Ketua Askab PSSI Jombang Dorong Turnamen Sesuai Aturan

0
194
Ketua Askab PSSI Jombang, Gus Sentot (pegang mic) didampingi Wakil Katua, Gufron (kanan), Exco Sutyo Praftomo (mantan sekretaris Askab), Adi Firmansyah (sekretaris Askab) menyampaikan support kepada wasit dan PP, Rabu (21/6/2023) di ruang rapat KONI Jombang.

Ketua Askab PSSI Jombang Dorong Turnamen Sesuai Aturan

Jombang, layang.co – M Syarif Hidayatullah Ketua Umum Asosiasi Kabupaten PSSI Jombang mendorong semarak kegiatan turnamen sepak bola di wilayah Kabupaten Jombang, berjalan dengan baik terutama kelompok usia.

“Banyaknya ternamen sangat membantu kita. Akan tetapi, semua harus sesuai aturan, baik tentang jadwal, regulasi pertandingan, perizinan dan ketentuan lainnya, seperti kesiapan tenaga medis, dukungan keamanan, dan kesiapan panitia” pesan Gus Sentot, panggilan akrab Syarif Hidayatullah.

Hal tersebut disampaikannya, Rabu (21/6) malam saat berbincang dengan http://layang.co seusai ia memberikan support dalam acara refresh (penyegaran) Wasit dan Match Commissioner (Pengawas Pertandingan), yang dilaksanakan di ruang rapat KONI Kabupaten Jombang, di GOR Merdeka.

Kegiatan refresh digelar, berkaitan belakangan ini adanya sejumlah turnamen sepak bola (tarkam) di Kabupaten Jombang, seperti di Klub Sidali, Mojowarno sedang berlangsung, pertengahan Juli di Klub Reka, Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben. Selain itu, bergulir setiap hari Minggu pertandingan JFC (Jombang Footbaal Community) antar SSB mulai KU 11 sampai KU 15 tahun, bergilir di lapangan peserta.

Gus Sentot menyarankan, agar Panitia dan Askab bisa menjalin komunikasi secara baik. Apabila, tidak ada koordinasi dengan baik, Askab tidak akan mengirimkan perangkat pertandingan, wasit dan PP.

“Kemungkinan pula, izin keramaian dari kepolisian tidak akan diterbitkan, karena terkait dengan pengumpulan banyak orang,” kata Gus Sentot, Wakil Ketua Komidi D DPRD Kabupaten Jombang ini.

Ia berharap semua pertandingan bisa berjalan berkualitas. “Kita butuh wasit  beritegritas, adil, jujur, tegas. Tetapi juga butuh difasilitasi oleh panitia,” tandas Ketua Umum Cabor Kempo ini, yang aktif datang ketika diselenggarakan pertandingan JFC bergulir.

Gus Sentot, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Jombang menyarankan, agar panitia pertandingan bisa menerbitkan piagam prestasi bagi kelompok usia, agar memberi manfaat bagi juara ketika masuk ke jenjang pendidikan lebih tinggi.

Dibagian lain, materi penyegaran internal Askab PSSI Jombang disampaikan oleh Komisi Wasit Askab PSSI Jombang Mahmud Ansori (Wasit Nasional) dan Agus Raikani Match Commisioner (Metch Com Nasional).

Mahmud menyampaikan, banyaknya turnamen merepotkan Komwas, karena jumlah wasit Askab PSSI Jombang hanya 10 orang. Itupun jikalau sebagian tugas di Liga 3, Liga 2 maupun Liga 1, maka kerepotan bertambah, tidak ada lagi yang bisa ditugaskan pada tarkam.

Mahmud menyarankan, agar Askab membuat agenda penataran wasit, yang wajib diikuti peserta dari setiap klub internal anggota Askab Jombang.

“Kerepotan lebih, apalagi permintaan panitia melalui surat  terlalu mendadak. Kadang wasit sepak bola juga tugas di pertandingan futsal,” ungkapnya.

Agus Raikani, Match Com putra Jombang yang sudah banyak pengalaman tugas di Liga 1 Nasional menyampaikan materi tentang ketentuan ketegasan wasit saat mimpin pertandingan di tengah lapangan.

Agus juga memberikan materi pemahaman tugas Macth Com sebelum, sedang berjalannya pertandingan dan pelaporan setelah pertandingan.

Dalam diskusi itu, Agus mengingatkan, agar semua pertandingan baik Liga Anak, Tarkam maupun Liga Internal KU Internal PSSI, harus menuangkan regulasi yang resmi bisa dipahami, dilaksanakan, dipatuhi, dengan suasana memberikan kenyamanan selama pertandingan.

“Semua regulasi harus tertulis, disampaikan kepada semua tim peserta, maupun perangkat pertandingan, saling menjaga komitmen, melaksanakan, mematuhi, termasuk harus ada permintaan tanggungjawab penuh apabila ada risiko di lapangan,” tutur Agus Raikani yang juga Dosen, Pembantu Rektor IV UNDAR Jombang ini. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here