Karate Inkanas Piala Kapolres Jombang 2026 JKC Open se-Jawa Timur di Unipdu Diikuti 514 Karate-ka Bertujuan Mendokrak Prestasi Nasional
Jombang, layang.co – Sebanyak 514 Karate-ka mengikuti Kejuaraan Karate JKC Open Piala Kapolres Jombang 2026 yang bertujuan mendongkrak prestasi Inkanas Jawa Timur menuju prestasi nasional.
Kejuaraan diagendakan 6-7 Juni bertempat di Gelora Abi As’ad UNIPDU Peterongan Jombang itu dibuka oleh Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR (eks officio Ketua Umum Inkanas Kabupaten Jombang, red) diwakili Kasat Lantas Polres Jombang, AKO Anjar Rahmad Putra (eks officio Ketua Harian Inkanas Jombang, red) yang mendelegasikan kepada Kanit Amsel Satlantas Polres Jombang Inspektur Satu Ken Wahyu Utomo, Sabtu (6/6/2026).
Pembukaan ditandai pemukulan gong, diawali defile kontingan, dilanjutkan pertunjukkan seni budaya tradisional Kuda Lumping Turonggo Suto Wahyu Sejati dari Dusun Blimbing, Desa Karangan, Kecamatan Bareng.
Hadir menyaksikan kegiatan diantaranya Ketua FORKI Jombang Widjono Soeparno, Ketua Harian Forki Kwat Prayitno, Ketua Perwakilan Inkanas Jatim Dr Mukhtar Alam, Pengurus KONI Jombang beserta perwakilan OPD terkait.
Kejuaraan diikuti 514 atlet putra-putri dari 28 kontingen berasal dari 15 daerah di Jawa Timur. Mereka akan bertanding pada 533 kelas, meliputi, Kumite perorangan, Kata perorangan, Kumite beregu, Kata beregu putra-putri, mulai kategori usia dini hingga senior.
Ketua JKC Ade Rengga Destrian kepada https://layang.co disela menyaksikan pertandingan menjelaskan, kejuaran terdiri dari dua ketegori besar yakni Festival dan JKC Open. Peserta selain mendapatkan tropy, piagam prestasi, juara umum akan memperoleh uang pembinaan, Juara I Rp 10 juta, Juara II Rp 5 juta, Juara III mendapatkan Rp 2,5 juta. Sedangkan Juara kategori festival akan mendapatkan trophy dan uang pembinaan Juara I Rp 2 juta, Juara II Rp 1,5 juta dan Juara III memperoleh Rp 1 juta.
Kaplores Jombang melaui Kanit Kansel berpesan agar seluruh atlet, wasit juri, official bisa mengikuti kejuaraan dengan baik, manjaga sportifitas agar bisa melahirkan atlet berkualitas, guna meningkatkan kualitas prestasi terbaik.
“Jadikan ajang ini merupakan momentum uji coba, mengasah kemampuan adik-adik yang telah ditempa latihan dan latihan di masing-masing perguruan, tunjukkan kemampuan adik-adik terbaik, agar bisa mengukir prestasi Kabupaten Jombang dan Provinsi Jawa Timur,” tuturnya.
Selebihnya, ia berharap agar adik-adik turut serta menjaga keamanan, ketertiban masyarakat di Kabupaten Jombang.
“Gunakan kemampuan adik-adik untuk mencari prestasi untuk membekali diri dari segala ancaman, gangguan, utamanya untuk menjaga kebugaran pribadi adik-adik,” tutupnya. (dan)














