ODGJ di Jombang Kesulitan Akses Dana Bantuan Sosial dari Kementrian Sosial

- Penulis

Senin, 16 Desember 2019 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M Sholeh, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang ketika diwawancari awak Media pada Suatu Kesempatan di Jombang

M Sholeh, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang ketika diwawancari awak Media pada Suatu Kesempatan di Jombang

ODGJ di Jombang Kesulitan Akses Dana Bantuan Sosial dari Kementrian Sosial

Jombang, layang.co – Sebuah Yayasan Rehabilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Jombang, Jawa Timur merasa kesulitan menyerap dana bantuan dari Kementerian Sosial. Sebab penyaluran bantuan harus melalui ATM (Automatic Teller Machine) yang menyulitkan pengelola dalam mengurusnya. Akibatnya dari 255 pasien yang ada,  hanya 8 pasien yang kini dalam proses kepemilikan ATM.

Penghuni Yayasan Griya Cinta Kasih yang berlokasi di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, terus bertambah. Saat ini yayasan ini dihuni 255 pasien ODGJ berasal dari berbagai daerah. Mereka dikelompokkan pada tiga katagori.

Katagori yang sedang, ODGJ  dilepas bersama puluhan teman lainnya. Pada kategori inin bahkan bisa mengikuti ibadah shalat berjama’ah di Mushalla. Pasien seperti ini sudah melewati masa kritis.

Sedangkan pasien yang katagori berat,  harus masuk dalam kurungan besi. Pasien yang sangat berat,  satu orang dalam satu kurungan. Pasien yang sudah tidak mau berkelahi dengan temannya, satu kurungan lebih dari satu pasien.

Saat ini yayasan yang telah berdiri tahun 2005 ini merasa kesulitan menyerap bantuan dana dari Kementerian Sosial.  Sebab ketentuan penyaluran bantuan,  melalui atm sebuah bank. Padahal, hampir 100 persen,  pasien tidak memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk). Selain itu, pembuatan kartu ATM harus dilakukan di daerah asal pasien.

Baca Juga:  Gelorakan Gerakan Tolak Peredaran Cukai Ilegal

Sehingga bantuan Kementerian Sosial tidak akan diurus, padahal pihaknya sangat membutuhkan dana bantuan dimaksud. Untuk memenuhi kebutuhan yayasan yang mencapai 156 juta rupiah perbulan, Pengelola Yayasan harus bekerja keras menjalankan usaha seperti biasanya.

Hal ini dilakukan karena bantuan yang masuk,  baik yang bersumber dari wali pasien,  bantuan warga sekitar,  bantuan pengusaha,  hanya sebesar 56 juta rupiah perbulan. Masih sukup besar untuk mencukupi kebutuhan bagi para pasien ODGJ.

Jami’in ketika diwawancaria mengatakan, untuk mencukupi  kebutuhan operasional setip hari,  yayasan ini memiliki sejumlah usaha. Diantaranya, penggemukan sapi dan pembuatan tusuk sate.  Selain itu, juga usaha pertanian dan pembuatan flooring berbahan kayu. “Ya demikianlah upaya kami, sehingga kebutuhan 255 pasien dan 12 relawan bisa terpenuhi,” ungkapnya.

Kepada Dinas Sosial Kabupaten Jombang M Sholeh ketika dikonfirmasi  di Kantor Dinas Jl. R Wijaya 15 belum ditemui, menurut staf Dinsos, Kepala Dinas sedang dinas keluar, mobil dinas tidak ada di tempat parkir. Sementara konfirmasi melalui WhatsApp ke nomor pribadi M Sholeh, hingga Senin (16/12) sore belum mendapat balasan. Materi WhatsApp yang terkirim masih dua centang raster (belum dibuka/dibaca). (ab/dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Jombang Hadiri Rakornas 2026 di Sentul, Siap Kawal Arahan Presiden Menuju Indonesia Emas 2045
Jombang Ditunjuk Sebagai Pilot Project MPPDN untuk Perizinan Tenaga Medis dan Kesehatan
Selam Sabet Emas, Shorinjin Kempo Sumbang 5 Perunggu untuk Jombang di Porprov 2025
Tim LKBB SDN Jombatan III Jombang Sabet 9 Piala di Kompetisi Tingkat Nasional
FORKI Sukses Regenerasi Atlet di Jombang Open Karate Championship 2024, Ini Juaranya
23 Orang Kontingen PON XXI Jatim dari Kabupaten Jombang Pamit Pj Bupati
Polres Jombang Raih Penghargaan Unit Pelayanan Publik Terbaik dari KemenPAN-RB
Pj Bupati Bersama Ketua DPRD Jombang Hadiri Penyerahan LHP LKPP dan IHPS II Tahun 2023

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:43 WIB

Bupati Jombang Hadiri Rakornas 2026 di Sentul, Siap Kawal Arahan Presiden Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 10 September 2025 - 11:57 WIB

Jombang Ditunjuk Sebagai Pilot Project MPPDN untuk Perizinan Tenaga Medis dan Kesehatan

Sabtu, 28 Juni 2025 - 17:57 WIB

Selam Sabet Emas, Shorinjin Kempo Sumbang 5 Perunggu untuk Jombang di Porprov 2025

Minggu, 4 Mei 2025 - 11:21 WIB

Tim LKBB SDN Jombatan III Jombang Sabet 9 Piala di Kompetisi Tingkat Nasional

Minggu, 6 Oktober 2024 - 18:30 WIB

FORKI Sukses Regenerasi Atlet di Jombang Open Karate Championship 2024, Ini Juaranya

Berita Terbaru