Beranda blog

Sebanyak 200 ASN Pemkab Jombang Menerima SK Kenaikan Pangkat

0
Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo; Staf Ahli, Asisten, Kepala BKPSD, beserta jajaran Kepala OPD terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang menyaksikan Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wabah penyerahan secara simbolis kepada 200 SK ASN, Rabu, (28/09/2022).

Sebanyak 200 ASN Pemkab Jombang Menerima SK Kenaikan Pangkat

Jombang.co – Penyerahan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat (KP) Periode 1 Oktober 2022 ASN lingkup Pemkab Jombang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Jombang pada Rabu, (28/9/2022) siang.

Pada kesempatan ini sebanyak 200 orang menerima SK Kenaikan Pangkat, terdiri dari 17 orang golongan IV, 183 orang golongan III.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menyerahkan secara simbolis SK Kenaikan Pangkat kepada Drs. Bambang Sriyadi M.Si  Sekretaris DPRD Kabupaten Jombang; Dra. Enggar Imawati , Pengawas Sekolah Ahli Madya; dan Fatimah Aprilia Wijaya S.STP Pengelola Penyelenggaraan Diklat BKPSDM.

Momentum ini tentu menjadi kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri bagi para penerima SK Kenaikan Pangkat yang tentunya akan diikuti dengan peningkatan kesejahteraan, kepegawaian, maupun karir, tutur Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengawali sambutannya.

“Selamat kepada saudara-saudara yang pada hari ini menerima Surat Keputusan Kenaikan Pangkat Periode 1 Oktober 2022, Aparatur Sipil Negara lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang,” tutur Bupati Mundjidah Wahab.

Bupati berharap dengan diterimanya SK Kenaikan Pangkat ini dapat mendorong, memotivasi dan meningkatkan kinerja para ASN lingkup Pemkab Jombang serta menjadi suntikan semangat dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

Saya berharap saudara mampu mewujudkan tujuan reformasi birokrasi yakni mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik, produktif, berintegritas tinggi dan memberikan pelayanan prima berorientasi pada kinerja yang profesional, komitmen pada kepentingan rakyat serta akuntabilitas sesuai tuntutan zaman.

“Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, teruslah berinovasi dan menggali potensi yang ada di Kabupaten Jombang guna mewujudkan Jombang yang Berkarakter dan Berdaya Saing,” tandasnya. (*dan)

Said Mashar Dilantik Bupati Jadi Kades Antar Waktu Kedungbetik

0
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyerahkan SK Pelantikan/Pengukuhan Said Mashar jadi Kepala Desa Antar Waktu Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Jombang, Kamis, (29/09/2022).

Said Mashar Dilantik Bupati Jadi Kades Antar Waktu Kedungbetik

Jombang, layang.co –  Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab melantik Said Mashar, S.Sos Kepala Desa Antar Waktu Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben di  Balai Desa Kedungbetik, pada Rabu (28/9/2022) siang.

Hadir Forkopimda Kabupaten Jombang; Sekretaris Daerah beserta Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang; Camat dan Forkopimcam Kesamben, Kepala Desa Antar Waktu terpilih beserta istri dan Penjabat Kepala Desa Kedungbetik; Ketua BPD dan Ketua Panitia Pemilihan antar waktu Kepala Desa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, saya ucapkan selamat kepada Kepala Desa Antar Waktu Desa Kedungbetik yang baru saja dilantik, dengan harapan dapat membawa wajah dan pemikiran yang actual, dan inovatif dalam mengisi pembangunan di wilayah Kabupaten Jombang, khususnya di Kecamatan Kesamben serta manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar,” kata Bupati Mundjidah Wahab.

Terima kasih juga atas upaya, jerih payah dan pengorbanan para anggota BPD pelaksana pemilihan antar waktu Kepala Desa Kedungbetik, panitia pemilihan Kepala Desa di tingkat desa, serta semua pihak  yang telah mendukung terselenggaranya pemilihan antar waktu kepala Desa Kedungbetik sehingga dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif, tambahnya.

Disampaikan Bupati,  bahwa Kepala Desa dituntut untuk responsif terhadap keluhan, tuntutan, dan kebutuhan masyarakat desa. Terlebih, di era keterbukaan informasi seperti saat ini, banyak berita hoaks yang menyebar luas sehingga penting bagi seorang kepala desa mampu meluruskan segala keluhan dan pertanyaan dari masyarakatnya.

Laksanakan pengelolaan keuangan desa, tentunya dengan berprinsip dasar pemberdayaan, transparansi, dan akuntabilitas. Hindarkan diri dari perilaku korupsi,” tandasnya.

Terpilihnya saudara sebagai Kepala Desa, mencerminkan besarnya harapan masyarakat akan adanya perubahan yang lebih baik.

“Oleh karena itu, saya menghimbau untuk jadilah pemimpin desa yang inovatif sehingga mampu membawa perubahan desa ke arah yang lebih baik,” pesan Bupati Mundjidah Wahab. (*/dan).

Pasca Bentrok dengan Warga di Kabuh, Polres Jombang Tahan Seorang Tersangka

0
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha, Rabu (28/9/2022) menunjukkan barang bukti pelaku pengeroyokan dengan warga di Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang.

Pasca Bentrok dengan Warga di Kabuh, Polres Jombang Tahan Seorang Tersangka

Jombang, layang.co – Polres Jombang melalui Satreskrim mengamankan seorang tersangka  pasca kejadian tindak pidana pengeroyokan/bentrok dengan warga, pada Minggu (25/9/2022) yang terjadi di wilayah hukum Kecamatan Kabuh.

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha, S.IK  dalam jumpa pers di Mapolres Jombang, Rabu (28/9/2022) mengungkapkan, satu tersangka kini ditahan Polres Jombang. Sebelumnya, ada 8 orang saksi yang diduga terlibat yang ditahan untuk penyelidikan.

Dari keterangan para saksi yang berjumlah 7 orang, didapatkan keterangan, seorang tersangka, sebelum kejadian sempat meminum-minuman keras, menjadikan dirinya labil, tidak sadar, mudah emosi, mengarah ajak berantem.

“Bentrok dilakukan sekolompk orang yang diduga oknum perguruan bela diri pencak silat tertentu. Diduga, pemincu akibat menegak minuman keras, sehingga keseimbangan badan labil, mudah emosi. Tersangak merupakan pelaku pemukul,” terang Kasat.

Kasat menyebut, akibat bentrok atau pengeroyokan itu terdapat tiga orang korban mengalami luka. Ada yang luka senjata tajam, luka pukulan dan ada yang luka lemparan batu, pada anak perempuan penjaga warung.

“Ada yang sempat mendapat perawatan di rumah sakit, tapi saat ini sudah sadar,” papar Kasat.

AKP Giadi menguraikan, kejadian bermula dari acara nonton musik dangdut di suatu desa di Kecamatan Kudu. Dalam perjalanan pulang bebarengan dengan teman-temannya melakukan konvoi mengenakan seragam perguruan.

Sedikitnya  ada 20-an orang ikut konvoi, dalam perjalanan terjadi salah paham dengan warga sehingga terjadi bentrok. Hasil penyelidikan dan penyidikan aparat gabungan Polres Jombang dan Polsek Kabuh, diamankan 8 orang. Tujuh orang lainnya wajib lapor guna dimintai keterangan lebih lanjut, tuturnya.

“Kami tidak melarang perguruan eksis di Kabupaten Jombang, tapi kalau sudah mengarah ketindak pidana dan menimbulkan keresahan pada masyarakat, kami akan melakukan tindakkan tegas terukur, kepada siapapun yang coba-coba membuat keonaran,” ucap Kasat Serkrim dihadapan awak media.

Maka dari itu, lanjut Kasat, kami imbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Kabupaten Jombang yang kondusif, aman, damai dan tentram.

“Jika ada oknum yang coba-coba, atau siapapun yang berupaya mengacaukan kenyaman dan keamanan di Kabupaten Jombang, kami akan tindak tegas terukur,” tandas Kasat.

Tindak pidana pelaku melanggar Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. Barang bukti pakaian perguruan, ada senjata tajam tapi masih belum bisa diketahui bagaiman pemanfaatnnya, masih dalam penyilidikan, paparnya.

Kasat membatah saat dikonfirmasi apakah  adanya kaitan dengan perguruan bela diri pencak silat lain. “Kami tepis itu, tidak ada kaitan antar pergurun, murni dengan warga dan dipicu minuman keras,” pungkas Kasat Reskrim AKP Giadi.

Ef (39 tahun) tersangka, disamping Kasat mengaku, dirinya hanya melerai agar tidak terjadi bentok, namun justru dirinya mendapat pukulan dari pelaku pengeroyokan sehingga dirinya melakukan pemukulan balasan.

“Saya ingin melerai agar tidak terjadi bentrok, karena saya kenal semua warga yang ada situ, Dusun Kauman, pelaku utama saya tidak tahu karena saya datang terlambat, terakhir,” ucapnya. (dan)

SMPN 1 Sumobito, Juara Umum Kejurkab Softball Tahun 2022

0
kepala SMP Negeri 1 Sumobito, Sugeng Hariyanto menyerahkan medali kepada Juara I kelompok SMP Kejurkab Soft Ball Tahun 2022.

SMPN 1 Sumobito, Juara Umum Kejurkab Softball Tahun 2022

Jombang, layang.co – SMP NEGERI 1 Sumobito yang mengirimkan 4 tim pada Kejuaraan Kabupaten Cabor Soft Ball tahun 2022 berhasil menjadi Juara Umum.

Para pemain sekolah ini tampil menyakinkan, mampu mengalahkan lawan-lawannya pada momentum partai final pertandingan yang bertempat di lapangan bola Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang pada Sabtu – Minggu (24-25/9/2022).

Para guru MGMP PJOK Kabupaten Jombang wilayah selatan menyertai kegiatan Kejurkab Soft Bal tahun 2022.

Kejurkab tahun 2022 yang diselenggarakan di Miagan mendapat support dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PJOK – SMP Kabupaten Jombang wilayah selatan. Para guru tersebut mendapat kesempatan praktik olahraga soft ball di bawah pembinaa teknis dari Ketua Cabor Perbasasi Kabupaten Jombang, Sunarsih, yang juga guru SMPN 1 Sumobito.

SMPN 1 Sumobito  menerjunkan 2 tim putra dan 2 tim putri. Mereka memperoleh 4 medali. Yakni pada U-15, Juara I tim A putra dan Tim A putri. Juara II putri tim B, Juara III putra tim B.

Untuk kelompok SMP Putri Juara II diambil SMPN 2 Mojoagung, untuk putra Juara III dimiliki SMPN 2 Mojoagung.

Dengan rekam prestasi tersebut, menjadi SMPN 1 Sumobito, konsisten sebagai basis olahraga Soft Ball di Kabupaten Jombang.

Pada kelompok SMA U-18, Juara putra masing-masing secara berurutan diduduki SMAN Kesamben, SMA Mojoagung, SMA Budi Utomo Perak. Sedangkan kelompok SMA putri, Juara I SMA Negeri Mojoagung, Juara II SMA Negeri  Kesamben, Klub Walet Juara III.

Pemain SMA Negeri Kesamben dan pemain SMA Negeri Mojoagung mayoritas merupakan pelajar yang semula berasal dari SMPN 1 Sumobito.

Sunarsih, M.MPd menyampaikan, secara umum pelaksanaan berjalan lancar. Bisa memantau atlet berbakat, berpotensi medali diajang Porprov Jatim VIII tahun 2023.

“Dari pembinaan ini, semoga pada Porprov mendatang, bisa dipertandingkan, dan kita bisa mempertahankan perolehan medali pada eksebisi bersamaan dengan Porprov VII tahun 2022 lalu di Jember,” katanya.

Hasil eksebisi di Jember, tim putri Jombang berhasil memboyong medali emas, dan putra medapat perak. “Semoga kita mempertahankan prestasi tersebut,” tandasnya. (dan)

DPMD Jombang Launching Aplikasi Elektronik Bantuan Keuangan Khusus Desa

0
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab melounching aplikasi EE BUK KADES di ruang Bung Tomo, Senin (26/9/2022).

DPMD Jombang Launching Aplikasi Elektronik Bantuan Keuangan Khusus Desa

Jombang, layang.co  – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang meluncurkan aplikasi khusus BKK Sarpras Desa yang diberi nama “EE BUK KADES”. Yakni, (Elektronik Bantuan Keuangan Khusus Desa) dalam rangka peningkatan kualitas perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan monitoring BKK Sarpras Desa.

Launching EE BUK KADES dan Sosialisasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Sarpras Desa P-APBD tahun 2022 yang dihadiri Camat dan Kepala Desa tersebut diselenggarakan di ruang Bung Tomo – Pemkab Jombang pada, Senin (26/9/2022).

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab hadir  melaunching Inovasi EE BUK KADES didampingi oleh Sekdakab Agus Purnomo, S.H, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Purwanto MKP, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Sholahuddin Hadi Sucipto.

“Alhamdulillah, inovasi-inovasi OPD di lingkup Pemkab Jombang ini keren-keren dan sangat luar biasa,” ucap Bupati Mundjidah Wahab mengawali sambutannya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi keberhasilan peningkatan status desa yang merupakan kerja bersama antara pemerintah Kabupaten Jombang dan Pemerintah Desa.

Salah  satu bentuk kebijakan pemerintah Kabupaten Jombang untuk meningkatkan status desa adalah adanya Bantuan Keuangan Khusus Sarpras Desa yang diberikan kepada Pemerintah Desa.

“Tahun 2019 hanya ada 6 desa berstatus mandiri dan pada tahun 2022 berkembang menjadi 47 desa berstatus mandiri, serta sejak tahun 2020 sudah tidak ada desa dengan status sangat tertinggal dan tertinggal di Kabupaten Jombang,” ungkap Bupati.

Oleh karenanya, dengan Bantuan Keuangan Khusus kepada Desa Bidang Sarana dan Prasarana Desa dan aplikasi EE BUK KADES adalah;

Pertama, untuk mendorong pemerataan dan perkembangan wilayah dengan membuka akses hasil produksi dan penyediaan sarana dan prasarana infrakstruktur perdesaan.

Kedua, untuk meningkatkan pemberdayaan dan menumbuhkan perekonomian masyarakat perdesaan. Ketiga,  mengoptimalkan pelayanan dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Bantuan Keuangan kepada Desa khusus bidang sarana dan prasarana desa tersebar di Kabupaten Jombang dengan lingkup kegiatan meliputi: infrastruktur jalan desa, jembatan, dan bangunan air; bidang sarana dan prasarana desa; pengembangan desa wisata.

Total anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) ke Desa pada P-APBD 2022 adalah Rp. 15.202.990.000,- (lima belas milyar dua ratus dua juta sembilan ratus sembilan puluh ribu rupiah) diberikan kepada 92 desa, dengan jumlah kegiatan sebanyak 137  kegiatan.

“Bantuan keuangan ini bersifat khusus, dalam arti peruntukan, lokasi dan besarannya ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang, untuk membangun infrastruktur tingkat pedesaan sesuai kewenangan desa,” terangnya.

Bupati minta, kepada semua Camat, Kepala Desa, Perangkat Desa dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam penerimaan BKK desa ini benar-benar paham dan mengerti dengan anggaran BKK Desa yang sangat besar ini.

Diharapkan, dapat dikelola dengan baik, hati-hati dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan agar terhindar dari penyelewengan. “Jangan sampai karena ketidaktahuan dan ketidakpahaman kita, memunculkan permasalahan di kemudian hari,” saran Bupati.

Kepala Dinas PMD, Sholahuddin Hadi Sucipto mengatakan, bahwa aplikasi EE BUK KADES merupakan Sistem Informasi yang Berbasis Web/Internet yang mengintegrasikan dengan sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

“BKK Desa Bidang sarpras dimaksudkan untuk mempercepat akselerasi pembangunan perdesaan dalam rangka menyeimbangkan pertumbuhan perekonomian desa melalui pembangunan/peningkatan infrastruktur perdesaan,” beber Sholahuddin, mantan Kabag Humas Pemkab Jombang.

Dia menandaskan, BK diselenggarakan untuk mensupport kemandirian desa agar lebih baik lagi. Saat ini, katanya,  Desa Mandiri sudah mencapai 47. Desa berkembang 76, dan sebanyak 147 sudah maju.

“Tinggal 76 yang harus naik level. Desa yang berprestasi dan memberikan kinerja yang bagus yang akan mendapatkan apresiasi,” tutur Sholahuddin.

Harapannya, tambah Kepala DPMD,  dengan adanya launching dan sosialisasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Sarpras Desa P-APBD tahun 2022  ini segera dilakukan pencairan sehingga tidak ada penundaan diakhir tahun ini,” katanya.

Sholahuddin juga menyebutkan, bahwa Indeks Desa Membangun (IDM) meletakkan prakarsa dan kuatnya kapasitas masyarakat, sebagai basis utama dalam proses kemajuan dan keberdayaan desa yaitu meliputi aspek ketahanan sosial, ekonomi dan ekologi. Sehingga indeks ini difokuskan pada upaya penguatan otonomi desa melalui pemberdayaan masyarakat, pungkasnya sebagaimana diinformasikan Humas Dinas Kominfo Kabupaten Jombang. (dan)

Perumdam Tirta Kencana Perluas Jaringan Air Bersih di Daerah Krisis

0
Petugas lapangan Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang memasang jaringan di lingkungan perumahan di perdesaan di Kecamatan Kabuh.

Perumdam Tirta Kencana Perluas Jaringan Air Bersih di Daerah Krisis

Jombang, layang.co – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kabupaten Jombang komitmen memenuhi permintaan warga dalam hal penyambungan jaringan air bersih.

Komitmen implementasi itu utamanya ditujukan ke warga masyarakat yang bermukim di wilayah perdesaan yang mengalami krisis air bersih, air minum.

Direktur Perumdam Tirta Kencana, Khoirul Hasyim, menyampaikan berkaitan dengan empat tahun kepemimpinan Bupati Jombang Mundjidah Wahab dan Wabup Sumrambah, prestasi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana makin membumi.

“Hingga pada pertengahan Oktober 2022 ini, tercatat 1.407 pelanggan baru. Selain itu, menyambut HUT empat tahun kepemimpinan Bupati-Wabup ada promo murah untuk pelanggan,” papar mantan dosen STKIP PGRI Jombang ini.

Khoirul Hasyim menyampaikan, sesuai tupoksi Perumdam Tirta Kencana Jombang, pihaknya komitmen menyediakan layanan air bersih, sehat, layak minum dan aman.

Ada beberapa capaian yang telah dilakukan sepanjang 2022 ini. Pertama, memperluas wilayah pelayanan di wilayah rawan air dan stunting. Meliputi delapan dusun di Desa Banjardowo Kecamatan Kabuh.

”Kita juga sudah menyediakan layanan air bersih di empat Dusun Desa Kedungjati Kecamatan Kabuh, dimana wilayah itu sejak dulu dikenal dengan airnya yang asin,’’ ungkap Direktur kepada awak media.

Dalam mendukung program kawasan industri, kata Hasyim, pihaknya juga telah memperluas jaringan layanan air di wilayah Kabuh – Ploso. Tercatat ada tujuh pabrik yang bergabung untuk mendapat layanan air bersih dari PDAM.

”Sebagai wujud implementasi Perbup Nomor 50 tahun 2022 tentang Penyediaan air baku bagi instansi vertikal, instansi pemerintahan daerah dan pelaku usaha di wilayah Jombang, hingga saat ini ada 13 perumahan yang di wilayah Kudu, Ploso, Peterongan, Jombang yang sudah kita cover ketersediaan airnya,’’ papar dia.

Sepanjang 2022, Perumdam Tirta Kencana juga komitmen mendekatkan diri kepada pelanggan. Diantaranya, menyediakan berbagai promo menarik, misalnya promo pemasangan pada peringatan Hari Air Sedunia, promo Ramadhan, promo hari lingkungan hidup, promo HUT Proklamasi RI.

”Kedepan dalam momentum HUT empat tahun kepemimpinan Bupati-Wabup ada promo murah Rp 500 ribu untuk instalasi baru,’’ jelasnya.

Dirut Perumdam mengutarakan, selama 2022 ini, pelanggan Perumdam telah bertambah 1.407 sambungan rumah. Hal itu, tak lain dari komimen dan pembinaan Bupati Jombang Mundjidah dan Wabup Sumrambah.

Menukil sebagaimana informasi yang disampaikan Radar Jombang, Senin (26/9/2022), Hasyim mengatakan, sebagai wujud mendukung program pemerintah menekan angka stunting.

“Kami juga berikan promo besar besaran yakni Rp 250 ribu untuk pemasangan bagi pelanggan di wilayah daerah stunting,’’ pungkas Dirut Perumdam Tirta Kencana. (*dan)

Fasilitasi Upacara Alun-alun Jombang Dari Bank Jatim Peduli 2022 Resmi Diserahkan

0
Bupati Jombang didampingi Sekdakab dan Kepala OPD terkait menerima kunjungan Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Jatim, Toni Prasetyo bersama Pimpinan Cabang Bank Jatim, Mutaalifin Efendhy di Alun-alun Jombang.

Fasilitasi Upacara Alun-alun Jombang Dari Bank Jatim Peduli 2022 Resmi Diserahkan

Jombang, layang.co  Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab  didampingi Sekretaris Daerah, Agus Purnomo beserta seluruh jajaran Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang menerima kunjungan Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Jatim, Toni Prasetyo bersama Pimpinan Cabang Bank Jatim, Mutaalifin Efendhy di ruang tamu Swagata Pendopo Kabupaten Jombang untuk menyerahkan CSR Bank Jatim Peduli tahun 2022, pada Senin (26/9/2022).

Usai dari Swagata Pendopo, selanjutnya Bupati bersama jajaran Direksi Bank Jatim menuju ke Alun-alun Jombang disisi bagian utara untuk meresmikan CSR Alun Alun Jombang yang ditandai dengan pengguntingan pita dan penyerahan mock up Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim Peduli “Revitalisasi Alun-alun Kabupaten Jombang” dari Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Jatim, Toni Prasetyo Kepala Bupati Mundjidah Wahab.

Revitalisasi bertujuan menjadikan Alun-alun Jombang sebagai ruang terbuka yang dapat digunakan untuk kegiatan masyarakat, baik formal maupun informal. Pembangunan revitalisasi untuk mempercantik dan menata Alun Alun Jombang agar lebih representatif. Teknis pekerjaan revitalisasi Alun-alun Jombang dibagian utara, tetap mengacu pada masterplan yang sudah ditentukan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang Saya menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas terselenggaranya acara penyerahan CSR Bank Jatim Peduli 2022, yang mana, tahun ini diwujudkan dalam revitalisasi Alun-Alun Jombang,” kata Bupati.

Disampaikan oleh Bupati, Alun-alun Jombang ini selain ada ruang terbuka hijau, playground sebagai sarana tempat edukasi dan bermain bagi anak anak, juga ada fasilitasi untuk pelaksanaan upacara. Tempat upacara ini juga dapat dimanfaatkan anak-anak untuk tempat pementasan anak-anak juga berolahraga,” tutur Bupati Mundjidah Wahab.

“Saya berharap kita semua turut menjaga,  merawat dan memanfaatkan bantuan CSR Bank Jatim ini dengan sebaik baiknya. Semoga Bank Jatim terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat Jawa Timur,” tutur Bupati Mundjidah Wahab.

Disampaikan oleh Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Jatim, Toni Prasetyo bahwa Pemberian CSR dari Bank Jatim 303 juta rupiah ini merupakan wujud perhatian dan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, program Bank Jatim Peduli merupakan salah satu bentuk sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Jombang dan Bank Jatim dalam pengelolaan lingkungan terutama meningkatkan ruang terbuka hijau atau ruang publik. “Semoga program ini memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Jombang,” pinta Toni Prasetyo. (dan)

Empat Tahun Kepemimpinan, Bupati-Wabup Apresiasi Semua Pihak

0
Ketua DPRD Kabupaten Mas'uda Zuremi (kiri/kacamata)-Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab-Wakil Bupati Sumrambah bersama memegang nasi pucuk tumpeng tasyakuran tahun ke-4 kepemiminannya.

Empat Tahun Kepemimpinan, Bupati-Wabup Apresiasi Semua Pihak

Jombang, layang.co – Doa bersama mensyukuri perjalanan empat tahun kepemimpinan Bupati Jombang Mundjidah Wahab dan Wakil Bupati Sumrambah menjalankan amanah berlangsung sederhana.

Tasyakuran pada Sabtu (24/9) malam, Bupati didampingi Wabup melaporkan capaian kinerja selama empat tahun memimpin Jombang sekaligus mengapresiasi semua pihak yang turut berkontribusi membangun Jombang.

Acara yang dikemas dengan tumpengan, doa bersama di halaman parkir Pemkab dihadiri undangan terbatas. Ada dari unsur alim ulama, KH. Ahmad Muwafiq, yang memberikan ceramah di akhir acara.

Ahmad Masduki Abdurahman Al Hafidz memimpin Istighosah. Wakil Bupati Jombang, Sumrambah;  Forkopimda Kabupaten Jombang; Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jombang; Asisten, Staf Ahli Bupati beserta Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang; Kepala Kemenag Kabupaten Jombang, Pimpinan Perusda, Pimpinan Perbankan.

Selain itu juga para Danramil, Kapolsek, Kades, Kepala Kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibnas se-Kabupaten Jombang; Ketua MUI, Pimpinan Cabang NU, Ketua PD Muhammadiyah, Ketua DPD LDII, Pimpinan Pondok Pesantren, Ketua PD Aisyiyah; Ketua PC Muslimat, Fatayat dan GP Ansor;Ketua DPC, DPD Partai Kabupaten Jombang, Organisasi Wanita dan organisasi masyarakat.

Mengawali sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur karena bisa menjalankan amanah empat tahun kepemimpinannya.

”Alhamdulillah kami bisa melaksanakan amanah empat tahun kepemimpinan dan tinggal satu tahun persisnya 24 September 2023 kami telah selesai melaksanakan amanah bersama Bapak Wakil Bupati,’’ tuturnya.

Bupati Mundjidah Wahab menyampaikan, selama empat tahun menjalankan kepemimpinan, pelayanan terbaik terus ditingkatkan.

”Alhamdulillah produksi pangan kita surplus baik di bidang pertanian, peternakan dan perikanan. Untuk infrastruktur juga kita lanjutkan 70 persen jalan kita dalam kondisi baik, dan rusak berat sebanyak 2 persen selebihnya rusak ringan dan sedang,’’ terangnya.

Selain itu, upaya pengendalian banjir juga dilakukan. Misalnya, memperbaiki tanggul rusak, perbaikan embung dan reboisasi.

”Untuk itu pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bapak ibu semua, unsur OPD, organisasi sosial kemasyarakatan dan seluruh masyarakat Jombang atas partisipasi dan kerjasamanya dalam mendukung pembangunan Jombang yang Berkarakter dan Berdaya Saing. Hal ini juga tak lepas dari dukungan DPRD Jombang,’’ jelasnya.

Beberapa program unggulan, seperti program Jombang berkadang Rp 200 juta setiap desa, hingga pemberian bansos untuk guru PAUD/TK dan operasi pasar di 21 kecamatan yang dianggarkan Rp 6,1 miliar merupakan salah satu strategi pendorong pembangunan ekonomi di masyarakat.

“Saya berharap program ini dapat membantu masyarakat untuk kuat menghadapi tantangan ekonomi. Kita kedepan juga terus bekerja untuk pemenuhan janji-janji politik termasuk penyempurnaan gedung kesenian, penyediaan 80.000 tenaga kerja dan fasilitasi Mall pelayanan publik,’’ papar Bupati Mundjidah Wahab didampingi Wakil Bupati Sumrambah.

Pihaknya optimistis dapat menuntaskan janji politik hingga setahun kedepan. Tentunya dengan dukungan dan sinergi semua pihak.

”Kami akan bekerja keras dalam rentang waktu 1 tahun ke depan. Meskipun banyak tantangan tapi kita terus berharap dan mengharap pada Allah akan menguatkan kita semuanya untuk bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jombang,’’ pungkasnya. (*/dan)

Soft Ball Gelar Kejurkab Berharap Dipertandingkan di Porprov 2023

0
Tim Putra sedang melakukan pertandingan soft ball di lapangan bola Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung.

Soft Ball Gelar Kejurkab Berharap Dipertandingkan di Porprov 2023

Jombang, layang.co – Olahraga Soft Ball yang masuk dalam Cabor PERBASASI Kabupaten Jombang menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Tahun 2022, pada 24-25 September.

Kejuaraan yang digelar di lapangan bola sepak Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung itu diikuti enam lembaga sekolah yang sudah mengembangkan olahraga soft ball. Yakni SMA Negeri Kesamben, SMA Negeri Mojoagung, dan SMA Budi Utomo, Kecamatan Perak.

Selain itu, ada Klub Walet, kemudian SMP Negeri 1 Sumobito dan SMP Negeri 2 Mojoagung. Dari jumlah peserta tersebut terdapat 16 tim yang bertanding. Diantaranya, SMA putra ada 4 tim, yang putri ada 3 tim. Sedangkan pada kategori SMP putra ada 5 tim dan putri ada 4 tim.

“Juaranya ada usia-13 tahun dan usia 15 tahun, masing-masing kita ambil Juara 1, Juara 2 dan Juara 3,” kata Ketua Umum Cabor PERBASASI Kabupaten Jombang, Sunarsih, M.M.Pd, di sela mengawasi jalannya pertandingan, Sabtu (24/9/2022).

HM Setyo Wahyu, Wakil Ketua KONI Kabupaten Jombang ketika membuka acara pembukaan mengatakan, agar semua peserta mengikuti kegiatan dengan serius. Sebab dalam event ini merupakan momentum menjaring atlet dan tim terbaik, guna persiapan Porprov Jatim tahun 2023 mendatang.

Drs HM Setyo Wahyu (Jujuk), MM membuka acara, Sabtu (24/9/2022).

“Insya Allah…cabang olahraga Soft Ball pada Porprov tahun 2023 mendatang dipertandingkan, dan Kabupaten Jombang menjadi tuan rumah. Penunjukkan ini berdasarkan hasil survey venue yang dilakukan oleh KONI Provinsi Jawa Timur. Semoga tidak berubah, karena Kabupaten Jombang bersama Kab/Kota Mojokerto dan Kabupaten Sidoarjo sebagai tuan rumah,” papar Setyo Wahyu yang akrab dipanggil Jujuk ini.

Lebih lanjut Jujuk menyampaikan, kepada atlet atau pemain soft ball pemula, diminta belajar yang serius, minta petunjuk yang benar bagaimana teknik permainan olahraga soft ball.  Misalnya,  bagaimana cara melempar bola yang akurat, dengan cara lari cepat seperti apa agar tidak kena dis, atau foltball.

“Saya sarankan, Pengurus Soft Ball Jombang supaya segera mencari lokasi lapangan yang tepat, yang bisa disaksikan oleh banyak orang, mengingat pertandingan sott ball ini belum banyak diketahui publik,” tuturnya.

Dibagian lain, Sunarsih, sangat berharap cabor Soft Ball bisa dipertandingkan pada momen multi event Poprorv 2023. Mengingat pada Porprov 2022 lalu di Jember, Soft Ball sudah mengikuti eksebisi.

“Kontribusi Soft Ball sejauh ini, belum untuk Jombang, namun sudah sering pemain PERBASASI Jombang masuk tim Provinsi Jawa Timur, pada PON, Kejurnas, atau antar Klub secara nasional,” kata Sunarsih.

Untuk diketahui, atas kerja keras Sunarsih pada aktivitas di Soft Ball, bisa mengantarkan tiga orang putranya masuk ke Kepolisian, berkat prestasi di tingkat provinsi dan nasional, seperti Daru Sudrajat Sumanjaya, Caca Mahardika, dan Raynaldi Philip Sumanjaya.

“Alhamdulillah, anak-anak menyukai olahraga ini. Sehingga bisa mengantarkan masa depan mereka yang sekarang ini sudah tugas di institusi Kepolisian Republik Indonesia,” ucap syukur Sunarsih, guru SMPN 1 Sumobito yang juga mantan atlet SEA Game dari Kabupaten Jombang ini. (dan)

Tiga Raperda Diantaranya Jombang Kabupaten Layak Anak Disetujui DPRD

0
Bupati Jombang bersama Ketua DPRD dan Para Wakil Ketua DPRD disaksikan Forkopimda Kabupaten Jombang, seluruh Anggota DPRD Kabupaten Jombang dan Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang, menandatangani Berita Acara Persetujuan tersebut di ruang rapat DPRD Kabupaten Jombang, Kamis (22/9/2022).

Tiga Raperda Diantaranya Jombang Kabupaten Layak Anak Disetujui DPRD

Jombang, layang.co – Seluruh Fraksi DPRD Kabupaten Jombang pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jombang, Kamis (22/9/2022) dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Jombang terhadap Jawaban Bupati Jombang, telah menyetujui 3 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) tahun 2022.

“Alhamdulillah seluruh Fraksi DPRD Kabupaten telah menyampaikan pandangannya dan menyetujui 3 (tiga) Raperda Kabupaten Jombang tahun 2022 untuk disetujui dan disahkan menjadi Peraturan Daerah,” kata Ketua DPRD Kabupaten Jombang H. Mas’ud Zuremi.

Adapun 3 (tiga) Raperda yang disetujui untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) tersebut diantaranya: 1. Raperda tentang Penyelenggaraan Infrastruktur Pasif Telekomunikasi; 2. Raperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Jombang Tahun 2022-2042; 3. Raperda tentang Kabupaten Layak Anak. (dan)