Dorong Koperasi Berkompetisi Gerakan Usaha di Era Pandemi Covid-19

- Penulis

Selasa, 23 November 2021 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab (berkacamatan) menyaksikan beragam produk pelaku usaha koperasi di Kabupaten Jombang,

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab (berkacamatan) menyaksikan beragam produk pelaku usaha koperasi di Kabupaten Jombang,

Dorong Koperasi Berkompetisi Gerakan Usaha di Era Pandemi Covid-19

Jombang, layang.co – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang kembali menggelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah PK2UKM Pelatihan Kompetensi bagi koperasi ritel di Pendopo Pemkab Jombang, dengan tema “Tantangan Peluang Gerakan Koperasi dan Usaha Mikro di Era Pandemi”.

Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas SDM perangkat koperasi dalam pengelolaan lembaga koperasi demi terwujudnya koperasi yang sehat kuat mandiri dan berkembang dengan baik di Kabupaten Jombang.

Hadir Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab, Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Jawa Timur Dr. Andromeda, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Senen, S.Sos MSi, Kepala BP Jamsostek Cabang Jombang, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Jombang Binti Kristanti serta narasumber dari Fakultas Ekonomi Universitas Darul ulum Jombang Linda Ratna Sari, SE MSi yang menyampaikan materi Kewirausahaan.

Disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Ilham Hero Koentjoro, dalam kondisi usaha yang sulit di masa pandemi Covid-19 sangat diperlukan dukungan dan peran Pemerintah Daerah dalam berbagai hal baik pada sisi kebijakan operasional bantuan permodalan maupun penguatan kualitas sumber daya manusia.

Oleh karenanya dengan kegiatan ini diharapkan peserta pelatihan yang terdiri dari Koperasi Konvensional, Koperasi Syariah dan Koperasi Pondok Pesantren, KTNA mempunyai standar kompetensi dalam pengelolaan koperasi retail. Peserta juga mampu menyusun dan menyajikan laporan keuangan yang baik dan benar bagi koperasi ritel. Dalam kegiatan ini juga disosialisasikan manfaat program BP Jamsostek bagi pelaku usaha koperasi dan usaha mikro.

“Hari pertama Pembukaan Pelatihan Kompetensi bagi Koperasi Ritel Angkatan III di Pendopo Kabupaten Jombang dan dirangkai dengan Dialog Interaktif Warung Pojok Kebonrojo bersama narasumber Bupati Jombang, Wakil Bupati, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Jawa Timur Dr. Andromeda, Kepala BP Jamsostek Cabang Jombang, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Jombang Binti Kristanti serta Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang  Sedangkan hari kedua dan ketiga pelatihan dilanjutkan di ruang pertemuan Koperasi Sejahtera”, jelas Ilham Hero Koentjoro, Asisten Perekonomian Dan Pembangunan.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab mengapresiasi positif dilaksanakannya kegiatan pelatihan bagi para Ketua Koperasi. “Pandemi Covid-19 membuat kita melaksanakan kegiatan secara terbatas dan bertahap. Pandemi Covid-19 telah melumpuhkan berbagai sektor. Termasuk ekonomi. Banyak usaha berskala besar mengalami stagnasi atau berhenti aktivitasnya. Namun Koperasi terbukti lebih tangguh dalam menghadapi situasi saat ini”, tutur Bupati Mundjidah Wahab.

Oleh karenanya dengan dilaksanakannya pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM perangkat koperasi dalam pengelolaan lembaga koperasi menjadi penting untuk mendukung terwujudnya koperasi yang sehat kuat mandiri dan berkembang dengan baik di Kabupaten Jombang. Jika SDM nya tangguh, koperasinya tangguh, Indonesia akan maju. Koperasi harus menjadi penggerak UMKM, tandasnya.

Baca Juga:  Dinas Ketahanan Pangan Wujudkan Desa Made Jadi Demapan, Dilaunching oleh Pj Bupati Jombang

Pemkab Jombang berkomitmen kuat untuk terus memajukan koperasi, baik koperasi yang aktif maupun tidak aktif akan terus dibina hingga dapat menjadi koperasi yang sehat. Koperasi Sehat Usaha Mikro Kuat.

Pemerintah juga telah menyusun konsep digitalisasi koperasi untuk mendorong kemudahan peningkatan kualitas koperasi. Di masa pandemi saat ini, koperasi harus tetap bergerak secara produktif dan kreatif.

Saat ini, pemerintah fokus dalam modernisasi koperasi dengan tata kelola yang baik atau Good Cooperative Governance (GCG) dalam upaya meningkatkan daya saing koperasi agar adaptif terhadap perubahan.

Modernisasi koperasi ini akan difokuskan pada pengembangan koperasi multi pihak, fokus pada sektor riil, kemudahan kemitraan, kemudahan pembiayaan dan juga terdigitalisasi.

“Saya ingin dengan adanya pelatihan ini koperasi yang ada di Kabupaten Jombang nantinya dapat lebih maju dan profesional,” pungkas Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab

Wakil Bupati Jombang, Sumrambah dalam penjelasannya menyampaikan tentang peran Koperasi dan Usaha Mikro. Menurutnya ada sejumlah inisiatif yang dapat dilakukan untuk penguatan dan modernisasi koperasi. “Pertama, melakukan perbaikan sistem kemudahan usaha yang memungkinkan koperasi bisa mengakses pasar yang lebih luas; kedua, koperasi harus masuk ke sektor-sektor ekonomi unggulan nasional yaitu pangan, komoditi maritim, pariwisata, dan industri pengolahan; ketiga, pembiayaan yang ramah untuk umkm dan koperasi, sehingga dapat menjadi partner pemerintah untuk mensukseskan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)”, paparnya.

“Tetapi perlu diingat dan hati-hati bahwa pada masa pendemi ini koperasi yang bergerak disektor keuangan atau simpan pinjam sangat rentan dan mudah terkontaminasi dengan investasi bodong (pinjaman on line/pinjol) yang mengatasnamakan koperasi, sehingga perlu disiapkan sistem pengawasan dan penjamin simpanan di Koperasi agar bisa memberikan rasa aman bagi mereka yang menaruh simpanan atau investasi di koperasi mengikuti perkembangan dunia usaha saat ini dan arus informasi serta iklim keterbukaan” tambahnya.

Melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dapat membangun koperasi berbasis IT, penguatan kelembagaan dan pengawasan koperasi. Kita dorong kelompok masyarakat menjadi anggota koperasi, fokus pada akses pembiayaan serta fokus pada koperasi sektor riil yang berorientasi ekspor dan padat karya, tandas Wakil Bupati Jombang Sumrambah yang juga Ketua KTNA Jawa Timur.

Pada acara tersebut juga diserahkan secara Simbolis Pemberian Bantuan Kewirausahaan dari Kemenkop kepada 11 Usaha Mikro. Secara simbolis juga diserahkan kepersertaan Koperasi dan Usaha Mikro pada BPJS Ketenagakerjaan. Secara simbolis diserahkan Kartu Peserta Koperasi Wanita Sekar ARUM Desa Japanan, sebagaimana disiarkan Humas Dinas Kominfo Kabupaten Jombang, Selasa (23/11/2021). (dan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT JAPFA Serahkan Kandang Ayam ULU ke Pemkab Jombang, untuk Dorong Kebangkitan Peternak Lokal
Presiden Prabowo Bantu 100 Becak Litrik untuk Warga Jombang
Kecamatan Perak Gelar Pesta Rakyat UMKM dan Sedekah Bumi, Wujud Syukur dan Penguatan Ekonomi Lokal
Sebanyak 10 Buruh Tani Cengkeh Desa Ngampungan, Bareng Peroleh Bantuan Langsung Tunai DBHCHT
Produk Unggulan UMKM Jombang Ikuti Pameran di  Jatim Fest 2025
Tomat Harga Anjlok, Ditumbas Bupati Kemudian Dibagikan Kepada Warga Jombang
Ada 88 Perajin Tahu yang Olah 84 Ton Kedelai/Hari di Jogoroto, Pemkab Jombang Bersinergi Bangun IPAL Senilai Rp 7,7 M
Bazar Gerakan Pangan Murah di Jombang, Diserbu Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 19 Desember 2025 - 11:32 WIB

PT JAPFA Serahkan Kandang Ayam ULU ke Pemkab Jombang, untuk Dorong Kebangkitan Peternak Lokal

Senin, 24 November 2025 - 21:25 WIB

Presiden Prabowo Bantu 100 Becak Litrik untuk Warga Jombang

Jumat, 24 Oktober 2025 - 10:13 WIB

Kecamatan Perak Gelar Pesta Rakyat UMKM dan Sedekah Bumi, Wujud Syukur dan Penguatan Ekonomi Lokal

Jumat, 10 Oktober 2025 - 11:38 WIB

Sebanyak 10 Buruh Tani Cengkeh Desa Ngampungan, Bareng Peroleh Bantuan Langsung Tunai DBHCHT

Jumat, 3 Oktober 2025 - 13:16 WIB

Produk Unggulan UMKM Jombang Ikuti Pameran di  Jatim Fest 2025

Berita Terbaru

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang Isawan Nanang Risdiyanto S.Hut., M.Si., bersama dewan pengupahan menyampaikan pengumuman UMK Kabupaten Jombang untuk tahun 2026, Rabu (24/12/2025).

Rp 3.320.770 UMK di Kabupaten Tahun 2026

Jumat, 26 Des 2025 - 11:24 WIB