Dinas Perkim Serahkan Upah Pekerja Pembangunan RTLH Tahun 2021

- Penulis

Selasa, 7 Desember 2021 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setiawan Afandi, ST., MT., (kiri) Kabid Perumahan Dinas Perkim Kabupaten Jombang usai menyerahkan bantuan, mendampingi Camat Bareng Usman, SE, menyerahkan bantuan uang tunai kepada warga penerima program RTLH di Pendopo Kecamatan Bareng, Selasa (7/12/2021).

Setiawan Afandi, ST., MT., (kiri) Kabid Perumahan Dinas Perkim Kabupaten Jombang usai menyerahkan bantuan, mendampingi Camat Bareng Usman, SE, menyerahkan bantuan uang tunai kepada warga penerima program RTLH di Pendopo Kecamatan Bareng, Selasa (7/12/2021).

Dinas Perkim Serahkan Upah Pekerja Pembangunan RTLH Tahun 2021

Jombang, layang.co – Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang Ir Heru Widjajanto, M.Si, melalui Kepala Bidang Perumahan Setiawan Afandi, ST, MT, hari Selasa (7/12/2021) menyerahkan upah pekerja pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2021 bagi warga penerima program RTLH di Kecamatan Mojoagung dan Kecamatan Mojoagung.

Penyerahan dana bersumber dari P-APBD tahun 2021dilasanakan di Pendopo Kecamatan Bareng, secara tunai setelah ditransfer atas nama penerima dari Bank Jatim disampaikan kepada penerima, dihadiri tenaga pendamping seperti Cahya, pendamping RTLH Desa Ngrimbi.

Besaran upah bervariasi  antara Rp 750.000 – Rp 2,5 juta, tergantung kondisi  kerusakan rumah yang terkena bencana. Tujuan bantuan untuk peningkatan kualitas RTLH dan RTLH terkena bencana alam (banjir/longsor).

Upah penanganan rumah dampak bencana yang ada di Kecamatan Bareng total Rp 28.250.000 terbagi pada tiga desa yaitu, Desa Bareng Rp. 18.250.000 untuk 11 unit/penerima dengan besaran Rp 750.000 – Rp 2,5 juta. Desa Ngampungan sebesar Rp. 5 juta  untuk 4 penerima dengan upah kerja Rp 500.000 – Rp. 1.500.000,-. Desa Ngrimbi sebesar Rp 5 juta untuk 4 penerima dengan upah Rp 1.000.000 – Rp. 2 juta.

Selain upah pekerja di Kecamatan Bareng, pada hari yang sama Dinas Perkim juga menyerahkan dana serupa bagi 5 penerima di Desa Seketi, Kecamatan Mojoagung.

“Penyerahan upah kerja ini karena progres pekerjaan fisik pembanguna atau revisi RTLH sampai saat ini, alhamdulillah sudah 100 persen, sudah selesai,” ucap Setiawan di Kantor Kecamatan Bareng sembari konfirmasi kepada pemilik rumah, dan mendapat jawaban, “Sudah” dari para penerima.

Pada tahun 2021 ini Dinas Perkim telah merealisasikan pembangunan 24 unit RTLH dalam bentuk dana bantuan sosial. Untuk Desa Seketi  jumlah penerima bantuan sebanyak 5 unit rumah, masing-masing mendapat  Rp. 20.000.000 sehingga total anggaran sebesar  Rp. 100.000.000,-.

UntukKecamatan Bareng Dana Bantuan Sosial dipergunakan  untuk peningkatan atau perbaikan rumah dampak bencana alam dengan rincian dana masing-masing penerima bantuan bervariasi sesuai dengan tingkat kerusakan rumah, total Rp 212.530.000.

Jumlah penerima bantuan Desa Bareng sebanyak 11 unit rumah, Desa Ngampungan sebanyak 4 unit rumah, Desa Ngrimbi sebanyak 4 unit rumah. Sehingga total yang ditangani pada PAPBD 2021 sebanyak 24 unit.

Baca Juga:  Bupati Sepakat Susun RPD sebelum Masa Jabatan Berakhir

“Alhamdulillah bantuan untuk perbaikan kualitas RTLH sudah diserahkan dan telah dipergunakan belanja material, sudah lunas. Hari ini diserahkan upah pekerjanya,” jelas Setiawan Afandi.

Dikesempatan yang sama, Camat Bareng Usman, S.E., M.Si, meminta kepada warganya yang menerima upah pekerja agar digunakan sesuai kebutuhan pekerja. “Saya minta tolong uang yang diterima dari Pemerintah Kabupaten Jombang digunakan sesuai dengan kebutuhan,” tuturnya.

Usman juga mengaku mengetahui kondisi rumah-rumah warga pada saat tertimpa musibah waktu itu. “Saya tahu persis pada waktu itu banyak rumah-rumah yang terendam air, banyak yang rusak bahkan ada yang roboh. Alhamdulillah dulu tidak ada korban jiwa. Melalui kejadian itu, menjadikan kita semua berhati-hati,” tambahnya.

Menghadapi musim hujan, Camat menghimbau, agar anak, suami, bagian keluarga bisa memperhatikan lingkungan, terutama perlu dilakukan pemangkasan pohon di lingkungan rumah. Pembersihan saluran, agar tidak menghambat arus aliran air, untuk menghindari banjir.

“Sebagai antisipasi kejadian seperti awal tahun lalu, perangkat desa maupun kepala desa saat ini jaga piket bergilir, disini (kantor kecamatan), untuk koordinasi manakala ada bencana. Semoga saja tidak ada kejadian seperti tahun lalu,” do’a Camat Usman.

Seorang penerima  program RTLH, Astutik Atin (37 tahun), warga RT 003 RW 004 Dusun Dadirejo, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng merasa gembira, karena rumah yang ditempati yang dulu terbuat dari bambu, sekarang menjadi rumah permanen, berbahan batako.

Kondisi rumah Astutik Atin sebelum mendapat program RTLH (kiri) dan setelah dilakukan perbaikan (foto kanan).

Astutik Atin mendapat bantuan dari Pemerintah melalui Dinas Perkim sebesar Rp 20 juta untuk memperbaiki rumahnya. Bersama keluarga ia menyiapkan dana Rp 15 juta, sehingga rumah milik kakaknya yang dia tempati bersama suami dan dua anaknya kini tetap ada dua kamar dinding batako, atap dari asbes.

“Alhamdulillah rumah menjadi lebih baik, tetap dua kamar. Sudah ada dapur, ala kadarnya, namun belum memiliki WC, sehingga masih butuh perbaikan lebih lanjut,” tukasnya. (dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musrenbang 2026 di Gudo: Pembangunan 2027, Prioritas Peningkatan Jalan Kabupaten Rp 1 Miliar dan Peneranan Jalan Umum Rp 200 Juta di Wilayah Kecamatan
Pemkab Launching ADD dan PDRD 2026, Bupati Jombang Tekankan Kemandirian Ekonomi Desa
DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna, Bupati Warsubi Sampaikan Pendapat Akhir, Setujui Raperda Desa Sadar Hukum Menjadi Perda
Bupati Warsubi Buka Musrenbang 5 Kecamatan di Peterongan untuk Menyelaraskan Usulan Desa dengan Prioritas Nasional
Bupati Jombang Hadiri Rakornas 2026 di Sentul, Siap Kawal Arahan Presiden Menuju Indonesia Emas 2045
Pemkab Jombang Bakal Hibah Rp 1 Miliar untuk Peroleh 100 Ribu Keping Blangko KTP-el
Ini Upaya, Menghidupkan Kembali Tirta Wisata: Bupati Warsubi Launching “Eling Gahana” dan Jombang Creative Hub
Blangko Terbatas, Cetak KTP-el di Jombang Dibatasi 300 Keping per Hari

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:34 WIB

Musrenbang 2026 di Gudo: Pembangunan 2027, Prioritas Peningkatan Jalan Kabupaten Rp 1 Miliar dan Peneranan Jalan Umum Rp 200 Juta di Wilayah Kecamatan

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:54 WIB

DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna, Bupati Warsubi Sampaikan Pendapat Akhir, Setujui Raperda Desa Sadar Hukum Menjadi Perda

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:09 WIB

Bupati Warsubi Buka Musrenbang 5 Kecamatan di Peterongan untuk Menyelaraskan Usulan Desa dengan Prioritas Nasional

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:43 WIB

Bupati Jombang Hadiri Rakornas 2026 di Sentul, Siap Kawal Arahan Presiden Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:58 WIB

Pemkab Jombang Bakal Hibah Rp 1 Miliar untuk Peroleh 100 Ribu Keping Blangko KTP-el

Berita Terbaru