Unik, Peringatan NATARU di Jombang GKJW Kampanyekan “Go Green” Bikin Pohon Natal dari Kelobot Jagung

- Penulis

Senin, 23 Desember 2019 - 16:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Pasang Iklan Murah di Layang.co!
Pasang Sekarang

Panitia Natal Merangkai Kelobot Jagung Sebagai Bahan Pohon Natal Tahun 2019 di Jombang

Panitia Natal Merangkai Kelobot Jagung Sebagai Bahan Pohon Natal Tahun 2019 di Jombang

Unik, Peringatan NATARU di Jombang GKJW Kampanyekan “Go Green” Bikin Pohon Natal dari Kelobot Jagung

 Jombang, layang.co – UNIK. Inilah kreasi inovatif yang diambil Panitia Perayaan Natal 2019  bersama Jemaat Gereja GKJW dalam rangka  Peringatan Natal dan Tahun Baru  (NATARU) Tahun 2020, Jemaat Gereja di Jombang, Jawa Timur membuat pohon Natal unik dari limbah bahan pertanian, kelobot Jagung.

Limbah pertanian berupa daun tanaman dan kulit jagung, kelobot ini di bentuk dan disusun menjadi pohon natal yang apik. Tambahan lampu dan ornamen natal membuat pohon natal ini tidak kalah menariknya dengan produk pabrikan. Selain lebih hemat penggunaan limbah pertanian ini sebagai bentuk kampanye gerakan cinta lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ide menggunakan limbah daun pohon jagung dan kulit buah jagung (kelobot)  ini dibuat oleh Jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) yang ada di jalan Adityawarman Jombang  Jawa Timur. Pohon Natal dari limbah ini tampak unik dan apik lengkap dengan ornamen natalnya. Sejumlah Jemaat, Senin (23/12) siang tampak masih mempercantik pohon Natal  menjelang proses ibadah besok, Selasa, 24 Desember.

Pembuatan pohon natal dari limbah daun jagung ini dirangkai dengan rajin sejak dua minggu kemarin.  Dengan mendatangkan satu mobil Pic-up limbah daun jagung seharga Rp 1,5 juta, sejumlah Jemaat Gereja menyusunnya secara rapi menjadi pohon Natal. Di tengah rajutan pohon ini di terdapat buah jagung yang sudah mengering sebagai simbol kemakmuran.

Baca Juga:  Disporapar Jombang Ngajak Gowes Sembari Singgah di Situs Petilasan Damarwulan Start dan Finish di Pasar Denanyar

Salah satu panitia natal asal gereja ini mengatakan pembuatan pohon natal dari limbah pertanian sengaja dilakukan untuk mengkampanyekan gerakan “Go Green”. Selain bisa berhemat dana, pembuatan natal ini juga tidak menimbulkan sampah plastik yang sulit proses penguraiannya. Sekaligus untuk menambah kepedulian dan kecintaan pada lingkungan.

Dwi Sabda Irawati, Panitia Natal GKJW di gereja Jl Adityawarman menjelaskan, mengapa kami menggunakan pohon jagung sebagai pohon natal, karena ini kami ingin mengupayakan Go Green. Jadi, kami akan memanfaatkan sesuatu yang tidak berguna lagi untuk dijadikan pohon natal, yang nanti bisa menambah nilai makna natal.

“Marilah kita mencinta lingkungan dengan memberi nilai yang lebih, sesuatu yang tidak berguna menjadi lebih berguna,” ajaknya.

Biasanya jika menggunakan pohon natal dari bahan plastik mereka harus mengeluarkan ongkos Rp 5 juta untuk pohon setinggi lima meter. Namun dengan limbah ini mereka hanya perlu mengeluarkan ongkos Rp. 1,5 juta. Melalui perayaan natal ini mereka ingin berguna bagi sesama dan bagi lingkungan sekitar. (ab/dan)

 

Berita Terkait

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Kondusifitas Menuju Muktamar ke-35 NU di Jombang
Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito Sukses Gelar Festival Gambus Misri Bintang 9
Ramadhani Mulyawan Guk Jombang Sabet Wakil III Raka Jawa Timur, Yuk Annisa Indah Masuk Top 10 Raki
Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua: Bupati Warsubi Tegaskan Pendopo Terbuka untuk Warga
Grebeg Apem 2026 di Jombang: Merawat Tradisi, Sambut Ramadhan 1447 H
Bupati Warsubi: Kesenian Jaranan Dor Akan Dimasukkan Acara Event Jombang Fest Tahun Depan
Terpilih Guk dan Yuk Jombang Tahun 2025, Bupati Minta Terwujud Generasi Berkarakter Memajukan Pariwisata Kabupaten Jombang
Semarak “Ragam Nusantara” di Ringin Contong Carnival Jombang, Rangkaian Perayaan Hari Jadi Ke-115 Pemkab Jombang

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Kondusifitas Menuju Muktamar ke-35 NU di Jombang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito Sukses Gelar Festival Gambus Misri Bintang 9

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Ramadhani Mulyawan Guk Jombang Sabet Wakil III Raka Jawa Timur, Yuk Annisa Indah Masuk Top 10 Raki

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:48 WIB

Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua: Bupati Warsubi Tegaskan Pendopo Terbuka untuk Warga

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:48 WIB

Grebeg Apem 2026 di Jombang: Merawat Tradisi, Sambut Ramadhan 1447 H

Berita Terbaru