa bertanding, meskipun sudah ditempa dengan latihan intensif, jika salah klafisikasi atletnya, tidak mendapat kesempatan atau dilarang mengikuti pertandingan.

“Klasifikasi berdasarkan pedoman yang sudah ditentukan, kategori disabilitas,” ucapnya.

Secara internasional jumlah cabor pada gelaran paralympik, terdapat 22 cabor. Tetapi di Indonesia, terbiasa hanya dengan 6 cabor, meliputi atletik, bulu tangkis, renang, catur, tenis meja, boccia.

“Belakangan ada bola voli dimainkan dengan posisi duduk, bokong tidak boleh sampai terangkat. Jadi harus tetap nempel pada lantai,” beber Kunjung. Nara sumber kedua, kata Kabid, akan menyampaikan tentang psikologi olahraga disabilitas. (dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karate Inkanas Piala Kapolres Jombang 2026 JKC Open se-Jawa Timur di Unipdu Diikuti 514 Karate-ka Bertujuan Mendokrak Prestasi Nasional
Eyang, Akung, Ortu Antusias Dukung Kejurkab Catur 2026
Dan Rem 082/CPYJ Mojokerto Resmikan Lapangan Tembak Perbakin di Denanyar Jombang
PERKEMI Gelar Kejurpel Piala Kepala Dinas Dikbud Tahun 2026 se-Kabupaten Jombang
Kejuaraan Tenis Meja Open YURAIS CUB V 2026 di Mancilan Mojoagung Ajang Pendadaran Atlet Masa Depan, Ini Juaranya
Kontingen POLRES Jombang Juara Umum Kejurda INKANAS Piala Kapolda Jawa Timur 2026
Juara Umum, Modal Universitas Noor Huda Mustofa, Bangkalan Madura Tuan Rumah PORNIKES Tahun 2027
STIKes Husada Jombang Sukses Gelar PORNIKES 2026, Universitas Noor Huda Mustofa Bangkalan Juara Umum, Tahun 2027 Jadi Tuan Rumah

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:36 WIB

Eyang, Akung, Ortu Antusias Dukung Kejurkab Catur 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:37 WIB

Dan Rem 082/CPYJ Mojokerto Resmikan Lapangan Tembak Perbakin di Denanyar Jombang

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:59 WIB

PERKEMI Gelar Kejurpel Piala Kepala Dinas Dikbud Tahun 2026 se-Kabupaten Jombang

Senin, 18 Mei 2026 - 15:39 WIB

Kejuaraan Tenis Meja Open YURAIS CUB V 2026 di Mancilan Mojoagung Ajang Pendadaran Atlet Masa Depan, Ini Juaranya

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:34 WIB

Kontingen POLRES Jombang Juara Umum Kejurda INKANAS Piala Kapolda Jawa Timur 2026

Berita Terbaru