Pentahelix Dilibatkan untuk Turunkan Stunting di Kabupaten Jombang

- Penulis

Jumat, 27 September 2024 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dokter spesialis anak menyampaikan kegiatan yang mengusung akronim

dokter spesialis anak menyampaikan kegiatan yang mengusung akronim "Besut Buka Gerbang Emas" - Berantas Stunting dengan Gerakan Jombang Eliminasi Masalah Stunting Melalui Tata Laksana Balita Stunting di Puskesmas Tembelang ini memberikan layanan pada 40 Balita Stunting yang ada di wilayah Kecamatan Tembelang, Rabu (25/9/2024)

Pentahelix Dilibatkan untuk Turunkan Stunting di Kabupaten Jombang

Jombang, layang.co – Pemerintah Kabupaten Jombang melibatkan unsur Pentahelix untuk berperan percepatan penurunan Stunting.

Peran itu dengan cara pemeriksaan Balita Stunting oleh Dokter Spesialis Anak di Puskesmas Tembelang pada Rabu (25/9/2024) pagi.

Kegiatan yang mengusung akronim “Besut Buka Gerbang Emas” – Berantas Stunting dengan Gerakan Jombang Eliminasi Masalah Stunting Melalui Tata Laksana Balita Stunting di Puskesmas Tembelang ini memberikan layanan pada 40 Balita Stunting yang ada di wilayah Kecamatan Tembelang.

Layanan Akupresur, Paket bantuan tambahan asupan gizi dari unsur Pentahelix berupa susu PKMK, biscuit susu, paket telur, rendang-mu, paket sayur dan paket buah. Serta konsultasi informasi edukasi terkait kesehatan, gizi dan pola asuh oleh Dokter, Ahli Gizi, Tim KB dan Perguruan Tinggi.

“Program ini merupakan peningkatan dari program sebelumnya, yaitu “Layanan Fast Track” di Rumah Sakit, dimana Balita Stunting dapat dirujuk ke Rumah Sakit tanpa biaya dan tanpa antri. Namun, kami menemui beberapa kendala, diantaranya Balita Stunting yang tidak bisa hadir ke Rumah Sakit dengan berbagai alasan,” ungkap dr. Puji Umbaran.

dr. Puji Umbaran MKP, Kepala DPPKB PPPA Kabupaten Jombang (kedua dari kanan) menyampaikan penjelasan kepada Pj Bupati Teguh Narutomo tentang kegiatan penanganan Balita Stunting oleh Dokter Spesialis yang dihadirkan di Puskesmas telah dilakukan di seluruh Puskesmas di 21 Kecamatan yang ada di Kabupaten Jombang.

“Oleh karenanya, kami melakukan upaya menghadirkan Dokter Spesialis Anak ke Puskesmas untuk melaksanakan Tatalaksana tersebut,”tambahnya.

Pj Bupati Jombang Dr Drs Teguh Narutomo M M., yang hadir pada momentum tersebut melihat satu persatu layanan Tata Laksana Balita Stunting di Puskesmas Tembelang. Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh unsur pentahelix yang telah bersinergi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Jombang.

Unsur Pentahelix yang telah bersinergi dalam upaya percepatan penurunan stunting meliputi  pemerintah, akademisi, organisasi profesi, organisasi keagamaan, PKK, dan sektor swasta yang telah berkolaborasi demi terselenggaranya kegiatan Berantas Stunting dengan Gerakan Jombang Eliminasi Masalah Stunting.

Semoga kegiatan ini akan menjadi kegiatan yang berkelanjutan demi menuntaskan stunting di Kabupaten Jombang, sehingga generasi masa depan di Kabupaten Jombang menjadi generasi yang berkualitas untuk mendukung target Indonesia Emas di tahun 2045,” tutur Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo.

Baca Juga:  Pj Bupati Jombang Tilik Deso Meninjau Jalan di Kawasan Kecamatan Gudo

Pj Bupati Jombang dalam sambutannya juga mengatakan bahwa masalah stunting memang masih menjadi perhatian serius yang harus segera diselesaikan, mengingat dampaknya dapat merusak masa depan anak bangsa. Jika saat ini banyak anak di Jombang yang menderita stunting, maka potensi Jombang untuk bersaing menghadapi tantangan global akan terhambat.

Untuk itu diperlukan upaya penanganan dan pencegahan stunting yang konvergen dan terintegrasi dengan pendekatan multi sektor. Disinilah konsep Pentahelix berperan penting. Pentahelix mengajak lima unsur penting pemerintah, akademisi, pelaku usaha, media, dan masyarakat, untuk bersinergi dalam menyelesaikan persoalan stunting.

Sinergi ini tidak hanya berbentuk kebijakan dan program, tetapi juga kesadaran kolektif untuk terus bekerja sama dari semua sektor dalam memberikan solusi yang nyata. Sehingga diperlukan kolaborasi dari berbagai stakeholder untuk dapat mengambil perannya masing-masing dan saling bekerja sama melakukan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Jombang.

“Hari ini kita bisa membuktikan bahwa semua pihak bisa bersama-sama bergandengan tangan, bahu-membahu demi penanganan stunting di Kabupaten Jombang,” tandas Pj Bupati Jombang.

“Bukti nyata dari kebersamaan ini terlihat dalam langkah konkret yang kita ambil melalui intervensi spesifik yang diberi akronim “Besut Buka Gerbang Emas”, yakni Berantas Stunting dengan Gerakan Jombang Eliminasi Masalah Stunting. Program ini dilakukan melalui kegiatan tatalaksana balita stunting oleh Dokter Spesialis anak di seluruh puskesmas di Kabupaten Jombang”, ungkap Pj Bupati Narutomo.

“Saya menyambut baik dan mendukung inovasi jemput bola, mendekatkan Dokter Spesialis Anak dekat lokasi sasaran. Pelaksanaan program proaktif seperti ini, lakukan evaluasi secara berkala atas kendala yang dihadapi selama pelaksanaan di lapangan”, tuturnya .

Pj Bupati Narutomo berharap pasca kegiatan di Pusksmas Tembelang ini, semua segera melakukan gerakan bersih bersih dari kasus balita stunting di Bumi Jombang. Gerakan ini dilakukan terus menerus hingga menjadi budaya, memberikan perhatian bagi balita disekitar kita yang butuh perhatian. Kawal dan dampingi balita stunting agar terbebas dari stunting,” pungkasnya. (*dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Pesan Bupati Warsubi Pada 76 Capaska Jombang 2026 Jelang HUT RI ke-81
DPRD dan Pemkab Jombang Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026
MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang Tahun Ajaran 2026/2027 Dimulai
Dampak Perubahan Iklim, Dinas Pertanian Jombang Perluas Asuransi Usaha Tani 800 Hektare
Bupati Warsubi Lantik Pejabat Administrator, Pengawas dan 19 Kasek TK-SD, Berikut Daftarnya
Menteri LH Apresiasi Inisiatif Pemkab Jombang Kelola Sampah Penuh Progresif Mendekati Sempurna
Sebanyak 1.225 Mahasiswa UPN Akan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Kreatif UMKM Desa di Kabupaten Jombang
81 Pejabat Lingkup Pemkab Jombang Dilantik Bupati Warsubi

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Ini Pesan Bupati Warsubi Pada 76 Capaska Jombang 2026 Jelang HUT RI ke-81

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:37 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang Tahun Ajaran 2026/2027 Dimulai

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:11 WIB

Dampak Perubahan Iklim, Dinas Pertanian Jombang Perluas Asuransi Usaha Tani 800 Hektare

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:15 WIB

Bupati Warsubi Lantik Pejabat Administrator, Pengawas dan 19 Kasek TK-SD, Berikut Daftarnya

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:38 WIB

Menteri LH Apresiasi Inisiatif Pemkab Jombang Kelola Sampah Penuh Progresif Mendekati Sempurna

Berita Terbaru