Musrenbang di Kecamatan BKM, Gudo, Perak Ini Pesan Pj Bupati untuk Susun RKPD 2026

- Penulis

Jumat, 14 Februari 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada Kamis (13/02/2025), Pemkab Jombang melaksanakan Musrenbang di dua titik lokasi, yaitu Kecamatan Jombang dan Bandarkedungmulyo.

Pada Kamis (13/02/2025), Pemkab Jombang melaksanakan Musrenbang di dua titik lokasi, yaitu Kecamatan Jombang dan Bandarkedungmulyo.

Musrenbang di Kecamatan BKM, Gudo, Perak Ini Pesan Pj Bupati untuk Susun RKPD 2026

Jombang, layang.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di lima titik lokasi.

Tepat pukul 13.00 WIB, rombongan jajaran Kepala OPD Pemkab Jombang yang dipimpin Pj Bupati Jombang Dr. Drs. Teguh Narutomo, M.M., dan didampingi Sekdakab Jombang Agus Purnomo, S.H., M.H., tiba di halaman Kecamatan Bandarkedungmulyo. Tampak hadir dalam kegiatan ini Camat beserta jajaran dari Kecamatan Bandarkedungmulyo, serta Kecamatan Perak, dan Gudo. Hadir pula Kepala Desa dan utusan dari masing masing kecamatan tersebut.

Disampaikan oleh Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo, Musrenbang pada tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Hal ini setelah usai Pemilu serentak tahun 2024, maka serentak juga pergeseran kepemimpinannya. Implikasi dari hal ini, diharapkan terjadi sinergitas antara program pemerintah pusat dan daerah.

“Tahun sebelumnya, periode Pilpres berbeda dengan pilkada, tapi tahun ini sudah satu periode yang sama. Sehingga era kepemimpinan relatif sama, artinya konsep rencana pembangunannya harusnya sinergi. Ini yang dikawal bersama-sama, kemudian terjabarkan secara faktual di setiap daerah, ” jelas Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo.

Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo berpesan kepada para Camat beserta perangkatnya yang hadir, untuk merancang program sesuai dengan prioritas pemerintah pusat. Perlu adanya program berjenjang dari tingkat Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga ke Desa.

“Ada hal yang perlu secara bijak disamakan persepsinya. Yang ditetapkan secara nasional, jangan sampai berbeda persepsi dengan tingkat kecamatan. Hal-hal ini tolong disiasati, dibicarakan secara bijak dan dikawal,” tandasnya.

Dalam upaya pemerataan pembangunan, Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) dilakukan dengan tujuan agar wilayah kecamatan bisa mengejar ketertinggalan kelengkapan infrastruktur dengan diberikan menu wajib yang disesuaikan dengan kebutuhan kecamatan yang bersangkutan. Menu PIK tersebut di antaranya digunakan untuk peningkatan jalan Kabupaten dan pembangunan PJU jalan Kabupaten.

Baca Juga:  Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ Bupati Jombang 2022

Adapun Pagu Indikatif Kewilayahan untuk 21 kecamatan sebesar Rp. 31.500.000.000,00 (tiga puluh satu miliar lima ratus juta rupiah), dengan rincian alokasi PIK Kecamatan Bandarkedungmulyo sebesar Rp. 1.745.673.234,00 (satu miliar tujuh ratus empat puluh lima juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu dua ratus tiga puluh empat rupiah).

PIK  Kecamatan Perak sebesar Rp. 1.006.807.260,00 (satu miliar enam juta delapan ratus tujuh ribu dua ratus enam puluh rupiah) dan Kecamatan Gudo sebesar Rp. 1.551.174.877,00 (satu miliar lima ratus lima puluh satu juta seratus tujuh puluh empat ribu delapan ratus tujuh puluh tujuh rupiah).

Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo menyampaikan, dalam rangka mendukung program prioritas bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Jombang periode Tahun 2025-2029, selain menerapkan kebijakan Pagu Indikatif Kewilayahan, juga dilaksanakan melalui strategi program Desa Maju Dan Sejahtera (Desa Mantra), yang merupakan bentuk kolaborasi, sinergi pembangunan antara pemerintah daerah dan pemerintah desa sesuai kewenangan guna mendukung pencapaian visi mewujudkan “Jombang Maju Dan Sejahtera Untuk Semua”.

Sebagai informasi, Presiden RI Prabowo Subianto telah mengeluarkan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 terkait Efisiensi Anggaran. Terkait hal itu, Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo berharap setiap daerah menyesuaikan program sesuai inpres tersebut.

Lebih lanjut, pemerintah pusat juga memiliki program untuk meningkatkan pembangunan berbasis kearifan lokal. Terkait hal itu, Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo meminta setiap kecamatan kembali memetakan potensi wilayah masing-masing.

“Petakan potensi sesuai kondisi faktual, buatlah dokumen perencanaan pembangunan yang sesuai dengan potensi yang ada. Maksimalkan pemberdayaan masyarakat. Dari sekian program yang ada, yang menjadi catatan utama adalah pemberdayaan masyarakat dengan pertumbuhan ekonomi yang bisa direalisasikan dengan program makan bergizi gratis,” pungkasnya. (*dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah
Grebeg Apem 2026 di Jombang: Merawat Tradisi, Sambut Ramadhan 1447 H
Matangkan RKPD 2027 Musrenbang di Kecamatan Diwek, Pemkab Jombang Usung Tema Integrasi Industti dan Sektor Primer
Hasil Musrenbang di Ploso untuk Wilayah Brantas, Tahun 2027 Sektor Pertanian sebagai Pondasi Industri Konvensional dan Digital
Musrenbang 2026 di Gudo: Pembangunan 2027, Prioritas Peningkatan Jalan Kabupaten Rp 1 Miliar dan Peneranan Jalan Umum Rp 200 Juta di Wilayah Kecamatan
Pemkab Launching ADD dan PDRD 2026, Bupati Jombang Tekankan Kemandirian Ekonomi Desa
DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna, Bupati Warsubi Sampaikan Pendapat Akhir, Setujui Raperda Desa Sadar Hukum Menjadi Perda
Bupati Warsubi Buka Musrenbang 5 Kecamatan di Peterongan untuk Menyelaraskan Usulan Desa dengan Prioritas Nasional

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:37 WIB

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:48 WIB

Grebeg Apem 2026 di Jombang: Merawat Tradisi, Sambut Ramadhan 1447 H

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:36 WIB

Matangkan RKPD 2027 Musrenbang di Kecamatan Diwek, Pemkab Jombang Usung Tema Integrasi Industti dan Sektor Primer

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:03 WIB

Hasil Musrenbang di Ploso untuk Wilayah Brantas, Tahun 2027 Sektor Pertanian sebagai Pondasi Industri Konvensional dan Digital

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:32 WIB

Pemkab Launching ADD dan PDRD 2026, Bupati Jombang Tekankan Kemandirian Ekonomi Desa

Berita Terbaru

Photo searah jarum jam: Photo kiri atas: Bupati Jombang H Warsubi menyampaikan jawaban atas pertanyaan fraksi. Photo kanan atas: Pimpinan DPRD bersama Bupati – Wakil Bupati. Photo kanan-kiri bawah: Penuh kehangatan Bupati menyampaikan salam kepada anggota DPRD Jombang, Kamis (12/2/2026)..

Pemerintahan

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah

Jumat, 13 Feb 2026 - 14:37 WIB