Pembangunan Jembatan Desa Jipurapah Terealisasi tahun 2019

- Penulis

Minggu, 13 Oktober 2019 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption Foto : proses pembangunan dengan alat berat

memoexpos.co – Pembangunan jembatan salah satu infrastruktur kerakyatan guna memperlancar mobilitas dan memangakas waktu tempuh antar desa.

Di Kabupaten Jombang tepatnya di Desa Jipurapah Kecamatan Plandaan saat ini masih terdapat dusun yang tidak memiliki akses jembatan. Aktifitas warga setiap hari harus menyeberangi sungai dengan bentang 18 meter.

Hal itu disampaikan oleh Ir. Heru Widjajanto Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang saat dikonfirmasi terkait program pembangunan jembatan desa Jipurapah kecamatan Plandaan kabupaten Jombang. Jum’at (11/10/19)

Lanjut Heru, keadaan di desa Jipurapah ini sangat memprihatinkan jika tidak segera dilakukan penanganan, bayangkan, setiap hari anak-anak dusun tambak harus menyeberangi sungai untuk menuntut ilmu, belum lagi jika ada orang sakit yang membutuhkan penanganan medis dengan cepat.

“Apalagi saat air banjir, warga akan terisolasi karena untuk menuju dusun terdekat harus melewati jalan memutar berkilo meter dan harus jalan kaki karena tidak memiliki akses jalan” jelasnya

Baca Juga:  Pimpinan dan Susunan Fraksi DPRD Jombang 2024 – 2029 Ditetapkan

Maka dari itu Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perumahan dan Permukiman pada tahun 2019 ini akan merealisasi pembangunan jembatan untuk desa Jipurapah tersebut. Namun tidak memakai nama Jembatan Gantung karena melihat di lokasi telah terdapat jalur kabel listrik yang tidak memungkinkan untuk dibangun jembatan gantung.

Menurut Heru, sumber dana dalam pembangunan jembatan ini yaitu berasal dari APBD Kabupaten Jombang Tahun 2019 sebesar Rp. 1.363.396.226,18. Untuk itu konstruksinya adalah jembatan permanen yaitu gelagar besi dengan plat beton.

Tanggapan masyarakat sangat antusias atas perubahan ini yaitu dari rencana awal berupa jembatan semi permanen (berupa jembatan gantung) menjadi jembatan permanen karena jembatan akan bisa dilewati kendaraan bermotor.

Saat ini proses pembangunan sedang berjalan dan masih fokus pada pekerjaan pondasi untuk mengejar target selesai pekerjaan bawah (pondasi dan abutment) selesai sebelum musim hujan tiba. Pungkasnya (bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Jombang Siap Bersinergi Wujudkan Asta Cita
Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Jombang Peringkat Terbaik ke-4 Nasional
Upaya Penangguangan Bencana, Pemkab Jombang Libatkan Siswa SLB dalam Simulasi HKB 2026
Hari Pers Nasional 2026: Bupati Jombang Tekankan Pentingnya Pers Sehat, Strategis Adatif di Era Digitalisasi
Tiga Bupati Bahas Rencana Pembangunan Flyover Mengkreng, Titik Macet Terpadat
Gubernur Jatim Minta Kepala Daerah Waspadai Musim Kemarau, Kekeringan Ekstrem Bulan Agustus
Pemkab Jombang Terapkan WFH Setiap Hari Jum’at, Mulai 2 April 2026
Menteri PPPA Tinjau Sekolah Rakyat dan UPTD PPA di Jombang

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 16:16 WIB

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Jombang Siap Bersinergi Wujudkan Asta Cita

Senin, 27 April 2026 - 15:44 WIB

Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Jombang Peringkat Terbaik ke-4 Nasional

Senin, 27 April 2026 - 15:29 WIB

Upaya Penangguangan Bencana, Pemkab Jombang Libatkan Siswa SLB dalam Simulasi HKB 2026

Kamis, 9 April 2026 - 12:11 WIB

Tiga Bupati Bahas Rencana Pembangunan Flyover Mengkreng, Titik Macet Terpadat

Rabu, 8 April 2026 - 10:59 WIB

Gubernur Jatim Minta Kepala Daerah Waspadai Musim Kemarau, Kekeringan Ekstrem Bulan Agustus

Berita Terbaru