Dilantik Presiden RI, Khofifah-Emil Resmi Jabat Gubernur dan Wagub Jatim

- Penulis

Rabu, 13 Februari 2019 - 20:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Pasang Iklan Murah di Layang.co!
Pasang Sekarang

 

Caption foto : Pengambilan Sumpah KhofifahIndar Parawangsa dan Emil E Dardak

memoexpos.co – Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Terpilih Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si dan Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim periode 2019-2024 oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Rabu (13/2).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upacara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubenur Jatim terpilih ini digelar bersamaan dengan pelantikan Gubernur Jambi Sisa Masa Jabatan 2019-2021 Fachrori Umar, M.Hum.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 2/P Tahun 2019 dan Keputusan Presiden Nomor 16/P Tahun 2019. Selanjutnya Presiden Jokowi membacakan sumpah jabatan yang kemudian diucapkan ulang oleh Gubernur dan Wagub (Khofifah-Emil) Jatim serta Gubernur Jambi.

Presiden Jokowi menanyakan kesedian mereka bertiga sebelum diambil sumpah. “Terlebih dahulu saya akan bertanya, apakah suadara-saudara, bersedia mengucapkan sumpah menurut agama Islam?,” ungkapya dan dijawab . “Bersedia,” ujar mereka bertiga kompak.

Selanjutnya, Presiden Jokowi kemudian meminta Gubernur dan Wagub Jatim serta Gubernur Jambi mengikuti dan mengulangi sumpah jabatan mereka.

“Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur, sebagai wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar RI 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya selurus-lurusnya serta berbakti pada masyarakat nusa dan bangsa,” kata Presiden Jokowi yang diikuti mereka bertiga.

Selepas pembacaan sumpah, Khofifah, Emil, dan Fachrori menandatangani berita acara pelantikan dan pengambilan sumpah. Setelah itu, Presiden Jokowi beserta para tamu undangan memberikan selamat kepada para gubernur dan wagub yang baru resmi menjabat.

Turut hadir dalam pelantikan, antara lain Gubernur Jatim Masa Jabatan 2009-2019 yang akrab disapa Pakde Karwo beserta istri, para Menteri Kabinet Kerja, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Mahkamah Agung Hatta Ali, Jaksa Agung M. Prasetyo, Wakapolri Komisaris Jenderal Ari Dono, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, serta Bupati/Walikota se Jatim.

Sementara itu, Gubernur Jatim Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si usai dilantik menyampaikan, salah satu program utamanya selama 99 hari ke depan yakni mengoptimalkan pengentasan kemiskinan di Jatim. Hal ini penting dilakukan karena besarnya ketimpangan di pedesaan dan perkotaan.

Baca Juga:  Bupati: Manfaatkan Taman Informasi Sebagai Tempat Edukasi

“Akan menjadi PR besar saya bersama Mas Emil (Wagub Jatim)  untuk bisa menguatkan pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat pedesaan di Jatim,” terang Khofifah sapaan akrab Gubernur Jatim

Khofifah menambahkan, kemiskinan menjadi sangat akut di pedesaan sebab adanya beban lansia yang berumur 70 tahun keatas di keluarga miskin. Karenanya, pihaknya akan menggagas program keluarga harapan (PKH) plus. “Ada sekitar 50 ribu PKH Plus yang sudah kami rencanakan, dan masuk dalam program  99 hari kedepan,” terangnya.

Program utama lain dalam 99 hari ke depan, yaitu memaksimalkan verifikasi produk-produk yang diciptakan oleh pesantren modern yang sudah memiliki SMK. Hal ini penting, karena berdasarkan data yang ada banyak produk dari SMK di pondok pesantren yang kemasannya kurang baik, ataupun kurang higinis. “Kegiatan ini juga akan segera kita lakukan, karena banyak pihak yang sudah ingin menjadi partnertship,” tukas Khofifah yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Sosial pada Menteri Kabinet Kerja Presiden Jokowi.

Selain itu, ada program yang diuar APBD atau non APBD melalui valunter serta CSR dari perusahaan atau pihak swasta. Dicontohkan terkait program pembersihan Sungai Brantas dari diapers bayi. Menurutnya, hal ini tidak cukup hanya pemerintah yang bergerak tapi harus semua aspek ikut terlibat.”Dengan terlibatnya semua pihak maka harapannya program ini bisa sukses, dan masyarakat tidak lagi membuang diapers bayi ke sungai,” harapnya.

Terkait kasus korupsi, Khofifah berkomitmen untuk membuat penguatan di hulunya. Nantinya, harus ada pemahaman di kalangan bupati/walikota serta seluruh ASN di Jatim bahwa targetnya bukan hanya Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). “Kami ingin penguatan pada langkah pencegahan, sehingga semua bisa memaksimalkan kinerjanya dan tidak berjalan pada area  grey atau multitafsir,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan, pada 99 hari programnya bersama Wagub Jatim Emil Elsitianto Dardak tidak semua program bersumber dari RAPBD namun ada juga yang  non APBD. Hal ini menunjukkan bahwa ada partisipasi masyarakat Jatim dan sinergitas seluruh elemen.

 “Kami minta doa pada seluruh warga masyarakat khususnya Jatim, dan mari kita terus merajut kebersamaan, persatuan sehingga bisa membawa Provinsi Jatim semakin berkemajuan,” pungkasnya. Aiaran Pers Humasprovjatim:dwi. (bay)

Berita Terkait

Pemkab Jombang Bantu 10,118 Ton Beras Kepada Korban Gempa Bumi NTT
Dukung Muktamar NU, Presiden Prabowo Bantu 200 Becak Listrik, tidak Boleh Mungut Ongkos, tidak Boleh Dijual, Tiap Hari Dikasih Upah Rp 150 Ribu
Sambut Muktamar ke-35 NU  di Jombang Satpol PP dan Gabungan Bagikan Kerudung dan Edukasi Ketertiban
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Kondusifitas Menuju Muktamar ke-35 NU di Jombang
Pelayanan Publik Polres Jombang, Kembali Raih Penghargaan Predikat Prima A dari Kapolri
Diskominfo Jombang Edukasi Civitas Akademika Undar Manfaatkan SP4N-LAPOR
Bupati Warsubi Tinjau Lokasi Pembukaan Muktamar NU di Lapangan Untung Suropati, Serukan Kepala OPD Totalitas Dukung Persiapan
Gemarikan 2026 di Tembelang: Komitmen Pemkab Jombang Perkuat Gizi Anak dan Ketahanan Pangan Sejak Dini

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Pemkab Jombang Bantu 10,118 Ton Beras Kepada Korban Gempa Bumi NTT

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Dukung Muktamar NU, Presiden Prabowo Bantu 200 Becak Listrik, tidak Boleh Mungut Ongkos, tidak Boleh Dijual, Tiap Hari Dikasih Upah Rp 150 Ribu

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sambut Muktamar ke-35 NU  di Jombang Satpol PP dan Gabungan Bagikan Kerudung dan Edukasi Ketertiban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Kondusifitas Menuju Muktamar ke-35 NU di Jombang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Pelayanan Publik Polres Jombang, Kembali Raih Penghargaan Predikat Prima A dari Kapolri

Berita Terbaru