Bupati Minta PKL tidak Jualan di Trotoar – Jalur Hijau, Disdagrin Fasilitas PKL di Jl Ahmad Dahlan

- Penulis

Selasa, 27 Mei 2025 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum rembuk bersama PKL bertujuan untuk meningkatkan komunikasi antara Pemda dengan para PKL, serta untuk meningkatkan kesejahteraan PKL yang ada di sentra PKL Ahmad Dahlan.

Forum rembuk bersama PKL bertujuan untuk meningkatkan komunikasi antara Pemda dengan para PKL, serta untuk meningkatkan kesejahteraan PKL yang ada di sentra PKL Ahmad Dahlan.

Bupati Minta PKL tidak Jualan di Trotoar – Jalur Hijau, Disdagrin Fasilitas PKL di Jl Ahmad Dahlan

Jombang. layang.co – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin), pada Senin (26/5/2025) menggelar Forum Rembuk Bupati Jombang bersama Pedagang Kaki Lima (PKL).

Forum Rembuk bersama PKL ini bertujuan untuk mencari solusi dan alternatif sebagai upaya mengajak para pedagang yang ada di jalan supaya pindah lokasi agar tidak mengganggu fasilitas umum.

Forum Rembug juga mengajak semua pihak untuk mengembalikan fungsi fasilitas jalan, dan jalur hijau agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Penertiban bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, tertib, dan indah.

“Saat ini, kami melihat, masih banyak pedagang yang berjualan di sepanjang jalan, Ahmad Dahlan dan di alun-alun,” ucap Bupati Jombang Abah Warsubi di hadapan para PKL yang hadir di Pendopo Kabupaten Jombang.

Turut hadir Wakil Bupati Jombang Salmanuddin Yazid, Asisten l Purwanto, Asisten llI Syaiful Anwar, anggota DPRD Fraksi PKB Anas Burhani, Wakapolres Jombang Christian Bagus Yulianto, Kepala Dinas Perhubungan Jombang Budi Winarno, Kasatpol PP, serta seluruh PKL se-Kabupaten Jombang.

Bupati berharap, para pedagang yang masih berjualan di jalan harus bisa masuk ke dalam sentra PKL seluruhnya, dan parkir harus di dalam sentra PKL agar tidak mengganggu para pengguna jalan yang ingin masuk ke dalam sentra PKL.

“Kami minta agar seluruh OPD bisa berkolaborasi dalam penertiban serta mengajak mereka untuk masuk ke dalam sentra PKL Ahmad Dahlan,’’ kata Bupati.

Bupati berharap, semua bisa mentaati peraturan dengan tertib supaya pedagang bisa berjualan dengan aman, nyaman, dan tertib, sehingga pembeli juga merasa senang, katanya.

Forum Rembuk PKL bersama Bupati ini digelar lantaran Pedagang Kaki Lima (PKL) merasa terlindungi karena Bupati Warsubi  mendengar, merangkul membangun sepenuh hati meningkatkan perekonomian masyarakat.

Disampaikan Bupati, penataan PKL di Jl Ahmad Dahlan dapat memberikan ruang bagi pedagang untuk berjualan di lokasi yang lebih teratur, dan sesuai dengan peraturan.

Baca Juga:  Polres Jombang Terima Penghargaan dari TRC Perlindungan Perempuan dan Anak

“Penertiban juga dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi kegiatan ekonomi, baik bagi PKL maupun masyarakat,” katanya.

Senada dengan orang nomor satu di Jombang ini, Drs Suwigyo, MM Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pemerintah Kabupaten Jombang, menyampaikan, para Pedagang Kaki Lima merasa teindungi dengan adanya peraturan Bupati.

“Dengan adanya peraturan Bupati, dari zona merah dan zona kuning tujuannya untuk penertiban para pedagang,” tandas Suwigyo, mantan Camat Ploso ini.

Termasuk yang berada di jalan Ahmad Dahlan harus bersih dari pedagang, sehingga pedagang yang ada di sentral PKL merasa nyaman dan terlindungi, katanya. Penertiban setidaknya melibatkan Satuan Pamong Praja (Satpol PP), imbuh Suwigyo, mantan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Jombang ini.

Sedangkan, Ketua Serikat PKL Kabupaten Jombang Joko Fattah Rochim menjawab pertanyaan awak media, menilai Forum Rembuk bersama Bupati dan jajaran merupakan langkah yang strategis guna memajukan UMKM di Kabupaten Jombang.

Menurutnya,  melalui forum ini pihaknya merasa terbantu karena semua keluhan dan masukan dari para PKL dapat didengar dan ditindaklanjuti oleh Abah Warsubi beserta jajaran.

Sayangnya, sejauh ini instansi terkait kurang tegas dalam bertindak, mensterilkan pada zona-zona tertentu sehingga masih banyak pedagang di sentra PKL Ahmad Dahlan.

Pada zona alun-alun, kata Fatah, tim Satpol-PP tidak bertindak tegas bila ada PKL yang berjualan di pinggir jalan, sehingga pedagang yang di dalam sentra PKL Ahmad Dahlan merasa gelisah karena pembeli lebih memilih diluar daripada di dalam sentra PKL.

Ia meminta, ketegasan instansi terkait untuk segera menindak bilamana ada PKL yang berdagang di zona merah, karena sudah diberikan tempat berdagang di dalam sentra PKL Ahmad Dahlan.

 

“Kami berharap bilamana ada PKL yang berdagang di zona merah, ada penindakkan. Dengan ketegasan tersebut, para pedagang di Jln Ahmad Dahlan bisa berjualan dengan aman, nyaman, tertib, dan lebih lancar lagi kedepannya,” pungkas Fatah. (dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Pesan Bupati Warsubi Pada 76 Capaska Jombang 2026 Jelang HUT RI ke-81
DPRD dan Pemkab Jombang Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026
MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang Tahun Ajaran 2026/2027 Dimulai
Dampak Perubahan Iklim, Dinas Pertanian Jombang Perluas Asuransi Usaha Tani 800 Hektare
Bupati Warsubi Lantik Pejabat Administrator, Pengawas dan 19 Kasek TK-SD, Berikut Daftarnya
Menteri LH Apresiasi Inisiatif Pemkab Jombang Kelola Sampah Penuh Progresif Mendekati Sempurna
Sebanyak 1.225 Mahasiswa UPN Akan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Kreatif UMKM Desa di Kabupaten Jombang
81 Pejabat Lingkup Pemkab Jombang Dilantik Bupati Warsubi

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Ini Pesan Bupati Warsubi Pada 76 Capaska Jombang 2026 Jelang HUT RI ke-81

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:57 WIB

DPRD dan Pemkab Jombang Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:11 WIB

Dampak Perubahan Iklim, Dinas Pertanian Jombang Perluas Asuransi Usaha Tani 800 Hektare

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:15 WIB

Bupati Warsubi Lantik Pejabat Administrator, Pengawas dan 19 Kasek TK-SD, Berikut Daftarnya

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:38 WIB

Menteri LH Apresiasi Inisiatif Pemkab Jombang Kelola Sampah Penuh Progresif Mendekati Sempurna

Berita Terbaru

Photo kiri: Kepala OPD dan undangan mengikuti jalannya sidang paripurna, Senin (3/8/2026) sedangkan photo kanan, Bupati-Wakil Bupati, Pimpinan dan Anggota DPRD melakukan rapat Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. Photo: istimewa/edit

Pemerintahan

DPRD dan Pemkab Jombang Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026

Selasa, 4 Agu 2026 - 11:57 WIB