Tingkatkan Layanan KB, DPPKBPPA MoU dengan Faskes se-Kabupaten Jombang

- Penulis

Senin, 26 Februari 2024 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Jombang menyaksikan secara Penandatanganan Kesepahaman Bersama Penyelenggaraan Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi di Fasilitas Kesehatan antara Dinas PPKB PPPA dengan RSU PKU Muhamadiyah Mojoagung, Senin (26/02/2024).

Pj Bupati Jombang menyaksikan secara Penandatanganan Kesepahaman Bersama Penyelenggaraan Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi di Fasilitas Kesehatan antara Dinas PPKB PPPA dengan RSU PKU Muhamadiyah Mojoagung, Senin (26/02/2024).

Tingkatkan Layanan KB, DPPKBPPA MoU dengan Faskes se-Kabupaten Jombang

Jombang, layang.co – Pemerintah Kabupaten Jombang dalam hal ini Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) setempat menggelar Rapat Koordinasi Pembekalan Pelayanan KB Medis Operasi dan Kontrasepsi Lainnya serta MoU Pelayanan KB antara Dinas PPKB, PPPA Kabupaten Jombang dengan Fasilitas Kesehatan (Faskes) se-Kabupaten Jombang di gedung Bung Tomo Pemkab Jombang, Senin (26/02/2024).

Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos, M.Psi. T menyampaikan apresiasi, terutama kepada seluruh jajaran dari DPPKB PPPA, Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, penyuluh Keluarga Berencana, pimpinan faskes pelayanan KB se-Kabupaten Jombang, serta seluruh sektor terkait.

Khususnya penyuluh keluarga berencana (PKB) yang kegiatannya langsung menyentuh masyarakat, sehingga dalam memberikan advokasi kepada stakeholder serta proses komunikasi, informasi  dan edukasi (KIE) tentang program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana) dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Jombang mudah diterima oleh masyarakat.

“Melalui KIE yang berkualitas akan mempercepat diterimanya konsep keluarga kecil yang berketahanan, sehingga diharapkan akan lahir generasi yang sehat, cerdas, berkualitas, tangguh, dan tidak stunting,” tuturnya.

Pj Bupati Jombang Sugiat menyebutkan bahwa, usia produktif di Kabupaten Jombang (usia 15-64 tahun) sebanyak 829.863 (delapan ratus dua puluh sembilan ribu delapan ratus enam puluh tiga) jiwa atau 62,51% yang sering diistilahkan dengan bonus demografi.

Baca Juga:  Meski  Masih Pandemi Bupati Layani Warga Kecamatan Mojoagung dan Wojowarno

“Kita semua harus tahu dan menyiapkan betul sehingga pada saat Indonesia Emas (tahun 2045), yang terbentuk yaitu keluarga-keluarga yang sehat, produktif, dan berkualitas. Diantaranya pencegahan stunting menjadi program prioritas nasional. Sosialisasi perihal perencanaan jumlah anak dan jarak antar kelahiran diperkuat. Sosialisasi tentang membangun ketahanan keluarga secara utuh dalam berbagai bidang.

Pj Bupati Jombang Sugiat berharap fasilitas kesehatan se-Kabupaten Jombang dapat meningkatkan cakupan pelayanan KB. Selain itu, diupayakan perluasan pelayanan KB secara massal menggunakan bus pelayanan KB bergerak dengan memanfaatkan momentum tertentu seperti kegiatan Bupati Melayani Warga, Harganas, Hari Kesehatan, Hari Ibu, Hari Perempuan, HUT Kabupaten Jombang, dan sebagainya.

Dalam Rakor tersebut, peserta mendapatkan materi Implementasi Kebijakan Pelayanan KB Di Kabupaten Jombang. Narasumber Kepala Dinas PPKB PPPA dr. Puji Umbaran, M.KP.

Pemantapan Pelayanan KB di Fasilitas Kesehatan. dr. Wahyu Sri Harini, M.Kes. Evaluasi Pelayanan KB, Diskusi Tanya Jawab di pandu Kabid PPKB Drs. EKO Supriyanto, M.Si. (*/dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah
Grebeg Apem 2026 di Jombang: Merawat Tradisi, Sambut Ramadhan 1447 H
Matangkan RKPD 2027 Musrenbang di Kecamatan Diwek, Pemkab Jombang Usung Tema Integrasi Industti dan Sektor Primer
Hasil Musrenbang di Ploso untuk Wilayah Brantas, Tahun 2027 Sektor Pertanian sebagai Pondasi Industri Konvensional dan Digital
Musrenbang 2026 di Gudo: Pembangunan 2027, Prioritas Peningkatan Jalan Kabupaten Rp 1 Miliar dan Peneranan Jalan Umum Rp 200 Juta di Wilayah Kecamatan
Pemkab Launching ADD dan PDRD 2026, Bupati Jombang Tekankan Kemandirian Ekonomi Desa
DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna, Bupati Warsubi Sampaikan Pendapat Akhir, Setujui Raperda Desa Sadar Hukum Menjadi Perda
Bupati Warsubi Buka Musrenbang 5 Kecamatan di Peterongan untuk Menyelaraskan Usulan Desa dengan Prioritas Nasional

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:37 WIB

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:48 WIB

Grebeg Apem 2026 di Jombang: Merawat Tradisi, Sambut Ramadhan 1447 H

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:36 WIB

Matangkan RKPD 2027 Musrenbang di Kecamatan Diwek, Pemkab Jombang Usung Tema Integrasi Industti dan Sektor Primer

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:03 WIB

Hasil Musrenbang di Ploso untuk Wilayah Brantas, Tahun 2027 Sektor Pertanian sebagai Pondasi Industri Konvensional dan Digital

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:34 WIB

Musrenbang 2026 di Gudo: Pembangunan 2027, Prioritas Peningkatan Jalan Kabupaten Rp 1 Miliar dan Peneranan Jalan Umum Rp 200 Juta di Wilayah Kecamatan

Berita Terbaru

Photo searah jarum jam: Photo kiri atas: Bupati Jombang H Warsubi menyampaikan jawaban atas pertanyaan fraksi. Photo kanan atas: Pimpinan DPRD bersama Bupati – Wakil Bupati. Photo kanan-kiri bawah: Penuh kehangatan Bupati menyampaikan salam kepada anggota DPRD Jombang, Kamis (12/2/2026)..

Pemerintahan

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah

Jumat, 13 Feb 2026 - 14:37 WIB