Perangi Stunting, Bupati Ajak Muslimat dan Fatayat Sosialisasi Asupan Gizi
Jombang, layang.co – Sebagaimana konsep pemerintahan Pentahelix, sangat dibutuhkan peran serta masyarakat untuk melayani masyarakatnya guna mewujudkan Jombang Berkarakter dan Berdaya Saing.
Muslimat dan Fatayat Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Jombang kita diajak untuk ikut mensosialisasikan terkait gizi bagi Lanjut Usia (Lansia) serta memerangi stunting, sehingga angka stunting di Kabupaten Jombang bisa menurun.
Hal tersebut diutarakan Bupati Jombang Hj Munjidah Wahab saat membuka: “Sosialisasi Gizi Lansia dan Itsbat Nikah Terpadu dalam rangka Peningkatan Kapasitas Kader Muslimat dan Fatayat Kabupaten Jombang,”.
Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab digelar di Ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang (17/01/2022) itu menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang serta Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Jombang.
Bupati berharap, ilmu yang diberikan pada sosialisasi kali ini bisa menjadi ilmu yang manfaat. “Menjadikan Lansia-lansia yang sehat, Lansia bahagia, Lansia yang sejahtera. Diberikan panjang umur dan barokah,” ujarnya.
Bupati Jombang juga mengatakan, penanganan permasalahan stunting di Kabupaten Jombang bukan tugas pemerintah saja. Namun juga diperlukan pelibatan unsur-unsur masyarakat.
“Setelah ini nanti ada Tim Percepatan Penanggulangan Stunting. Untuk itu, nanti tim ada perwakilan dari tokoh masyarakat, termasuk ibu-ibu Fatayat, Muslimat,” terang Bupati.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang, Budi Nugroho menjelaskan, Muslimat dan Fatayat NU merupakan organisasi masyarakat yang terdepan dan terdapat di semua lapisan.
“Kaitannya dengan program-program kesehatan, Pengadilan Agama juga berperan penting dalam memberikan pembinaan dan pemahaman bagi usia Pra Nikah. Usia harapan hidup ini akan semakin meningkat. Makanya kenapa gizi Lansia kami berikan, supaya Muslimat dan Fatayat bisa menyampaikan ke masyarakat, terkait bagaimana pengelolaan kesehatan Lansia,” jelas Budi Nugroho.
“Kemudian Itsbat Nikah. Kenapa juga digabungkan, dari sisi kami, ini merupakan komitmen bersama dalam rangka penurunan stunting,” pungkas Budi Nugroho.
Dalam acara tersebut selain hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dan Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Jombang selaku narasumber, juga Ketua PC Muslimat Kabupaten Jombang dan Ketua PC Fatayat Kabupaten Jombang; Ketua PAC Muslimat dan 3 (tiga) orang pengurus dari 21 kecamatan se-Kabupaten Jombang. (*dan)














