Beranda blog

Warga Kesamben Antusias Memeriahkan HUT RI ke-77 dengan Gerak Jalan

0
Camat Kesamben melepas bendera start peserta gerak jalan tingkat SLTP di depan Balai Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Jombang, Senin (15/8/2022).

Warga Kesamben Antusias Memeriahkan HUT RI ke-77 dengan Gerak Jalan

Jombang, layang.co – Antusiasme warga Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur  tampak pada hari Senin (14/8/2022). Mereka rama-ramai memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-77 tahun 2022 dengan cara gerak jalan.

Mulai dari pukul 07.20 WIB sampai dengan pukul 09.15 WIB para siswa dan siswi SD-MI mengambil start di depan Balai Desa Wuluh, selanjutnya berjalan menuju finish di Kantor Kecamatan Kesamben lama, di Desa Kesamben.

Meski hanya menempuh jarak 3 KM para peserta sangat antusias. Dengan dikawal para guru dan kepala sekolah masing-masing mereka melintasi jalan raya beraspal hotmic, hasil dari realisasi perbaikan kualitas jalan yang dilakukan  oleh Pemerintah Kabupaten Jombang dalam tahun 2021 lalu.

Dibanding kondisi jalan lain di wilayah Kecamatan Kesamben mayoritas  rusak,  banyak lubang, aspal terkelupas menjadikan pengguna tidak nyaman  itu, membuat warga wilayah Kesamben prihatin dan ngelus dada. Perbandingan pengguna jalan raya jikalau melintasi ruas jalan wilayah Kabupaten Mojokerto yang sudah dalam kondisi rabat beton.

Adanya kondisi ruas jalan yang relatif mulus pada rute gerak jalan di wilayah Kesamben tersebut,  membuat sebagian warga antusias menyaksikan peserta gerak jalan ditepi rute jalan. Pemandangan cukup menarik manakala melihat peserta mengenakan beragam warna dan kombinasi kostumnya.

Sekcam Kesamben Hari Santoso (kiri/duduk /kumis menghadap camera) mengawal jalannya kegiatan gerak jalan dalam rangka HUT RI ke-77 tahun 2022.

Sekretaris Kecamatan Kesamben Hari Santoso disela-sela ngawal kegiatan usai melepas regu gerak jalan kepada http://layang.co menjelaskan, jumlah peserta SD-MI tercatat 92 regu, terdiri dari 45 regu putra dan 47 regu putri.

“Selain SD-MI, juga digelar tingkat SMP-MTs, SLTA, dan Umum. Kategori SLTP sampai umum dilaksanakan siang hari. Gerak jalan ini, atas usulan dari para Kades dan warga Kesamben. Semoga berjalan lancar, nyaman, menghibur dan menyehatkan warga Kesamben,” papar Sekcam ini.

Pemberangkatan pasukan gerak jalan pada sore hari diawali dengan mengangkat bendera start oleh Camat Kesamben, Eka Yulianto, dilanjutkan Kapolsek Kesamben AKP Ahmad, Danramil  0814/12 Kesamben, Anggota DPRD Miftkhul Huda, warga Desa Wuluh, dan Kepala UPT Dikbud serta Wilker Dikbud di Kesamben.

Peserta gerak jalan dari komunitas senam kebugaran jasmani warga Dusun Rembugwangi, Ds Watudakon, Kesamben.

Lebih lanjut Sekcam merincikan, total jumlah peserta gerak jalan tahun 2022 ini sebanyak 250 regu. Kategori SLTP 16 regu putra, 24 regu putri. Kategori SLTA putra 7 regu, putri 8 regu, kategori umum regu putra 26, dan 77 regu putri.

“Peserta umum didominasi regu putri, mayoritas komunitas ibu-ibu, berasal dari PKK, komunitas senam, fatayat muslimat, karang taruna, dan komunitas lainnya. Alhamdulillah cukup meriah dan menghibur,” kata Hari Santoso.

Keterangan yang diperoleh, setiap peserta membayar Rp 15.000/regu untuk SLTP, sedangkan untuk umum pendaftaran partisipatif Rp 20.000/regu. Jumlah anggota regu  SD-MI dan SLTP sebanyak 17 personil, sedangkan SLTA-Umum berjumlah 10 orang tiap regunya.

Menempuh jarak 6 KM start Balai Desa Wuluh-menuju pertigaan Masjid Kesamben belok kiri-Puskesmas ke kanan-Masjid Ngembul-ke utara-belok kiri-pertigaan Mushola Kedungsambi-ke kanan utara-pertigaan notok sungai belok kanan ke timur-FINIS kantor kecamatan lama.

Untuk menempuh jarak itu mereka harus memenuhi 4 jenis penilaian yang ditetapkan panitia, yakni Keindahan Barisan (kedispilinan), Keseragaman Team (kustum), Nilai Tata Barisan (PBB), dan KelengkapanJjumlah Personil Regu. Hingga berita ini diunggap hasil lomba belum bisa diketahui. (dan)

Sebanyak 90 Regu Meriahkan Gerak Jalan Ngoro-Jombang 18 KM

0
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab melepas start regu kehormatan Radar Jombang Jawa Pos Group, bertempat di depan SMA Negeri Ngoro.

Sebanyak 90 Regu Meriahkan Gerak Jalan Ngoro-Jombang 18 KM

Jombang, layang.co – Tercatat sebanyak 90 regu putra dan putri, usia pelajar SLTA dan umum sebagai peserta lomba gerak jalan RoJo (Ngoro-Jombang), Sabtu (13/8/2022) sore. Mereka memeriahkan jalan kaki sejauh  18 KM dalam rangka memperingati HUT RI ke-77 tahun 2022.

Tercatat 90 regu peserta terdiri dari pelajar SMA/SMK/MA putra 37 regu dan 18 regu putri. Peserta umum sebanyak 35 regu, terdiri 23 regu putra dan 12 regu putri.

Untuk bisa memenangkan lomba ini peserta harus menempuh jalan kaki selama 190 menit, dengan asumsi waktu tempuh 1 KM selama 10 menit. Dasar penilaian berdasarkan total waktu tempuh, tata barisan dan kelengkapan personil regu.

Tim Regu Formpinda, tampak sebelah kanan (kiri regu) Wakil Bupati Sumrambah.

Pemberangkatan dilakukan oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab. Selain itu, turut melepas peserta secara bergantian yakni Wakil Bupati Sumrambah, diikuti Kapolres Jombang, Dan Satradar 222, Ketua Pengadilan Jombang, Kepala Kejaksaan, Kepala Pengadilan Agama, Sekdakab, dan Ketua Penggerak PKK Kabupaten Jombang.

Pelepasan bendera start cukup meriah meski dalam kondisi hujan gerimis. Lokasi start depan Pusdiklat TC Kecamatan Ngoro atau di depan SMA Negeri Ngoro. Gerak jalan sejauh 18 KM  finish di depan Plaza Telkom Jombang,  atau depan Kantor Indonesia Jl. KH. Wahid Hasyim Kota Jombang.

Bupati melepas tim regu Banser

Hadir menyaksikan kegiatan tersebut Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Ngoro, Ketua Kwarcab Pramuka Jombang, Kepala Desa se-Kecamatan Ngoro, Kepala SMU Negeri Ngoro, Panitia pelaksana gerak jalan Ngoro-Jombang.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, Bupati menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia gerak jalan RoJo dan Disporapar Kabupaten Jombang yang telah menyelenggarakan acara gerak jalan RoJo guna memperingati HUT RI ke-77 tahun 2022 di Kabupaten Jombang, dengan mengusung tema “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”.

“Penyelenggaraan gerak jalan SMU/SMK/MA dan Umum ini selain untuk menghormati jasa para pahlawan, menyemarakkan HUT kemerdekaan, membangkitkan dan menanamkan jiwa nasionalisme serta patriotisme bagi generasi muda pada khususnya, dan masyarakat Jombang pada umumnya, serta sebagai tanda syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan Kemerdekaan kepada bangsa Indonesia,” kata Bupati Mundjidah Wahab.

“Semoga lomba gerak jalan RoJo berjalan dengan lancar, aman dan sukses. Semoga Allah SWT, senantiasa meridhoi usaha kita dalam memajukan segala hal di Kabupaten Jombang”, pungkas Bupati Mundjidah Wahab mengakhiri sambutannya.

Pemberangkatan diawali peserta umum regu kehormatan diantaranya Regu Redaksi Radar Jombang Jawa Pos Group, regu BPBD, regu Dinas Kominfo, regu PUPR senior, regu BRI, regu PUPR Yunior, regu MKKS, regu SMAN I Jombang, regu SMAN Bareng, regu SMAN Ngoro, dan dilanjutkan pemberangkatan peserta lainnya hingga selesai.

Pemberangkatan peserta terakhir oleh Bupati Mundjidah Wahab yakni regu Forkopimda bersama Kepala OPD yang sekaligus menutup Gerak Jalan RoJo. (dan)

Satgas PPA untuk Cegah Kasus Pencabulan dan Kekerasan

0
Kapolres Jombang foto bersama Sub Satgas Preventif (Pencegahan) di Kabupaten Jombang terdiri dari unsur . Kepala Dinas DPPKB PPPA; Kepala Dinas Pendidikan; Kepala Dinas Sosial; Pengadilan Agama Jombang.

Satgas PPA untuk Cegah Kasus Pencabulan dan Kekerasan

Jombang, layang.co – Polres Jombang Launching Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), pada Kamis (11/8/2022). Launching ditandai dengan pemakaian rompi satgas oleh Kapolres Jombang.

Kapolres Jombang AKBP Mohammad Nurhidayat menyampaikan, pembentukan Satgas PPA ini merupakan tindak lanjuti perintah Bapak Kapolda Jawa Timur.

Pembentukan Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak bertujuan untuk mencegah dan menangani maraknya kasus pencabulan maupun kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Juga memberikan rasa aman dan rasa keadilan pada masyarakat.

Dalam pembentukan Satgas PPA ini melibatkan beberapa instansi terkait, yaitu Kejaksaan Negeri Jombang, Pengadilan Negeri Jombang, Direktur RSUD Jombang, DPPKB PPPA, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo, Pengadilan Agama Kabupaten Jombang.

“Melalui satgas ini diharapkan dapat bersama-sama bersinergi melaksanakan pencegahan terjadinya aksi pencabulan terhadap anak dan penegakkan hukum terhadap pelakunya, serta pemulihan psikis (trauma healing) korban,” kata Kapolres Jombang.

Disebutkan oleh Kapolres bahwa kasus yang ditangani oleh PPA pada tahun 2020 sebanyak 52 perkara, 2021 sebanyak 56 perkara, dan tahun 2022 sebanyak 21 perkara.

“Usai dilaunching dan dikukuhkan,  saya berharap Satgas PPA langsung dapat bekerja secara maksimal dan bersinergi sebagaimana tugas fungsi yang telah ditetapkan,” pesan Kapolres Jombang AKBP Mohammad Nurhidayat.

Pada kesempatan tersebut dipaparkan juga Struktur Organisasi Satgas juga tugas dan fungsinya. Ketua Satgas (Kasatgas) PPA dipimpin  oleh Kapolres Jombang.

Sub Satgas Preventif (Penyuluhan): 1. Kasat binmas (bhabinkamtibmas); 2. Kominfo Kabupaten Jombang.

Sub Satgas Preventif (Pencegahan) di Kabupaten Jombang: 1. Kepala Dinas DPPKB PPPA; 2. Kepala Dinas Pendidikan; 3. Kepala Dinas Sosial; 4. Pengadilan Agama Jombang.

Sub Satgas represif (penindakan hukum): 1. Kasat Reskrim Polres Jombang; 2. Kejaksaan Negeri Jombang; 3. Pengadilan Negeri Jombang.

Sub Satgas Trauma Healing: 1. Kepala Dinas DPPKB PPPA Kab. Jombang (P2TP2A Kab. Jombang); 2. Direktur RSUD Jombang. (*dan)

Pengelolaan Barang Milik Daerah Disosialisasikan

0
Pelaksanaan Sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Daerah Bagi Pejabat Pengguna Barang dilingkup Pemerintah Kabupaten Jombang.

Pengelolaan Barang Milik Daerah Disosialisasikan

Jombang, layang.co  – Sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Daerah Bagi Pejabat Pengguna Barang dilingkup Pemerintah Kabupaten Jombang dibuka oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab di Gedung PKK Jombang, pada Kamis (11/8/2022).

Hadir Asisten Administrasi Umum, Staf Ahli, para Kepala OPD juga Kepala BPKAD Kabupaten Jombang, Sekretaris Dirjend Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Drs, Khumaidi M.Si yang hadir secara virtual. Kepala Sub Direktorat Badan Milik Daerah Wilayah 1 – Kementerian Dalam Negeri Ir. Amanah MT.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, Bupati Mundjidah Wahab mengucapkan selamat datang sekaligus ucapan terima kasih kepada tim dari Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam negeri, selaku narasumber dalam kegiatan “Sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Daerah bagi pejabat pengguna barang di lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang”.

“Perlu saya sampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang hingga tahun 2022 ini telah 9 (sembilan) kali mendapat opini WTP atas pertanggungjawaban Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Jombang. Sebuah prestasi dan tantangan tersendiri untuk kami jajaran pemerintah Kabupaten Jombang dapat mempertahankan prestasi tersebut,” tutur Bupati Mundjidah Wahab.

Laporan atas Pengelolaan Barang Milik Daerah, juga menjadi bagian penting dalam penyusunan LKPD Pemerintah Kabupaten Jombang.

“Untuk itulah melalui kegiatan sosialisasi ini, saya meminta saudara kepala SKPD selaku pengguna barang dan penanggung jawab atas pengelolaan barang milik daerah yang ada di masing-masing SKPD dapat mengikuti dengan baik hingga akhir acara, untuk dapat mengetahui peran penting Pengelolaan Barang Milik Daerah secara baik dan benar”, tandas Bupati Mundjidah Wahab.

“Sebagaimana disampaikan oleh Kepala BPKAD Kabupaten Jombang, bahwa saat ini telah ada sistem aplikasi Pengelolaan Barang Milik Daerah dari Kementerian Dalam Negeri, berupa sistem aplikasi e- BMD, maka pada kesempatan ini, saya selaku Bupati Jombang menyampaikan komitmen dan dukungan sepenuhnya untuk jajaran Pemerintah Kabupaten Jombang dapat mengimplementasikan sistem aplikasi tersebut guna  pelaksanaan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 47 tahun 2021 tentang tata cara pelaksanaan pembukuan, inventarisasi, dan pelaporan barang milik daerah, yang harus terimplementasi di tingkat Pemerintah Daerah pada tahun 2023,” pungkas Bupati Mundjidah Wahab.

Disampaikan oleh Kepala BKAD Nasrullah tujuan diselenggarakan sosialisasi ini adalah untuk memberikan informasi kepada seluruh SKPD selaku pejabat pengguna barang terkait dengan tugas dan tanggung jawab pejabat pengguna BMD dalam pengelolaan barang milik daerah.

Jumlah peserta seluruhnya kurang lebih 96 orang. Narasumber kegiatan ini dari Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri yakni tim yang merumuskan tentang Permendagri 47 tahun 2021 dan sistem aplikasi e – BMD sebagai teknologi yang dibangun oleh Kementerian Dalam Negeri untuk dapat memudahkan pemerintah daerah se-Indonesia dalam mengimplementasikan amanat Permendagri 47 tahun 2021. (*dan)

Mayat Mr X Ditemukan Nyumbat Saluran Irigasi di Kedungboto Megaluh

0
Aparat dan aparat Desa Dusun Kedungboto, Ds Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang memeriksa lokasi ditemukan mayat Mr X.

Mayat Mr X Ditemukan Nyumbat Saluran Irigasi di Kedungboto Megaluh

Jombang, layang.co – Warga tani Dusun Kedungboto, Ds Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Kamis (11/8/2022) pagi dikejutkan dengan temuan mayat tanpa identitas.

Tak pelak, penemuan itu membuat geger warga menyusul laporan oleh Sholeh (50 tahun) atas temuan mayat tersebut.

Atas temuan itu Sholeh, petugas HIPPA (Himpunan Petani Pengguna Air) desa setempat melaporkan kepada perangkat desa. Kemudian diteruskan ke Polsek Megaluh.

IPTU H. Wawan Purwoko, SH Kapolsek Megaluh melalui Humas Polres Jombang menyampaikan kronologis kejadian, berawal saksi berangkat dari rumah untuk mengairi sawah di saluran irigasi persawahan Dsn. Kedungboto Ds. Balongsari, Kec. Megaluh Kab. Jombang.

Setiba di lokasi saksi melihat ada sumbatan yang mengakibatkan kebocoran dari pipa terpal diameter 2 meter dibagian tengah-tengah.

Kemudian saksi mencari sumber sumbatan dan menemukan diujung saluran terpal menggelembung dan saksi membuka dengan sabit untuk mengetahui sumber sumbatannya.

Setelah di buka, kata Kapolsek, ternyata saksi melihat sesosok mayat dan segera melaporkan penemuan tersebut kepada perangkat desa dan meneruskannya kepada Kantor Polsek Megaluh.

“Mayat memakai baju koko warna hijau bergaris hitam, diperkirakan korban meninggal sudah lebih dari 7 hari, usia belum bisa diketahui,” ungkap Kapolsek. (dan)

Dana Rp 13 Miliar Fokus untuk Rehab 13 Gedung SMP

0
Gedung SMP Neger 2 Perak yang sedang dilakukan rehabilitasi dengan sumber dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp 810 juta tahun 2022.

Dana Rp 13 Miliar Fokus untuk Rehab 13 Gedung SMP

Jombang, layang.co – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen, S.Sos., M.Si mengatakan dana sebesar masing-masing Rp 1 miliar untuk rehabilitasi 13 gedung sekolah SMP fokus untuk rehab fisik, tidak ada tambahan sarana dan prasarana.

“Ada 13 SMPN yang mendapatkan DAK sesuai dengan data yang sudah diusulkan melalui dapodik. Dana sebesar Rp 13 miliar itu seratur persen dipakai untuk rehab fisik, tidak ada penambahan sarana prasarana,” jelasnya kepada awak media kemarin, Selasa (9/8/2022).

Senen, mantan Kepala Dinas Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (DKPP) Kabupaten Jombang ini merincikan, sumber dana untuk rehab 13 SMPN bersumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus) Kementrian Dikbudristek tahun 2022, total sebesar Rp 13 miliar.

Lokasi sekolah yang melakukan rehab yakni SMPN 1 dan SMPN 2 Gudo, SMPN 5 Jombang, SMPN 1 Mojoagung, SMPN 1 dan SMPN 2 Perak, SMPN 4 Jombang, SMPN 1 dan SMPN  2 Kesamben,  SMPN 1 Jombang, SMPN 1 Mojowarno, dan SMPN 2 Tembelang.

“Sekolah yang mendapatkan DAK fisik sudah mengajukan melalui dapodik. Di sana mereka mengisi keadaan saran prasarana, kemudian pusat menentukan penerimaan dari data yang sudah diisi ke dapodik,” jelas Senen.

Makanya, papar Senen,  pengisian dapodik harus bagus, agar data tersebut terpantau oleh pemerintah pusat, kemudian pusat menentukan penerima berdasarkan dapodik.

“Semua yang sudah mendapatkan DAK kini sedang mengebut untuk renovasi. Waktunya kurang dari tiga bulan, hingga Nopember, proyek dikerjakan secara swakelola oleh komite sekolah,” tambahnya.

Senen mencontohkan, aktivitas pembangunan sudah dilakukan di SMPN 2 Perak yang mendapatkan mendapatkan DAK sebesar Rp 810 juta.

Di SMPN 2 Perak, ada enam kelas yang direhab. Rianciannya, dua kelas besar, dua kelas memperbaiki atap dan lantai, serta dua kelas menambahkan keramik dinding dan pengecatan.

“SMPN 2 Perak sudah usul dapodik sejak tahun 2019. Mereka melaporkan apa saja yang perlu ditangani. Setelah diputuskan dapat, ada fasilitator dari pusat yang datang, menentukan titik mana saja yang dirahab, kemudian dikalkulasi,” urai Senen. (dan)

Merasa Dirugikan Buruh Unjuk Rasa

0
Aksi Unjuk Rasa Buruh di Jombang dikawal aparat kepolisian Polres Jombang, Rabu (10/8/2022).

Merasa Dirugikan Buruh Unjuk Rasa

Jombang, layang.co – Puluhan buruh sejumlah pabrik di Kabupaten Jombang, hari Rabu (10/8/2022) pagi melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi  (Disnakertrans), Jl KH Wahid Hayim, Jombang.

Mereka melakukan aksi  dilatarbelakangi ada rasa dirugikan atas kebijakan pemerintah terkait implementasi Undang-undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020. Mereka menuntut Undang-undang tersebut segera dicabut.

Mereka menyampaikan orasi di depan Kantor Disnakertrans, dan sempat mendapat perhatian warga Kabupaten Jombang yang melintas di ruas jalan tersebut. Namun, aksi mereka tidak mendapat resspon dari pejabat kantor yang menangani ketenagakerjaan itu.

Lantaran tidak mendapat respon puluhan buruh yang terkoordinir  dalam Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI) dan Serikat Buruh Playwood Jombang (SPBJ) melanjutkan aksinya di depan Gedung DPRD Kabupaten Jombang, yang berjarak sekitar 800 meter dari Kantor Disnakertrans itu.

Sayangnya, aksi di gedung dewan ini juga tidak mendapat respon dari kalangan legislator. Menurut informasi, anggota DPRD sedang melakukan kunjungan dinas luar daerah/kota (DL).

Dihadapan awak media, Ketua GSBI Jombang Huda Zandi menyampaikan pokok isi tuntutannya, yakni buruh menuntut Omnibuslow segera dicabut karena tidak memihak kepada nasib buruh.

Menurut Huda, dasar tuntutan dalam waktu tiga tahun belakangan ini tidak ada kenaikan upah bagi buruh pabrik. “Jika tuntuan tidak ditanggapi untuk ditandaklanjuti oleh pemerintah, maka kita akan menggelar aksi dengan masa lebih banyak lagi,” ucapnya.

Dalam aksinya para buruh menuangkan  kalimat ungkapan tuntutan, seperti ‘Cabut dan Batalkan Omnibuslow Cipta Karya’; ‘Omnibuslow Pendukung  Pelanggara HAM Cabut Segera’.

Informasi yang diperoleh http://layang.co para pejabat Disnakertrans tidak ada yang sempat menemui para pengunjuk rasa, karena pada jam yang sama para ASN sedang mengikuti kegiatan upacara pembukaan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Jombang, lingkup internal jajaran Pemkab, dalam rangka perayaan HUT RI ke-77 yang dipusatkan di lapangan Pemkab. (dan)

Jambore Nasional Jadikan Duta Persatuan Kerukunan dan Sikap Pekerti Luhur

0
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab melepas rombongan Pramuka Kabupaten Jombang yang akan mengikuti Jambore Nasional 14-20 Agustus di Cibubur, Jakarta.

Jambore Nasional Jadikan Duta Persatuan Kerukunan dan Sikap Pekerti Luhur

Jombang, layang.co – Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab berpesan agar peserta Jambore Nasional menjadikan momentum dimaksud  sebagai duta penyebar semangat persatuan, kerukunan, serta berikan citra positif dengan bersikap ramah, sopan santun, dan berbudi pekerti luhur.

“Itu bisa dilakukan dengan cara siap menolong siapapun yang memerlukan bantuan, sejalan dengan marwah kehormatan Pramuka. Jadilah contoh dan teladan bagi teman-teman serta menjadi panutan dalam pergaulan. Jaga nama baik orang tua, masyarakat dan Kabupaten Jombang, jangan melakukan perbuatan tercela yang merugikan diri sendiri, keluarga atau bahkan masyarakat,” tutur Bupati.

Hal tersebut disampaikan Bupati, Selasa (9/8/2022) di ruang rapat Swagata saat melepas kontingen Kabupaten Jombang menuju event lima tahunan  Jambore Nasional 2022,  diselenggarakan di Cibubur, Jakarta.

Perkemahan besar pramuka penggalang se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional akan berlangsung selama 14-21 Agustus 2022.

Jambore Nasional merupakan salah satu sarana pendidikan dan pembinaan pramuka penggalang yang menitikberatkan pada pengembangan diri peserta jambore pada mental, fisik, intelektual, spiritual dan sosial, baik sebagai individu maupun anggota masyarakat.

Bupati berharap, agar pelaksanaan Jambore Nasional dapat berjalan dengan tertib dan lancar sesuai harapan serta membuahkan hasil yang bermanfaat.

Tema Jambore Nasional ke- XI tahun 2022, “Melalui Kegiatan Jambore Nasional XI Tahun 2022, Kita Wujudkan Pramuka Yang Ceria, Berdedikasi dan Berprestasi”.

Bupati menyebut keikutsertaa pada Jambore Nasional, merupakan kesempatan emas yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Jalin kebersamaan dan persahabatan yang baik dalam bersikap maupun saat berinteraksi dengan sesama anggota pramuka dari Jombang maupun luar daerah,” saran Bupati.

Selain itu, peserta harus bisa menjaga kekompakan dan berusahalah semaksimal mungkin untuk bisa membawa nama baik Kabupaten Jombang yang tercinta ini di tingkat nasional, kata Bupati Jombang.

“Tak lupa, saya juga menekankan agar seluruh kontingen pramuka dari Jombang untuk bisa mengikuti Jambore Nasional dengan baik dan penuh semangat serta dapat menghayati dan dijadikan tonggak baru dalam rangka menerapkan panca karsa utama di bidang peningkatan mutu pramuka penggalang,” tambahnya.

Hadir pada acara pelepasan tersebut,  Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Jombang;  Ketua Andalan Cabang Gerakan Pramuka Jombang; Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang; Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka se-Kabupaten Jombang dan peserta Jambore Nasional. (dan)

Dinkes Gelar Workshop Pekan ASI untuk Dukung Keberhasilan Menyusui

0
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab usai membuka workshop Pekan ASI, foto bersama peserta.

Dinkes Gelar Workshop Pekan ASI untuk Dukung Keberhasilan Menyusui

Jombang, layang.co –  Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang menggelar Workshop Pekan ASI Memperingati Pekan ASI se-Dunia Tahun 2022 di ruang Bung Tomo Pemkab Jombang pada Kamis, (4/8/2022).

Workshop Pekan ASI yang mengambil tema “Literasi dan Dukungan Para Pihak Dalam Mendukung Keberhasilan Menyusui” ini, dibuka langsung oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab.

Dalam sambutannya Bupati berharap apa yang menjadi tujuan Workshop Pekan ASI dapat tercapai. Diantarnya mampu meningkatkan kerjasama dan kepedulian dari semua pihak dalam percepatan penurunan stunting melalui pemberian ASI.

Serta meningkatkan pengetahuan peserta workshop tentang hubungan pemberian asi, menyusui dan stunting. Meningkatkan motivasi semua pihak termasuk masyarakat umum untuk terus mendukung keberhasilan pemberian asi eksklusif. Meningkatnya status gizi bayi dan balita melalui pemberian air susu ibu.

“Usai workshop ini, saya minta ilmu yang didapat segera ditindaklanjuti disampaikan hingga ke masyarakat ditingkat bawah, utamanya kepada para calon Ibu, agar menjadi manfaat. Cakupan pemberian ASI eksklusif meningkat,” pinta Bupati.

Bupati memberikan apresiasi dan penghargaan dalam rangka Pekan ASI Sedunia Tahun 2022 kepada: 1. Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, 2. Muslimat, 3. Aisyiyah 4. Komunitas Peduli Menyusui Jombang atas gerakan masyarakat Peduli Tingkatkan ASI.

Apresiasi juga disampaikan kepada,  MPS Ploso atas peran sertanya dalam Program Pemberian ASI di tempat kerja. 6. RSUD Jombang, 7. RSIA Muslimat.

8.Puskesmas Bareng, menerima penghargaan sebagai Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang melaksanakan Program Sepuluh Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui. 9. Persagi Jombang, 10. IBI Jombang sebagai pembina KP ASI (Kelompok Pendukung ASI) dan Yukensi (Paguyuban Kakek Nenek ASI). 11. Sri Wahyuningsih, 12. Dr.Ririn Probowati, dan 13. Evi Rosita selaku Konselor ASI dan Motivator ASI.

drg. Budi Nugroho MPPM Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang menyebut bahwa dalam rangka melindungi, mendukung, mempromosikan Program ASI telah tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 yang mengatur tentang pemberian air susu ibu eksklusif serta Perda Kabupaten Jombang Nomor 2 tahun 2015 tentang pemberian asi eksklusif.

“Capaian ASI eksklusif di Kabupaten Jombang pada tahun 2021 sebesar 68,38% sudah melebihi target nasional yaitu 45%. Sedangkan capaian asi eksklusif kurang dari 6 bulan (E0-E5) sebesar 86,9% juga sudah melebihi target nasional yaitu 80%. Capaian IMD di Kabupaten Jombang tahun 2021 sebesar 76,36%. “Walaupun sudah melebihi target nasional tetap harus ditingkatkan,” ajak Budi Nugroho.

Stunting tahun 2021, kata Budi, sebanyak 7.637 anak atau (10,66%) sedangkan bayi dan balita gizi buruk tahun 2021 sebanyak 270 anak, 30% terjadi pada usia dibawah 2 tahun dan tidak mendapat asi eksklusif.

“Berbagai upaya dilakukan  untuk mendukung keberhasilan ibu menyusui salah satunya dengan kegiatan Workshop Pekan ASI ini. Perlunya dukungan dari berbagai pihak untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah No. 2 Tahun 2015 tentang ASI  eksklusif dan mendukung ibu menyusui,”tutur Budi Nugroho.

Dia menambahkan, untuk lebih meningkatkan efektifitas pencapaian upaya peningkatan pemberian ASI Pemerintah Kabupaten Jombang membuat inovasi terobosan melalui Gempita Jombang (Gerakan Masyarakat Peduli Tingkatkan ASI) demi tercapainya peningkatan derajat kesehatan ibu dan bayi dan menurunkan stunting melalui pemberian ASI.

“Saya berharap pertemuan ini membawa  keberkahan sehingga stunting di Kabupaten Jombang bisa turun drastis atau zero stunting melalui pemberian asi,” harapnya.

Bunda Motivator ASI, Wiwin Sumrambah Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang dalam sambutannya mengajak semua pihak untuk terus mendorong dan mengaktifkan kembali KP ASI dan mencegah angka pernikahan dini.

“Kunci utama keberhasilan peningkatan ASI Eksklusif adalah dengan pendidikan keluarga yang berkualitas. Para Motivator ASI harus update ilmu pengetahuan mengikuti perkembangan teknologi. Semuanya harus gotong royong bahu membahu untuk meningkatkan Zero Stunting Zero AKI dan Zero AKB. Mohon kerjasama semua pihak untuk menyatukan tekad untuk bertanggung jawab mewujudkan generasi yang berkualitas yang berkarakter dan berdaya saing,” tandas Wiwin Sumrambah.

Hadir dalam acara tersebut dr. Rony A.P. Tamba, Sp.A Ketua IKMI (Ikatan Konselor Menyusui Indonesia) Provinsi Jawa Timur selaku narasumber; Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang; Ketua TP PKK Kabupaten Jombang; DWP Kabupaten Jombang, Bhayangkari, Persit, Ketua Organisasi Profesi Kesehatan Persagi, IDI, IBI, PPNI, Direktur Rumah Sakit se Kabupaten Jombang dari Muslimat NU, Fatayat, Aisyiyah, Nasyiyatul Asisyiyah, Pimpinan Universitas, Fakultas se Kabupaten Jombang, petugas gizi se-Kabupaten Jombang, pimpinan perusahaan, konselor, motivator ASI dan Komunitas Peduli Menyusui Jombang. (*dan)

Ketum R Murjoko HW: Semua Warga PSHT Harus Patuh dan Menjauhi Perbuatan yang Melanggar Hukum

0
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab dan Wakil Bupati Sumrambah bersama Kepala OPD terkait menghadiri pengukuhan warga PSHT di Satradar 222 Kabuh, Jum'at (5/8/2022).

Ketum R Murjoko HW: Semua Warga PSHT Harus Patuh dan Menjauhi Perbuatan yang Melanggar Hukum

Jombang, layang.co – Bertempat di Satradar 222 Ploso, yang ada di Kecamatan Kabuh pada Jumat (5/8/2022) malam, sebanyak 927 orang pendekar muda tingkat 1 Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jombang tahun 2022 dikukuhkan.

Pengesahan warga PSHT dihadiri oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, Forkopimda Kabupaten Jombang, Wakil Bupati Jombang Sumrambah, Ketua Umum, R. Murjoko Hadi Wijoyo, Ketua KONI Kabupaten Jombang Heru Ariwanto yang juga Ketua PSHT Cabang Jombang.

Ketua Umum PSHT, R. Murjoko Hadi Wijoyo dalam sambutannya berpesan bahwa sebagai lembaga pendidikan non formal PSHT harus memiliki watak budi pekerti luhur, sehingga dapat mengetahui yang benar dan salah. Persaudaraan SH Terate dibangun atas dasar rasa persaudaraan tanpa memandang suku, agama, ras, golongan serta status sosial.

“Sebagaimana ikrar kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika dalam mengarungi kehidupan di masyarakat, semua warga SH Terate harus patuh dan taat terhadap kaidah dan norma-norma hukum. Menjauhi perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum, serta dapat memberikan contoh maupun menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Jombang,” tandasnya.

Pengesahan warga baru PSHT ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan 100 tahun SH Terate. Sehingga kegiatan ini juga sebagai bentuk rasa syukur.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab dalam kesempatan menyampaikan ucapan selamat dan mengapresiasi kepada  Keluarga Besar PSHT.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Jombang mengapresiasi prosesi pengukuhan, semoga semangat dan persaudaraan PSHT membara didada dalam membangun Kabupaten Jombang yang kita cintai ini,” tutur Bupati Mundjidah Wahab.

Bupati berharap PSHT tetap jaya, kukuh, dan berjaya di masa-masa akan datang dan tetap menjaga persaudaraan diantara Setia Hati Terate dari berbagai suku. PSHT juga dapat mengambil peran dalam menciptakan lingkungan yang kondusif serta tidak terpengaruh terhadap isu-isu yang mampu memecah belah persatuan.

“PSHT sebagai organisasi pencak silat yang memiliki nama besar, saya berharap mampu membawa kerukunan dan kedamaian serta contoh dalam kehidupan bermasyarakat. Kepada warga baru yang baru di kukuhkan, untuk selalu menjaga diri dari pengaruh pergaulan yang negatif, seperti narkoba, juga kerusuhan. Karena kalian merupakan generasi calon penerus perjuangan bangsa. Semangat yang ada dalam PSHT merupakan bagian dari perekat dari bangsa Indonesia untuk memperkokoh tali Persaudaraan,” tukas Bupati.

Bupati berharap, momentum peringatan 100 tahun SH Terate semakin meningkatkan komitmen yang kuat, meneguhkan rasa persaudaraan dalam menjaga persatuan dan kesatuan, serta menumbuhkembangkan semangat berkarya bagi warga baru dan anggota secara keseluruhan, dan memajukan organisasi perguruan silat.

Itu semua untuk membangun generasi muda yang kuat, cemerlang hatinya dan masa depannya serta dapat terus meningkatkan gerak langkahnya dalam setiap bidang kehidupan baik dibidang pendidikan, ekonomi, kesehatan dan sosial kemanusiaan, pungkas Bupati Mundjidah Wahab, sebagaimana disampaikan Humas Dinas Kominfo Kabupaten Jombang. (*dan)