Bola Voli BKAD Cup Kecamatan Diwek, Desa Pundong Kembali Jadi Juara Pertama
Jombang, layang.co – Kompetisi bola voli antar pemerintah desa di Kecamatan Diwek bertajuk BKAD Cup 2.0 akhirnya resmi memasuki babak penting, final, Senin (26/10/2026) malam di lapanghan Desa Balongbesok.
Pertandingan pamungkas final mempertemukan Pemerintah Kecamatan Diwek melawan Pemdes Pundong. Hasilnya setelah terjadi pertandingan sengit Pemdes Pundong dinobatkan menjadi juara pertama. Pemerintah Desa Pundong melibas habis Kecamatan Diwek dengan sekor 3 – 0.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
20 Tim Pemain Campuran Putra-Putri,
Pantauan di arena laga menunjukkan, semangat para pemain memuncak disaksikan masing-masimg sporter. Tim bermain campuran putra-putri, atas nama perangkat desa. Sesekali mengundang tawa karena ada yang berulangkali pemain tidak bisa mengembalikan bola dengan baik. Meski begitu pertandingan berjalan secara sportif, mengikuti rule pertandingan sesuai aturan dan jadwal yang ditetapkan panitia.
Mohammad Maftuh Annajah Ketua Panitia Kompetisi Bola Voli BKAD Cup mengatakan kompetisi bola voli antar pemerintah desa ini berlangsung sejak seminggu kemarin. Sebanyak 20 tim bertanding dalam babak penyisihan.
“Kita gelar selama seminggu untuk 20 tim dari pemerintah desa dan dua pertandingan exbisi dari Polsek dan Koramil Diwek, ” ungkapnya di sela menyaksikan pertandingan final.
Ini Juara I sampai IV
Di babak terakhir ini ada tiga pertandingan memperebutkan juara tiga, dua, dan satu. Yakni Pemdes Cukir melawan Pemdes Diwek dan Kecamatan Diwek melawan Pemdes Pundong. Sedang dua bertandingan exbisi Polsek Diwek melawan Koramil Diwek.
Dari hasil pertandingan akhir Pemdes Pundong berhasil mempertahankan piala juara satu seperti tahun sebelumnya. Sedang Kecamatan Diwek menduduki posisi kedua. Posisi ketiga diraih Pemdes Diwek dan terakhir Pemdes Cukir posisi ke empat. “Ada tropi dan uang pembinaan,” sebut Maftuh.
Dalam pertandingan ini selain sportivitas panitia juga berharap terjalin kerukunan dan kerja sama antar pemerintah desa se Kecamatan Diwek. Sekaligus ajang silaturahmi antar perangkat dan pemerintah Kecamatan.
Event rutinan ini sudah berjalan untuk sejak dua tahun terakhir. Kompetisi ini membuktikan bahwa kekompakan dan kerjasama masih tetap terjaga antar aparat pemerintah.
“Yang terpenting kita bisa silaturahmi dan menjaga kekompakan. BKAD Cup ini hanya salah satu ajang sarana bertemu,” pungkasnya. (*dan)















