Jelang Idul Fitri, PERWOSI Jombang Kasih Bingkisan Kepada Mantan Atlet Berprestasi
Jombang, layang.co – Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) merupakan cabang olahraga fungsional anggota KONI Kabupaten Jombang, hari Rabu (5/5/2021) melakukan kegiatan bakti sosial kepada mantan atlet berprestasi, yang telah mengukir nama Kabupaten Jombang di level Provinsi Jawa Timur.
Bakti sosial itu diwujudkan dalam bentuk keperdulian menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H tahun 2021 dengan memberikan bingkisan sembako. Bingkisan diterimakan lansung kepada empat orang mantan atlet. Penyerahan dilakukan oleh Ketua Perwosi Kabupaten Jombang, Nuriyatin Jazuli didampingin pengurus Perwosi yang turut melakukan kunjungan ke tempat tinggal masing-masing atlet.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bakti sosial ini sebagai penghormatan bagi atlet yang telah berprestasi mengukir nama Jombang. Jangan dilihat dari nilainya, akan tetapi inilah wujud perhatian Perwosi. Sebagai motivasi anak atlet lainnya, agar lebih berobsesi meraih prestasi, menyumbang medali di segala event olahraga,” kata Ketua Perwosi usai melakukan kunjungan kerja.
Nuriyatin yang juga istri Sekdakab Jombang Dr Akh Jazuli, M.Si berharap, mantan atlet yang menjadi sasaran baksos tidak berhenti berbuat, terus berkarya untuk melatih atau melahirkan atlet muda, agar pembinaan dan prestasi tidak putus.
Empat mantan atlet yang menjadi sasaran bakso yakni: Besty Mega Permatasari, peraih tiga kali medali emas Porprov Jatim 2009/Malang, 2011/Kediri, 2013/Madiun. Besty warga Desa Plosokrep, Kecamatan Sumobito ketika itu tampil gemilang mengalahkan lawan-lawanya pada pertandingan Kelas Kumite 64 kg putri. Saat ini alumnus Penjaskes STKIP Jombang ini sebagai guru olahraga di SMK PGRI 2 Jombang dan SMP Al Hikam, Diwek, selain melatih atlet Karate.

Selain Besty, ada atlet Cabor Pencak Silat Tri Wahyu Ningsih peraih dua kali medali emas pada Porprov 2009/Malang dan Porprov 2011/Kediri. Putri ketiga Washim (alm) kini memiliki dua putri, masih aktif melatih anak-anak atlet Pencak Silat dari Perguruan Tapak Suci di Dusun Tanggungan RT 001 RW 004, Desa Tanggungkramat, Kecamatan Ploso.

Atlet putri bela diri yang juga menjadi sasaran bakso Perwosi yakni Indah Fitria Ardiana. Atlet yang berdomisili di Wersah Gg XI RT 02 RW 06 Kel. Kepanjen ini pada Porprov Jatim tahun 2015 di Banyuwangi menyumbang medali perunggu hasil pertandingan cabang olahraga Wushu, kelas Sanda (tanding) 45 kg putri.
Sehari-hari putri tomboi ini mengantongi lisensi pelatih tinju tingkat provinsi, dan aktif sebagai pelatih tinju yang berlatih di lingkup GOR Merdeka Jombang, terjadwal. Berulang kali Indah, sapa’an akrab perempuan ini naik ring sebagai petinju putri.

Bakso yang dipimpin Ibu Sekda ini juga menuju Kabuh, memberikan bingkisan pada mantan atlet angkat besi. Lena Krisdianti, yang pada Porprov Jatim tahun 2015, Lena menyumbang medali perunggu dengan hasil total angkatan 110 kg. Belakangan ini Lena aktif beraktifitas di Gereja di lingkungan Desa Karangpakis, Kabuh.

Bakti sosial juga dilakukan kepada atlet cilik Betrika Krestu Granita (12 tahun) di Dusun Sembung, Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan. Baksos ini sekaligus takziah kepada keluarga Betrika yang mengalami musibah, ibunda Betrika meninggal dunia pekan lalu. Meninggal dalam rangkaian proses kelahiran bayi yang dikandung ibunda Betrika.
Betrika Krestu Granita, merupakan atlet berbakat pada cabang olahraga Catur (Percasi) Jombang. Rekam prestasi yang ditorehkan, dua kali raih medali perak Kejurprov 2018 dan 2019, selain itu menduduki peringkat 4 (empat) di Kejuaraan Nasional Catur tahun 2019 lalu di Jakarta.
“Harapan kami, dengan perhatian serupa ini akan bisa meningkatkan semangat adik-adik atlet. Tahun depan akan programkan lebih baik lagi,” tukas Nuriyatin Jazuli, Ketua Perwosi Jombang. (dan)















