Tiap Hari Warga Jombang Produk Sampah 527 Ton

- Penulis

Jumat, 16 September 2022 - 06:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Pasang Iklan Murah di Layang.co!
Pasang Sekarang

Bupati Hj Mundjidah Wahab  membuka focus group discussion (FGD) terkait penelitian ilmiah berjudul “Berantas Suleten" pendekatan Sosial Ekologi.

Bupati Hj Mundjidah Wahab membuka focus group discussion (FGD) terkait penelitian ilmiah berjudul “Berantas Suleten" pendekatan Sosial Ekologi.

Tiap Hari Warga Jombang Produk Sampah 527 Ton

Jombang, layang.co  – Bupati Jombang mengungkapkan bahwa Kabupaten Jombang memiliki jumlah penduduk sebanyak 1.318.062 jiwa, dimana timbulkan sampah perhari sebesar 527 ton.

Data Dinas Lingkungan Hidup ini semakin ironis, sebab sampah yang terkelola hanya 24% atau sebesar 126 ton. Pengurangan hanya sebesar 13 persen atau 69 ton perhari, dan ada 63 persen timbunan sampah, setara 332 ton per hari sampah belum tertangani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut diutarakan Bupati Hj Mundjidah Wahab saat membuka focus group discussion (FGD) terkait penelitian ilmiah berjudul “Berantas Suleten” pendekatan Sosial Ekologi sebagai upaya penyadaran perilaku membuang diapers ke sungai bagi masyarakat Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas” yang dilaksanakan di Aula MAN 1 Jombang Jum’at, (16/9 2022) pagi.

Kebijakan dan strategi Kabupaten Jombang, lanjut Bupati, dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga tertuang dalam Peraturan Bupati Nomor 52 tahun 2019, ada target penanganan sampah sebesar 70% pada 2025 setara dengan 512 ton perhari.

“Selain kebijakan penanganan sampah dalam Perbub tersebut juga memunculkan target pengurangan sampah pada tahun 2025 sebesar 30% atau setara dengan 154 ton per hari. Dari data tersebut juga menunjukkan bahwa masih ada 85 ton sampah per hari belum terlaksana untuk pengurangannya,” papar Bupati Mundjidah Wahab.

Kehadiran Bupati  pada acara tersebut untuk memotivasi dan memberikan dukungan kepada Eka Destiyana Sari dan Iyyaka Qilaa Qolbiy siswa MAN 1 Jombang yang berhasil terpilih menjadi salah satu dari 20 besar finalis proposal terbimbing bidang ilmu pengetahuan sosial dan kemanusiaan pada lomba karya ilmiah remaja yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Atas nama pemerintah Kabupaten Jombang, saya sangat bangga atas pelaksanaan FGD terkait penelitian ilmiah berjudul “Berantas Suleten: Pendekatan Sosio Ekolog sebagai upaya penyadaran perilaku membuang diaper ke sungai bagi masyarakat Daerah Aliran Sungai Brantas.

Baca Juga:  Kasihan, Banyak Siswa MI tak Bisa Mendaftar SMP Negeri

“Semoga MAN 1 Jombang, Jawa Timur untuk maju ke tingkat Nasional mendapatkan kemudahan dan Ridho Alloh SWT, dapat menjadi juara terbaik dan memberikan manfaat bagi masyarakat dari hasil penelitiannya,” kata Bupati Mundjidah Wahab.

Menurut Bupati, salah satu pemicu pembuangan sampah popok bayi (diapers) ke sungai adalah mitos yang berkembang di masyarakat, bahwa popok bayi tidak boleh dibakar karena bisa membuat kulit bayi menjadi iritasi (ruam merah) atau populer disebut suleten, yang dalam bahasa medis dikenal dengan impertigo, padahal sebenarnya penyakit ini disebabkan oleh bakteri.

“Mitos suleten tersebut menjadi alasan pembenaran bagi kaum ibu untuk membuang sampah bekas diapers ke sungai,” sesal Bupati.

Jumlah timbulan popok bayi sekali pakai yang semakin banyak di lingkungan serta sifatnya yang sulit terdegradasi perlu mendapat perhatian khusus terkait dalam penyusunan strategi penanganan limbah yang optimal khususnya pada DAS (Daerah Aliran Sungai) Brantas, pintanya.

“Semoga penelitian Siswa MAN 1 Jombang ini bisa memunculkan solusi yang tepat melalui pendekatan sosial ekologi sebagai upaya penyadaran perilaku pembuangan sampah lainnya, terutama diapers,” harap Bupati.

Pada kesempatan tersebut Bupati menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Jombang untuk menjaga kebersihan DAS Brantas dengan tidak mentradisikan ataupun mempercayai mitos “Suleten”.

Menurutnya Suleten hanyalah cerita fiktif yang tidak benar adanya dan tidak seharusnya kita percaya, Suleten hanyalah mitos yang justru akan semakin mencemari sungai kita. “Sekali lagi mari kita menjaga kelestarian DAS Brantas agar lingkungan kita tetap bersih dan sehat, karena warisan paling berharga bukanlah sebuah mitos belaka, namun lingkungan yang lestari dan terjaga,” ajak Bupati.

Hadir pada acara tersebut Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang,  Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Kepala Desa, Kepala Dusun dan kader di wilayah Daerah Aliran Sungai Brantas, Kepala MAN 1 Jombang, Pembimbing dan Siswa MAN 1 Jombang peserta lomba Karya Ilmiah Remaja. (*dan)

Berita Terkait

Gubernur Jatim Apresiasi 193 Pelajar Jombang Raih Prestasi Nasional dan Internasional
Diskominfo Jombang Edukasi Civitas Akademika Undar Manfaatkan SP4N-LAPOR
Gemarikan 2026 di Tembelang: Komitmen Pemkab Jombang Perkuat Gizi Anak dan Ketahanan Pangan Sejak Dini
MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang Tahun Ajaran 2026/2027 Dimulai
Bupati Warsubi Lantik Pejabat Administrator, Pengawas dan 19 Kasek TK-SD, Berikut Daftarnya
Sebanyak 1.225 Mahasiswa UPN Akan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Kreatif UMKM Desa di Kabupaten Jombang
Sekolah Rakyat di Jombang Akan Dilaksanakan Mulai 31 Juli 2026
Pastikan Tepat Sasaran, Sekdakab Jombang Pimpin Validasi Faktual ‘Seklah Rakyat’ Kuota 270 untuk SD, SMP dan SMA

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Gubernur Jatim Apresiasi 193 Pelajar Jombang Raih Prestasi Nasional dan Internasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Diskominfo Jombang Edukasi Civitas Akademika Undar Manfaatkan SP4N-LAPOR

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Gemarikan 2026 di Tembelang: Komitmen Pemkab Jombang Perkuat Gizi Anak dan Ketahanan Pangan Sejak Dini

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:37 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang Tahun Ajaran 2026/2027 Dimulai

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:15 WIB

Bupati Warsubi Lantik Pejabat Administrator, Pengawas dan 19 Kasek TK-SD, Berikut Daftarnya

Berita Terbaru