Komitmen Jaga Kesehatan Balita, Pemdes Watudakon, Kesamben, Jombang Laksanakan Bulan Timbang

0
35
Kades Watudakon Suharto, S.Sos, MT (seragam ASN/tengah) disampingi Sekdes Madenan Ismanto dan Bidan Desa Roos Indah Januari bersama Ketua PKK, Banbinsan dan Babinkamntibmas mengawal kegiatan Posyandu Melati-5, Dusun Jerukwangi, Desa Watudakon, Kesamben, Jombang.

Komitmen Jaga Kesehatan Balita, Pemdes Watudakon, Kesamben, Jombang Laksanakan Bulan Timbang

Jombang, layang.co – Pemerintah Desa Watudakon terus komitmen melaksanakan program pemerintah implementasi terhadap kesehatan Balita.

Menjaga komitmen itu dengan melakukan timbang badan Balita, di Posyandu. Kegiatan timbang badan berlangsung, Selasa (8/8/2023) di Posyandu Melati-5 bertempat di rumah Kepala Dusun Jerukwangi, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten  Jombang, Jawa Timur.

Tidak kurang dari 105 Balita sasaran digendong para ibu mereka mengikuti kegiatan yang dipantau langsung Kades Suharto, S.Sos, MT, didampingi Sekdes Madenan Ismanto, dihadiri Babinsa Serda (TNI) Endri Faulus, Babinkamtibmas Bripka Efendi.

Para Kader dibawah koordinasi Bidang Desa Roos Indah Januari, S.Kep.,  sibuk melakukan timbang badan bayi, ukur tinggi/panjang badan. Selain itu, ada yang melakukan ukur lingkar lengan atas, lingkar kepala.

Suasana terkesan gaduh, sebagian bayi ada yang menangis, para ibu menenangkan bayinya dengan membeli balon, dan jajanan, sembari mengikuti prosedur, jalur yang harus dipenuhi.

Roos Indah Januari menjelaskan, selain dilakukan penimbangan bayi, mereka juga dilakukan pemberian makanan tambahan (PMT), vitamin A dan obat cacing.

“Makanan tambahan diberikan 9 kali dalam satu tahun, sedangkan vitamin dan obat cacing dikasihkan setahun dua kali,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan sosialisasi tentang penyebaran dan upaya penanganan penyalit TBC (Tubercholosis) oleh Suparmiati, petugas Kesehatan dari Puskesmas Kesamben.

Kades Watudakon Suharto menyampaikan, kegiatan serupa ini dilakukan secara intensif periodik, bergilir ke dusun lain oleh Bidan Desa bersinergi dengan Kader Kesehatan dan Pengurus PKK Desa.

“Implementasi kegiatan ini untuk mengawal program pemerintah, terutama monitor adanya stunting. Alhamdulillah, di Watudakon bebas dari gejala stunting,” ujar Kades Suharto. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here