PGRI Berharap Pemerintah Komitmen Prioritas Angkat Guru Hononer Usia 35 Tahun dan Penuhi Kekurangan Guru 

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2020 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drs Sudarmadji, M.Pd Ketua PGRI Kabupaten Jombang.

Drs Sudarmadji, M.Pd Ketua PGRI Kabupaten Jombang.

PGRI Berharap Pemerintah Komitmen Prioritas Angkat Guru Hononer Usia 35 Tahun dan Penuhi Kekurangan Guru 

Jombang, layang.co – Ketua PGRI Kabupaten Jombang Drs Sudarmadji, M.Pd mengharapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang berkomitmen mengangkat status guru hononer menjadi ASN dan memenuhi kekurangan stok guru ajar di Kabupaten Jombang

“Kami sudah berulang kali melakukan upaya administrasi, menerbitkan rekomendasi mendukung perjuangan guru hononer ke Kementrian Pendidikan maupun pemerintah level di bawahnya. Namun hingga kini belum ada jawaban pasti terhadap nasib mereka,” ucap Sudarmadji kepada awak media, Selasa (25/8) sore kemarin usai mengikuti pengukuhan Dewan Pendidikan Jombang di Pendopo Kabupaten Jombang.

Dengan ekspresi penyesalan, dia menguraikan sejauh ini kontribusi guru hononer tidak sedikit. Andai guru hononer mandeg menolak ngajar, maka dunia pendidikan bisa kolap, padahal  honor mereka Rp 300.000 – Rp 400.000 per bulan. Sudarmadji mencontohkan di SD Candimulyo III, guru PNS cuman 2, yaitu Kasek 1 dan guru kelas 1 orang, lainnya guru honorer.

“Dengan begitu kami tidak sampai hati minta mengerjakan tugas lebih. Upah yang  mereka terima hanya Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu per bulan. Jumlah ini tidak pantas, karenanya mereka berharap  menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara). Terutama yang usia 35 tahun” paparnya.

Baca Juga:  Bupati Warsubi Saksikan Dimulainya Sekolah Rakyat Diasramakan, Kunci Memutus Rantai Kemiskinan Melalui Pendidikan

Menurut catatan PGRI jumlah guru yang usia 35 tahun sekitar 1.000 orang lebih. Mereka telah  mengabdikan diri  bertahun-tahun. “Mereka ini harus menjadi prioritas,” tanda Sudarmadji.

Dia mengungkapkan kekurangan guru di Kabupaten Jombang cukup banyak  mencapai 3.500 orang lebih dilevel guru SD dan SMP Negeri. Data tahun 2019 kekurangan guru yang di SD Negeri dan SMP Negeri mencapai 3.330 orang. Kalau di swasJumlah ini tidak termasuk yang lembaga swasta, karena ditangani Yayasan.

Berdasarkan PP 49 Tahun 2019, setiap daerah melalui Kepala Kepala Dinas Pendidikan, tidak boleh mengangkat guru hononer. Banyaknya kebutuhan guru ini karena sudah sekian lama tidak ada pengangkatan guru menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), justru yang pensiun dari PNS jalan terus, disisi lain pembelajaran harus terus berlangsung.

Didalam PP 49/2019, masa kerja guru honorer  selama 5 tahun terhitung tahun 2018 berhenti dengan sendirinya. Pasca itu, tidak ada pengangkatan guru. Ini yang menjadi problem, seperti 50 ribu orang yang diangkat melalui jalur P3K, sudah setahun terkatung-katung.

“Padahal, Presiden telah menyampaikan akan mengangkat PNS Guru 348 ribu orang, namun sampai sekarang belum terjadi,” sesal Sudarmadji menyikapi kronis problem tenaga pendidikan ini. (ns/dan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kini Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Jombang Memiliki 6 Unit SPPG
STIKES HUSADA, Jl Veteran, Desa Mancar, Kecamatan Peterongan, Jombang, Jawa Timur Tuan Rumah PORNIKES Tahun 2026, Gelar 7 Cabor, 4 Lomba Seni
Bupati Warsubi Buka PORNIKES Internasional 2026 di STIKES HUSADA Peterongan Jombang, Diikuti 43 PT 1.938 Atlet, 7 Cabor, 4 Seni Selama Dua Hari
Wabup Gus Salam Hadiri Do’a Bersama Ribuan Siswa SMA untuk Meraih Sukses Akhir Studi
BGN Apresiasi Tinggi Capaian Jombang dalam Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
Selamatkan Masyarakat dari Judol, Polres Jombang Gelar Nobar Film No More Bet
Dikbud Jombang Gelar POPKAB  9 Cabor untuk Level SMP Negeri dan Swasta
Dua Siswa SMAN 2 Jombang dan Siswa SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Raih Medali Emas O2SN Tahun 2025

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:40 WIB

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kini Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Jombang Memiliki 6 Unit SPPG

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:41 WIB

STIKES HUSADA, Jl Veteran, Desa Mancar, Kecamatan Peterongan, Jombang, Jawa Timur Tuan Rumah PORNIKES Tahun 2026, Gelar 7 Cabor, 4 Lomba Seni

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:23 WIB

Bupati Warsubi Buka PORNIKES Internasional 2026 di STIKES HUSADA Peterongan Jombang, Diikuti 43 PT 1.938 Atlet, 7 Cabor, 4 Seni Selama Dua Hari

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:14 WIB

Wabup Gus Salam Hadiri Do’a Bersama Ribuan Siswa SMA untuk Meraih Sukses Akhir Studi

Selasa, 25 November 2025 - 21:28 WIB

BGN Apresiasi Tinggi Capaian Jombang dalam Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru

Photo searah jarum jam: Photo kiri atas: Bupati Jombang H Warsubi menyampaikan jawaban atas pertanyaan fraksi. Photo kanan atas: Pimpinan DPRD bersama Bupati – Wakil Bupati. Photo kanan-kiri bawah: Penuh kehangatan Bupati menyampaikan salam kepada anggota DPRD Jombang, Kamis (12/2/2026)..

Pemerintahan

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah

Jumat, 13 Feb 2026 - 14:37 WIB