Hasil Musrenbang di Ploso untuk Wilayah Brantas, Tahun 2027 Sektor Pertanian sebagai Pondasi Industri Konvensional dan Digital

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak hadir mendampingi  Wakil Bupati Jombang Salmanudin diantaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang, anggota DPRD Kabupaten Jombang, kepala perangkat daerah, hingga jajaran Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat dan perwakilan dari lima kecamatan Ploso, Kabuh, Kudu, Ngusikan, dan Plandaan. 
Photo: Istimewa Humas Dinas Kominfo Jombang/edit

Tampak hadir mendampingi Wakil Bupati Jombang Salmanudin diantaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang, anggota DPRD Kabupaten Jombang, kepala perangkat daerah, hingga jajaran Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat dan perwakilan dari lima kecamatan Ploso, Kabuh, Kudu, Ngusikan, dan Plandaan. Photo: Istimewa Humas Dinas Kominfo Jombang/edit

Hasil Musrenbang di Ploso untuk Wilayah Brantas, Tahun 2027 Sektor Pertanian sebagai Pondasi Industri Konvensional dan Digital

Jombang, layang.co – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Bapperida terus mematangkan langkah strategis dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.

Mewakili Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Jombang Salmanudin hadir dan membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di wilayah Utara Brantas yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Ploso, Rabu (11/2/2026).

Tampak hadir mendampingi  Wakil Bupati Jombang diantaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang, anggota DPRD Kabupaten Jombang, kepala perangkat daerah, hingga jajaran Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat dan perwakilan dari lima kecamatan Ploso, Kabuh, Kudu, Ngusikan, dan Plandaan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Salmanudin menekankan bahwa pembangunan tahun 2027 mengusung tema “Integrasi Pengembangan Industri dan Perdagangan dengan Sektor Primer”. Tema ini diambil untuk mengoptimalkan posisi Jombang sebagai wilayah produksi sekaligus distribusi.

Sektor Pertanian sebagai Fondasi dengan Pasar Konvensional – Digital

“Kita ingin menjadikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai fondasi kuat yang terhubung langsung dengan industri pengolahan serta pasar, baik konvensional maupun digital,” ujar Salmanudin.

Musrenbang menjadi wadah untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan program nasional, seperti pengentasan kemiskinan ekstrem dan pengendalian inflasi, penguatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga:  Penyampaian Nota Penjelasan Bupati Jombang Tentang 4 RAPERDA Kabupaten Jombang Tahun 2019

Kabupaten Jombang resmi mengalihkan Pagu Indikatif Kewilayahan menjadi Prioritas Kecamatan. Langkah ini bertujuan memperkuat peran kecamatan sebagai simpul pelayanan publik.

Tiap Kecamatan Mendapat Alokasi Anggaran Infrastruktur dan PJU

Setiap kecamatan akan mendapatkan alokasi anggaran khusus, di antaranya: Peningkatan Jalan Kabupaten: Sebesar Rp1 Miliar per kecamatan. Penerangan Jalan Umum (PJU): Sebesar Rp200 Juta per kecamatan.

Berdasarkan hasil Musrenbang tahun sebelumnya, sejumlah proyek strategis akan segera dilaksanakan pada tahun 2026 di wilayah utara Brantas, meliputi: Kecamatan Ploso: Peningkatan ruas jalan Banjardowo–Jatibanjar dan pemasangan PJU di berbagai titik vital.

Kecamatan Kabuh: Rekonstruksi ruas jalan Karangpakis–Genenganjasem.

Kecamatan Kudu: Rekonstruksi ruas jalan Kepuhrejo–Bakalanrayung dan Made–Sumberteguh.

Kecamatan Ngusikan: Fokus pada penanganan ruas jalan Ngampel–Kromong.

Kecamatan Plandaan: Rekonstruksi jalan Bangsri–Plandaan serta jalan menuju Klitih–Jipurapah.

Kolaborasi Program Desa Mantra 

Tak hanya skala kabupaten, Pemkab Jombang juga mendorong kolaborasi melalui program Desa Maju dan Sejahtera (DESA MANTRA). Program ini menyasar pembangunan berbasis kewenangan desa, mulai dari kegiatan RT/RW, Dasawisma, pengadaan seragam Linmas, hingga pemeliharaan jalan lingkungan.

“Harapan kami, Musrenbang ini menghasilkan kesepakatan yang berkualitas demi mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera untuk semua,” pungkas Gus Wabup Salmanudin mengakhiri sambutannya. (*dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Warsubi Serahkan SK CPNS dan Ambil Sumpah 23 PNS Dilingkup Pemkab Jombang
Berkah Penghargaan Nasional Kinerja Pengelolaan Sampah, Bupati Warsubi Hadiahkan Umroh Bagi 5 Orang Pasukan Kebersihan
Pemkab Jombang Perpanjang Kerjasama dengan Kejaksaan Masalah Penanganan Hukum (Datun) 
Jombang Raih Penghargaan Nasional, Pengelolaan Sampah Tahun 2026: Masuk 16 Besar Terbaik  se-Indonesia
Ivan Dwi Febrian Resmi Jabat Direktur Perumda Aneka Usaha Seger Jombang
Jalan Nasional 4 KM Mojoagung – Jombang Segera Dieksekusi Menyeluruh
Satu Tahun Kepemimpinan Warsubi-Salman: Menjalin Harmoni, Membangun Jombang dengan Kerja Nyata dan Do’a
Kenduri Buah Durian Wonosalam Tahun 2026 Ditiadakan, Ini Alasannya

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:17 WIB

Bupati Warsubi Serahkan SK CPNS dan Ambil Sumpah 23 PNS Dilingkup Pemkab Jombang

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:34 WIB

Pemkab Jombang Perpanjang Kerjasama dengan Kejaksaan Masalah Penanganan Hukum (Datun) 

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:33 WIB

Jombang Raih Penghargaan Nasional, Pengelolaan Sampah Tahun 2026: Masuk 16 Besar Terbaik  se-Indonesia

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:28 WIB

Ivan Dwi Febrian Resmi Jabat Direktur Perumda Aneka Usaha Seger Jombang

Senin, 23 Februari 2026 - 14:04 WIB

Jalan Nasional 4 KM Mojoagung – Jombang Segera Dieksekusi Menyeluruh

Berita Terbaru