Pemkab Jombang Terima Insentif Fiskal atas Kinerja Baik dalam Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

0
208
Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos, M.Psi.T menjunjukkan sertifikat Penyerahan Insentif Fiskal Tahun Berjalan untuk Kategori Kinerja Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2023 di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat, Kamis (09/11/2023).

Pemkab Jombang Terima Insentif Fiskal atas Kinerja Baik dalam Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Jombang, layang.co –   Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang kembali mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Pemerintah Pusat. Kali ini Wakil Presiden (Wapres) RI memberikan penghargaan berupa insentif fiskal kepada Pemkab Jombang, karena berkinerja baik dalam upaya penghapusan kemiskinan ekstrem.

Penghargaan diterima oleh Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos, M.Psi.T pada Rapat Koordinasi Nasional dan Penyerahan Insentif Fiskal Tahun Berjalan untuk Kategori Kinerja Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2023 di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat, Kamis (09/11/2023).

Pemerintah Kabupaten Jombang termasuk Pemerintah Daerah (Pemda) yang dinilai berkomitmen dan berkinerja baik dalam upaya penghapusan kemiskinan ekstrem.

Dikatakan Pj Bupati Jombang, Bapak Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin juga meminta agar Pemda yang memperoleh penghargaan dapat memanfaatkannya untuk meneruskan transformasi program menuju target penghapusan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada 2024,” tambahnya.

“Tentu kami akan maksimalkan dana insentif untuk memperkuat strategi penghapusan kemiskinan ekstrem, utamanya untuk kegiatan yang manfaatnya langsung diterima oleh masyarakat. Yakni dengan mengintensifkan sinergi dan kolaborasi dengan semua pihak, seluruh OPD terkait. Saya juga langsung turun ke desa desa, bertemu langsung dengan warga untuk memastikan program ini berjalan dengan baik, tepat sasaran dan sesuai target,” pungkas Sugiat Pj Bupati Jombang.

Dalam Rapat Koordinasi Nasional dan Penyerahan Insentif Fiskal Kategori Kinerja Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2023 Wapres juga meminta agar target penerima program kemiskinan ekstrem menggunakan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), sehingga lebih tepat sasaran dalam intervensinya. Terutama, kelompok masyarakat miskin dengan akses terbatas, serta penduduk lansia dan penyandang disabilitas.

Muhammad Nashrulloh, SE., M.Si  Kepala BPKAD Kabupaten Jombang juga Kepala Bapeda Kabupaten Jombang Danang  Praptoko menyampaikan bahwa Insentif Fiskal yang diterima Kabupaten Jombang total sebesar Rp. 19.475.868.000.

Adapun rinciannya, untuk Insentif Fiskal kategori Pemerintah Daerah Berkinerja Baik dalam Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Jombang menerima sebesar Rp. 6.994.203.000; untuk Kategori Kinerja Penurunan Stunting, Kabupaten Jombang mendapat insentif fiskal sebesar Rp. 6.286.286.000 dan untuk kategori kinerja Percepatan Belanja Daerah Kabupaten Jombang mendapatkan insentif sebesar Rp. 6.195.379.000. (*dan)