Piala Bupati Perguruan Nur Harias: Jombang Juara Umum Pra Remaja

0
166
photo bersama: Ketua Dewan Pendekar Nur Harias Kabupaten Jombang, Imam Suhardi, (berdiri/ditengah bendera) usai menutup kejuara foro bersama dengan para pendekar yang meraih piala. di GOR Merdeka, Rabu (28/12/2022).

Piala Bupati Perguruan Nur Harias: Jombang Juara Umum Pra Remaja

Jombang, layang.co – Kontingen Kabupaten Jombang Perguruan Pencak Silat Nur Harias berhasil meraih predikat Juara Umum di Kategori Usia Pra Remaja, pada Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Jombang tahun 2022, di GOR Merdeka yang finalnya pada Rabu (28/12/2022).

”Alhamdulillah,  kegiatannya sukses, dan Jombang berhasil meraih Juara Umum di Pra Remaja,” ungkap Ketua Dewan Pendekar Nur Harias Kabupaten Jombang, Imam Suhardi, usai menutup kejuara yang dimulai Senin (26/12/2022).

Imam mengatakan, hasil secara keseluruhan kejuaraan memang sengaja dibuat tiga kategori juara umum, agar mengangkat nama sekolah asal pendekar belajar.

Menurut Imam, dari 14 daerah yang menyertai kejuaran ini, rata-rata memiliki kekuatan daerah memadai. Ini artinya, pola pembinaan terlaksana secara umum.

Juara umum dibagi menjadi tiga kategori usia. Untuk usia dini 9-12 tahun, Juara Umum diraih Surabaya dengan lima emas, Ponorogo meraih dua emas, Jombang meraih satu emas dan empat perak, Bondowoso meraih satu emas dan satu perak, sementara Nganjuk meraih satu emas.

Untuk kategori Pra Remaja usia 12-14 tahun, Jombang keluar menjadi juara umum dengan mengantongi 11 emas. Kedua Surabaya dengan delapan emas, dan ketiga Bondowoso dengan tujuh emas.

Sementara itu, untuk kategori remaja usia 14-17 tahun, Sampang menjadi juara umum dengan 23 emas, Jombang peringkat kedua dengan enam emas. Gresik peringkat ketiga dengan tiga emas dan tujuh perak, sementara Ponorogo meraih tiga emas.

Imam berharap, para pesilat tidak puas diri dengan hasil yang telah dicapai. Piagam yang berhasil dibawa pulang harus menjadi motivasi untuk bisa mengikuti event yang lebih tinggi lagi.

”Jangan puas hanya memenangkan di tingkat Nur Harias saja, tapi harus bisa meraih juara tingkat Ipsi, baik itu kabupaten, provinsi, maupun nasional,” jelasnya.

Pola pembinaan  dan kejuaraan serupa ini akan berlanjut pada tahun-tahun berikutnya, dan Surabaya telah disepakati menjadi tempat kejuaraan selanjutnya pada tahun 2023 mendatang.

”Setelah pandemi, baru di Jombang ini kejuaraan, tahun depan di Surabaya, digilir setiap kabupaten/ kota,” pungkasnya.

Ansor Setiyono, ketua Dewan Pendekar Nur Harias Pusat berpesan agar pesilat Nur Harias tak boleh sombong, terus memperbaiki diri dengan latihan. Atlet dan pelatih sama-sama memiliki tanggungjawab untuk mempertahankan juga meningkatkan prestasi yang telah diraih.

”Kejuaraan ini harus jadi ajang evaluasi pelatih, untuk memperbaiki apa-apa saja yang kurang,” katanya.

Ia meminta, pendekar harus bisa menerapkan ilmu padi, yaitu semakin berilmu, semakin berpretsasi harus semakin merunduk. ”Pendekar harus sopan, sabar, tawadhu, rendah hati, dan tidak sombong,” pungkasnya. (*dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here