Waspadalah, Sering Kecelakaan di Tol JOMO dalam Tahun 2019 Tercatat 179 Kejadian Merenggut 4 Nyawa

- Penulis

Selasa, 24 Desember 2019 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keadaan Jalan Tol Jombang-Mojokerto

Keadaan Jalan Tol Jombang-Mojokerto

Waspadalah, Sering Kecelakaan di Tol JOMO dalam Tahun 2019 Tercatat 179 Kejadian  Merenggut 4 Nyawa

Jombang, layang.co – Wapadalah. Inilah kata peringatan yang patut di perhatikan oleh pengguna jalan tol yang melintas di ruas Jombang-Mojokerto (JOMO). Pada ruas jalan bebas hambatan sepanjang 40,5 KM ini ternyata sering terjadi kecelakaan. Dalam tahun 2019 tercatat 179 kali kejadian, merenggut 4 korban nyawa.

Kondisi ini cukup memprihatinkan. Seyogjanya jalan bebas hambatan ini yang dibangun dengan dana sangat besar ini, memberikan kenyamanan bagi kendaraan yang menggunakannya. Akan tetapi justru  sering terjadi kecelakaan, bahkan merenggut nyawa 4 orang.

Menurut Deni Hardani Kepala Departemen Operasional Pemeliharaan dan Public Relation, PT Astra Infra Toli Road Jomo, Selasa (24/12/2019) banyaknya kecelakaan ini disebabkan oleh beberapa hal. Diantaranya, pengemudi ngantuk, kondisi ban pecah karena keadaan ban sudah gundul batiknya,  dan kekurang hati-hatian selama menempuh perjalanan, tidak fokus.

Deni Hardani, Devisi Operasi Tol Jombang-Mojokerto

“Penyebab bukan karena insfrastruktur, tetapi  human error, dan ban pecah karena kondisi, selain itu kendaraan dipacu dengan kecepatan melebihi ketentuan di ruas jalan tol, maksimal 60 – 100 KM/Jam, namun kenyataan pengendara yang melintas melebihi dari ketentuan itu. Akibatnya, pengemudi tidak bisa mengendalikan kemudi,” tukas Deni.

Baca Juga:  Menjelang NATARU Kapolres Jombang Ajak Elemen Masyarakat Jaga Kamtimas, Junjung Toleransi Beragama dan tidak Konvi di Jalan

Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun 2018 lalu, sebanyak 80 kali dan menelan dua korban meninggal dunia.  Rata-rata diawali kecelakaan tunggal, kemudian diikuti kendaraan dibelakangnya. Kendaraan yang sering kecelakaan jenis non bus, mobil keluarga. Kejadian tersebar, bukan pada kawasan tertentu.

Upaya pengelola untuk menekan tingginya kejadian,  pihak pengelola  telah melakukan langkah-riil, diantaranya menambah rambu-rambu, meningkatkan personil patroli, membangun titik kejut untuk mengagetkan reflek pengemudi. Selain itu juga membangun beberapa rambu VMS (Variable Massag Sainc), untuk mengetahui informasi keadan di depannya, agar bisa mengambil sikap.

Untuk itu pengemudi diminta fokus dan hati-hati, apalagi suasana liburan Natal dan Tahun Baru 2020 trafic meningkat. Yang mana rata-rata pada hari biasa, tercatat 26.000 kendaraan per hari, mulai 24 Desember terjadi peningkatan hingga 60.000 frewensi trafic kendaraan.

“Meski demikian, semua lajur lancar, tidak ada kemacetan, tidak ada penumpukan baik di  Gate Tol Bandarkedungmulyo, maupun GT Gedek. Kami himbau, apabila pengemudi kurang fokus lebih baik beristirahat di rest area yang sudah disiapkan,” pungkas Deni. (dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Jombang Hadiri Rakornas 2026 di Sentul, Siap Kawal Arahan Presiden Menuju Indonesia Emas 2045
Jombang Ditunjuk Sebagai Pilot Project MPPDN untuk Perizinan Tenaga Medis dan Kesehatan
Selam Sabet Emas, Shorinjin Kempo Sumbang 5 Perunggu untuk Jombang di Porprov 2025
Tim LKBB SDN Jombatan III Jombang Sabet 9 Piala di Kompetisi Tingkat Nasional
FORKI Sukses Regenerasi Atlet di Jombang Open Karate Championship 2024, Ini Juaranya
23 Orang Kontingen PON XXI Jatim dari Kabupaten Jombang Pamit Pj Bupati
Polres Jombang Raih Penghargaan Unit Pelayanan Publik Terbaik dari KemenPAN-RB
Pj Bupati Bersama Ketua DPRD Jombang Hadiri Penyerahan LHP LKPP dan IHPS II Tahun 2023

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:43 WIB

Bupati Jombang Hadiri Rakornas 2026 di Sentul, Siap Kawal Arahan Presiden Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 10 September 2025 - 11:57 WIB

Jombang Ditunjuk Sebagai Pilot Project MPPDN untuk Perizinan Tenaga Medis dan Kesehatan

Sabtu, 28 Juni 2025 - 17:57 WIB

Selam Sabet Emas, Shorinjin Kempo Sumbang 5 Perunggu untuk Jombang di Porprov 2025

Minggu, 4 Mei 2025 - 11:21 WIB

Tim LKBB SDN Jombatan III Jombang Sabet 9 Piala di Kompetisi Tingkat Nasional

Minggu, 6 Oktober 2024 - 18:30 WIB

FORKI Sukses Regenerasi Atlet di Jombang Open Karate Championship 2024, Ini Juaranya

Berita Terbaru