Mas’ud Pemilik Master Gym Jogoroto, Pimpin PBFI Jombang Masa Bakti 2026 – 2030
Jombang, layang.co – Cabang Olahraga Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) Kabupaten Jombang akhirnya menetapkan Mas’ud, Pemilik Master Gym, yang berada di Dusun Sumberbendo RT 07 RW 05, Desa/Kecamatan Jogoroto, menjadi Ketua Umum PBFI Kabupaten Jombang Masa Bakti 2026 – 2030.
Mas’ud menggantikan Ketua Umum PBFI Aminudin Budi Kurniawan, yang telah merampungkan masa baktinya 2022 – 2026. Pergantian dilakukan dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) PBFI yang berlangsung di ruang rapat KONI Jombang di GOR Merdeka, Jum’at (11/9/2026) sore.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penetapan dilakukan oleh Ketua Pengprov PBFI Pajawa Timur Raja Siahaan, ditandai dengan penyerahan bendera PBFI disaksikan Penasehat PBFI Pengrov Jawa Timur, Jefry Tagor bersama Pengurus PBFI Jatim lainnya, Ketua Umum KONI Kabupaten Jombang, Sumarsono, dan peserta Muskab.
Raja Siahaan menyampaikan harapan agar Ketua terpilih, bisa mencari, mempromosikan atlet Binaraga baru, berbakat dan berpotensi medali.
“Harapan Kami, Jombang bisa melahirkan atlet muda menggantikan Adeen Tiro, atlet Bina Raga Jombang yang telah menunjukkan kemampuan kapasitasnya, berulang kali meraih medali Porprov Jawa Timur,” kata Raja Siahaan.
Prestasi Adeen Tiro, 1 Perak, 2 Emas di Porprov Jatim
Hadir dalam kesempatan Muskab Adeen Tiro, pemilik Adeen Tiros Gym, di Banjardowo, Kecamatan Jombang, bersama pemilik gym anggota PBFI Jombang lainnya. Adeen Tiro, atlet Binaraga Jombang telah meraih medali Perak pada Porprov Jatim 2019, Emas pada Porprov 2022, Porprov 2023.
“Kami harapkan muncul Adeen Tiro lain dari Kabupaten Jombang. Di PON 2025 Adeen Tiro belum menyumbanh medali untuk Jawa Timur, tetapi masih ada peluang medulang medali, latihan terus, usia masih muda,” suport Raja Siahaan.
Sumarsono, Ketua Umum KONI Jombang menyampaikan apresiasi atas kinerja pengurus PBFI di bawah kepemimpinan Amidundin, yang telah mengantarkan atlet Jombang mampu menunjukkan prestasi terbaik dan memberi kontribusi untuk Jawa Timur di PON meski belum menyumbang medali.
Mas’ud Ketua PBFI terpilih, menyatakan siap mengemban amanah, akan tetapi berharap besar mendapatkan dukungan dari semua pihak, pemilik gym dan stakeholder terkait turut memwujudkan harapan bersama, melahirkan atlet berpotensi medali di ajang Porprov maupun ke jenjang prestasi internasional.
“Mari kita wujudkan dukungan untuk melahirkan atlet muda berbakat, berptensi medali,” ajak Mas’ud.
Batas Usia Peserta Porprov 2027 Umur 25 tahun
Sedangan Jefry Tagor yang juga Pengurus KONI Provinsi Jawa Timur, menyampaikan kesempatan bagi atlet daerah sangat terbuka, apalagi batas waktu usia peserta Porprov X Tahun 2027 di Surabaya, maksimal umur 25 tahun.
“Saya terkesan dan selalu suport untuk KONI Kabupaten Jombang, karena telah terbukti mampu melakukan lompatan prestasi dari urutan 22 Porprov 2023, menjadi urutan ke-13 Porprov Jatim IX di Malang Raya, ouar biasa,” tukas Jepry mantan atlet dan Pengurus PABBSI (Angkat Berat, Angkat Besi) Provinsi Jawa Timur. (dan)















