Komisi A DPRD Panggil Bapenda Jombang Bahas Perbedaan Nilai PBB-P2 Hasil Penyesuaian NJOP Tahun 2024

- Penulis

Selasa, 4 Maret 2025 - 14:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Pasang Iklan Murah di Layang.co!
Pasang Sekarang

Para wakil rakyat Komisi A DPRD Jombang berdialog dengan tim Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jombang Senin (3/3) membahas terkait hasil pendataan PBB-P2 yang sudah dilakukan Bapenda. Banyak permasalahan terkait Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP).

Para wakil rakyat Komisi A DPRD Jombang berdialog dengan tim Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jombang Senin (3/3) membahas terkait hasil pendataan PBB-P2 yang sudah dilakukan Bapenda. Banyak permasalahan terkait Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP).

Komisi A DPRD Panggil Bapenda Jombang Bahas Perbedaan Nilai PBB-P2 Hasil Penyesuaian NJOP Tahun 2024

Jombang, layang.co – Komisi A DPRD Jombang, pada Senin (3/3/2025) memanggil tim Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) mempertanyakan hasil pendataan massal pajak bumi dan bangunan-perdesaan dan perkotaan (PBB-P2).

Pemanggilan ini terkait keluhan warga masyarakat yang membayar pajak, dalam satu zonasi sama namun nilai obyek pajaknya berbeda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini untuk membahas terkait pendataan PBB P2 yang sudah dilakukan Bapenda. Banyak permasalahan terkait NJOP,” kata Ketua Komisi A DPRD Jombang Totok Hadi Riswanto saat dikonfirmasi awak media usai melakukan hearing.

Disampaikan olehnya, ternyata banyak desa yang satu peta atau satu zonasi akan tetapi hitungannya berbeda.

“Perbedaan nilai, bayar pajak ini sehingga banyak yang mengeluhkan pembayaran PBB-P2 yang terkadang tidak sama padahal satu zonasi,” terangnya.

Pendataan dilakukan oleh Bapenda tahun 2024 lalu tentang penilaian atau penyesuaian nilai jual objek pajak (NJOP).

Dia tidak ingin, banyaknya keluhan terkait naiknya PBB yang cukup signifikan menimbulkan efek negatif bagi pembayar pajak.

“Kami berharap ada perbaikan-perbaikan yang dilakukan pada saat pendataan kemarin,” pintanya.

Di tempat yang sama, anggota Komisi A DPRD Jombang Kartiyono menambahkan, pada tahun 2024 lalu pendataan PBB P2 melalui zonasi. Sehingga satu wilayah dengan zonasi yang sama maka pajak yang dikenakan sama.

Baca Juga:  DPRD dan Pemkab Jombang Sepakati Empat Raperda Inisiatif Jadi Perda

“Meski itu untuk usaha, dan wilayahnya berada di belakang, nilai NJOPnya sama. Ini tidak elok, dilihat dari peruntukkannya,” ungkapnya.

Bapenda mengaku, sudah melakukan perubahan pendataan yang nantinya nilainya akan direalisasikan pada tahun 2026.

“Sekarang tidak per zonasi. Melainkan per bidang atau perpetak. Memang ini harus direkonstruksi ulang. Jadi hitungannya dari peta riil,” terang Kartiyono.

Sementara Kabid Pendataan dan Penetapan R M Satria A mengatakan, selain menjelaskan terkait pendataan PBB P2. Hasilnya juga sudah kami sampaikan ke Komisi A DPRD Jombang.  Termasuk mekanisme pendataan PBB PB2,” terangnya.

Satria mengaku, pada tahun 2024 lalu  memang ada peningkatan jumlah objek pajak. Sehingga sangat baik untuk PAD khususnya di sektor PBB.

“Untuk tahun 2025 ini target pajak dari PBB P2 mencapai Rp 55 miliar,” ungkapnya.

Dibagian lain, Komisi A DPRD Jombang meminta untuk meningkatkan kinerja agar capaian pajak PBB P2 tercapai.

“Kami juga diminta untuk meningkatkan kinerja, agar capaian taget bisa lebih,” aku R M Satria A. (dan)

Berita Terkait

Pemkab Jombang Bantu 10,118 Ton Beras Kepada Korban Gempa Bumi NTT
Dukung Muktamar NU, Presiden Prabowo Bantu 200 Becak Listrik, tidak Boleh Mungut Ongkos, tidak Boleh Dijual, Tiap Hari Dikasih Upah Rp 150 Ribu
Sambut Muktamar ke-35 NU  di Jombang Satpol PP dan Gabungan Bagikan Kerudung dan Edukasi Ketertiban
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Kondusifitas Menuju Muktamar ke-35 NU di Jombang
Pelayanan Publik Polres Jombang, Kembali Raih Penghargaan Predikat Prima A dari Kapolri
Diskominfo Jombang Edukasi Civitas Akademika Undar Manfaatkan SP4N-LAPOR
Bupati Warsubi Tinjau Lokasi Pembukaan Muktamar NU di Lapangan Untung Suropati, Serukan Kepala OPD Totalitas Dukung Persiapan
Gemarikan 2026 di Tembelang: Komitmen Pemkab Jombang Perkuat Gizi Anak dan Ketahanan Pangan Sejak Dini

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Pemkab Jombang Bantu 10,118 Ton Beras Kepada Korban Gempa Bumi NTT

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Dukung Muktamar NU, Presiden Prabowo Bantu 200 Becak Listrik, tidak Boleh Mungut Ongkos, tidak Boleh Dijual, Tiap Hari Dikasih Upah Rp 150 Ribu

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sambut Muktamar ke-35 NU  di Jombang Satpol PP dan Gabungan Bagikan Kerudung dan Edukasi Ketertiban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Kondusifitas Menuju Muktamar ke-35 NU di Jombang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Pelayanan Publik Polres Jombang, Kembali Raih Penghargaan Predikat Prima A dari Kapolri

Berita Terbaru