Guna Optimalisasi BUMDes, STIE PGRI Dewantara MoU dengan DPMD Pemkab Jombang

- Penulis

Selasa, 20 Oktober 2020 - 11:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Pasang Iklan Murah di Layang.co!
Pasang Sekarang

Wakil Bupati Jombang Sumrambah (berpeci) Menyaksikan Kadis PMD Sholahuddin Hadi Sucipto Menandatangani Berita Acara Kerjasama dengan STIE PGRI Jombang, Selasa (20/10/2020).

Wakil Bupati Jombang Sumrambah (berpeci) Menyaksikan Kadis PMD Sholahuddin Hadi Sucipto Menandatangani Berita Acara Kerjasama dengan STIE PGRI Jombang, Selasa (20/10/2020).

Guna Optimalisasi BumDES, STIE MoU Kerjasama dengan DPMD Pemkab Jombang

Jombang, layang.co – Guna optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melakukan Memo of Understanding (MoU) atau kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) PGRI Dewantara Jombang, di ruang Swagata Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (20/10).

Wakil Bupati Jombang Sumrambah hadir menyaksikan kegiatan mengatakan Badan Usaha Milik Desa memiliki potensi besar untuk lebih memajukan perekonomian warga sehingga desa menjadi lebih mandiri. Pengelolaan Bumdes. Pada dasarnya adalah merupakan upaya membangun tradisi berdemokrasi ekonomi di desa untuk meningkatkan derajat ekonomi masyarakat desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir turut menyaksikan penandatanganan MoU tersebut diantaranya, Ketua PPLP PGRI beserta segenap Pimpinan, Asisten, Ketua STIE PGRI Jombang beserta Pembantu Ketua, Jajaran Dosen, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, beserta Kepala Bidang, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan beserta Kepala Bidang Pemasaran, dan Kepala Bidang Dinas Koperasi dan UKM.

Strategi untuk mengoptimalkan pengelolaan aset desa, lanjut Wabup, sehingga menjadi  Desa yang mandiri dan dapat dicapai jika desa tersebut mampu menggerakkan ekonomi lokal berbasis desa melalui Bumdes.

“Bumdes butuh pengembangan daya saing dalam rangka terwujudnya masyarakat desa yang mandiri, sehingga mewujudkan Jombang yang berkarakter dan berdaya saing”, tuturnya

Salah satunya pengembangan ekonomi kreatif. Pengembangan Bumdes melibatkan kolaborasi antara pemerintah dengan akademis, dari Perguruan Tinggi STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ) PGRI Dewantara Jombang

“Pengembangan Bumdes, melibatkan pemerintah yakni Pemerintahan Desa dan Pemerintah Kabupaten, dan akademisi dari STIE PGRI Dewantara Jombang, pada usaha pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal namun memiliki peluang untuk dikembangkan”, ujarnya

Diceritakan oleh Sumrambah, bahwa sebuah negara dapat menjadi mandiri dapat dilihat dari perkembangan ekonomi. Sama halnya yang dilakukan oleh STIE Dewantara dalam mengembalikan social capital masyarakat.

Adapun social capital yang dimaksud lanjut Sumrambah, yakni, rasa percaya diri, kebersamaan, jaringan, informasi dan Ilmu Pengetahuan Teknologi. Ketika semua hal dapat terbentuk dalam masyarakat maka kedepan dapat meningkatkan perekonomian dan mensejahterakan kehidupan masyarakat.

Baca Juga:  Terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pemkab Jombang Peroleh Penghargaan

Dr Yuniep Mujati Suaidah M.Si, Ketua STIE PGRI Dewantara Kabupaten Jombang mengatakan, bahwa STIE PGRI Dewantara Jombang melakukan kerjasama dengan DPMD Jombang mengenai Sekolah BumDes (Badan Usaha Milik Desa), yang merupakan program dari Kementrian Desa. Nantinya setiap BumDes akan diberikan 1 Dosen Pembina, serta mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

“Adapun pada pelaksanaannya akan terdapat beberapa tahapan, diawali dengan melakukan identifikasi terhadap jenis usaha, pengelompokan usaha sejenis, melakukan identifikasi terhadap permasahalan BumDes, penyusunan jadwal pelaksanaan sekolah BumDes, serta pada tahap pelaksanaan sekolah BumDes,” ucap Yuniep.

Selain itu, STIE PGRI Dewantara telah melakukan pembinaan kewirausahaan bagi beberapa kelompok wirausaha, yakni bagi kewirausahaan siswa SMK, kewirausahaan mahasiswa, bagi wanita pengusaha, bagi sekolah wirausaha, bagi desa wirausaha, sampai pada pengusaha rempah.

“Harapannya, STIE PGRI Jombang yang memiliki 2 progran studi ini nantinya dapat bermitra dengan seluruh dinas yang ada di Kabupaten Jombang, dengan program-program pemberdayaan yang kita miliki,” ucap Yuniep.

Dua program yaitu jenis kegiatan pendampingan program out class dan program in class. Tahapan in class diantaranya,  1. identifikasi jenis usaha. 2. Pengelompokan usaha sejenis. 3. Identifikasi permasalahan BUMDes. 4.Penyusunan jadwal pelaksanaan pembelajaran sesuai kurikulum sekolah BUMDes secara bertahap sesuai protokoler kesehatan dan kapasitas kelas. 5.Pelaksanaan sekolah BUMDes. Sedangkan tahap-tahap Out Class yaitu pendampingan lapangan

STIE Dewantara Jombang #kampusecalonBos – Bos, telah dan sedang bekerja sama menjalankan program bersama dengan dinas terkait Kabupaten Jombang antara lain, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Tenaga Kerja. Bidang Perekonomian Kabupaten Jombang. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Jombang. Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang. Dinas Perdagangan dan Perindustrian. (dan)

Berita Terkait

Pemkab Jombang Bantu 10,118 Ton Beras Kepada Korban Gempa Bumi NTT
Dukung Muktamar NU, Presiden Prabowo Bantu 200 Becak Listrik, tidak Boleh Mungut Ongkos, tidak Boleh Dijual, Tiap Hari Dikasih Upah Rp 150 Ribu
Sambut Muktamar ke-35 NU  di Jombang Satpol PP dan Gabungan Bagikan Kerudung dan Edukasi Ketertiban
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Kondusifitas Menuju Muktamar ke-35 NU di Jombang
Pelayanan Publik Polres Jombang, Kembali Raih Penghargaan Predikat Prima A dari Kapolri
Diskominfo Jombang Edukasi Civitas Akademika Undar Manfaatkan SP4N-LAPOR
Bupati Warsubi Tinjau Lokasi Pembukaan Muktamar NU di Lapangan Untung Suropati, Serukan Kepala OPD Totalitas Dukung Persiapan
Gemarikan 2026 di Tembelang: Komitmen Pemkab Jombang Perkuat Gizi Anak dan Ketahanan Pangan Sejak Dini

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Pemkab Jombang Bantu 10,118 Ton Beras Kepada Korban Gempa Bumi NTT

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Dukung Muktamar NU, Presiden Prabowo Bantu 200 Becak Listrik, tidak Boleh Mungut Ongkos, tidak Boleh Dijual, Tiap Hari Dikasih Upah Rp 150 Ribu

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sambut Muktamar ke-35 NU  di Jombang Satpol PP dan Gabungan Bagikan Kerudung dan Edukasi Ketertiban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Kondusifitas Menuju Muktamar ke-35 NU di Jombang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Pelayanan Publik Polres Jombang, Kembali Raih Penghargaan Predikat Prima A dari Kapolri

Berita Terbaru