Bupati Warsubi Apresiasi Kejuaraan Tenis Dandim Cup I Tahun 2026, Ini Juaranya
Jombang, layang.co – Bupati Jombang Warsubi, SH., M.Si memberi apresiasi atas suksesnya penyelengaraan kejuaran tenis lapangan “Dandim Cup I Tahun 2026”. Pembukaan, Sabtu (10/2) di lapangan tenis Pendopo dan final di GOR Indoor, Jl Kusuma Bangsa, Sengon, Minggu (11/1/2026).
Agenda kegiatan yang dimulai Jum’at- Minggu (09-11/1/2025) terselenggara dengan baik, sukses melahirkan juara, berlangsung secara damai lancar menghibur dan menyehatkan.
“Alhamdulillah…Dandim Cup I berlangsung dengan baik dan lancar, melahirkan juara 1, 2, dan 3 yang tanding luar biasa. Alhamdulilah…kejuaraan konsent, meningkatkan kompetisi yang baik, punya soliditas antar kawan, lawan dan berjalan dengan baik,” ucap Bupati Warsubi menjawab https://layang.co usai penyerahan medali dan hadiah untuk Juara I, Kontingen Kota Malang.
Seirama dengan gagasan Dandim, Bupati berharap, kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan. Dibagian lain, Bupati juga menginginkan kejuaraan serupa untuk kelompok usia muda, atlet potensial yang bisa memperkuat daerah di ajang Pekan Olahraga Provinsi.
“Atlet usia muda, saya harapkan lebih bisa berkembang, bisa mendapatkan medali di ajang Porprov, jikalau mendapatkan medali akan kami beri reward, sebagai penyemangat,” ujar Bupati Warsubi.
Kejuaraan Dandim Cup I tahun 2026 ini diikuti 96 atlet senior, dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah, (https://layang.co, 10/01/2025). Peserta terdiri 12 tim berisi 8 pemain berasal dari Surabaya, Malang, Madiun, Kediri, Sidoarjo, Tulungagung, dan Bantul Yogyakarta. Mereka merupakan mantan atlet profesional, seperti Andi, mantan atlet PON, dari Bantul, Yogyakarta.
Total memperebutkan hadiah uang pembinaan Rp 25 juta, mendapat medali dan trophy bagi Juara I. Peserta pertandingan beregu (ganda putra) dibagi tiga kategori gabungan kelompok umur, yaitu KU-120 tahun, KU-110 tahun, dan KU-90 tahun. Tujuan kegiatan ini sebagai momen silaturahmi dan pembinaan atlet/komunitas tenis lapangan.
Pada pertandingan babak final yang berlangsung di lapangan tenis indoor, Jl Kusuma Bangsa, Sengon, Minggu (11/1/2026) sore, berlangsung meriah, pemain dan suporter yang menyaksikan di dalam GOR tampak asyiiik menikmati jalannya pertandingan, utamanya, perebutan Juara I dan Juara II, antara tim Jogoboyo Kota Surabaya versus tim Baveti Kota Malang.
Pertandingan pertama KU-120 tahun, pasangan Sanadi-Muhammad tim Surabaya melawan pasangan Arif Sanduri-Yanto. Pada set awal pasangan Surabaya memimpin jalannya pertandingan dengan skor 5-1, namun pasangan Arif Sanduro-Yanto perlahan mengejar ketertinggalan sampai menyamakan skor, dan unggul.
Para pertandingan ini berkesudahan pada skor 6-7 untuk pasangan Kota Malang, menjadikan kedudukan 0-1 untuk pasangan Arif Sanduro-Yanto
Dilanjutkan pertandingan kedua yaitu KU-90 tahun, tim Surabaya tampil mantan pemain Piala Davis, yaitu Erwin Andrianto-D. Davis, melawan pasangan Mirza-Doddy dari Kota Malang.
Tampak pukulan dan servis pasangan ini lebih kencang, mengingat usia lebih muda. Babak awal, persaingan cukup ketat, skor 2-1 untuk pasangan Kota Surabaya.
Memasukki set selanjutnya, pasangan Surabaya ketinggalan, posisi terus dikejar oleh pasangan Kota Malang, dan bisa unggul 5-4, sekaligus mengakhiri pertandingan dengan skor 4-7.
Dengan koleksi skor tersebut menjadikan kondudukan akhir 0-2 untuk kontingen Kota Malang, keluar sebagai Juara I.

Sesungguhnya pada pertandingan ini ada tiga KU, namun karena posisi sudah 0-2 untuk keunggulan Kota Malang, sehingga pasangan KU-110 tahun tidak dipertandingkan.
Berikut hasil kejuaraan Dandim Cup I Tahun 2026: Juara I, kontingen Baveti Kota Malang memperoleh medali, trophy dan uang pembinaan Rp 10 juta, diserahkan oleh Bupati Jombang Warsubi, SH., Msi.
Juara II kontingen Jogoboyo Kota Surabaya memperoleh medali dan uang pembinaan Rp 7,5 juta diserahkan oleh Komandan Kodim 0814 Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo, SH., M.Han.
Juara III kontingen Baveti Kabupaten Sidoarjo memperoleh medali dan uang pembinaan Rp 4,5 juta diserahkan oleh Kepala Pengadilan Negeri Jombang, Bambang Setiawan, S.H., M.A.
Juara IV, kontingen Punokawan dari Kabupaten Tulungagung mendapat uang pembinaan Rp 3 juta dan medali, diserahkanoleh Dan Satradar 405 Letkol Lek Bayu Ardiansyah S.T., M.Tr.S.O.U., M.Han. (dan)














