Karang Taruna Kabupaten Jombang Pacu Kartardes Bangkit Jadi Estafet Pembangunan

0
239
Ketua Karang Taruna Kabupaten Jombang Junita Erma Zakiyah, SE (Foto atas/kanan), Camat Kesamben Eka Yulianto (coklat), Taufik (kedua dari kiri), Ja'far Shodik (kiri) saat melakukan Rapat Kerja dengan Kepala Desa di Kecamatan Kesamben, Selasa (21/2/2023).

Karang Taruna Kabupaten Jombang Pacu Kartardes Bangkit Jadi Estafet Pembangunan

Jombang, layang.co – Ketua Karang Taruna (Kartar) Kabupaten Jombang Junita Erma Zakiyah, SE didampingi Wakil Ketua Ja’far Shodik hari Selasa (21/2/2023) melakukan rapat koordinasi dengan jajaran Kepala Desa se-Kecamatan Kesamben, dalam upaya pemberdayaan Karang  Taruna Desa (Kartardes) guna memacu pernanan generasi muda dalam pembangunan kebangsaan.

Tujuan rapat koordinasi itu untuk melakukan refitalisasi lembaga/organisasi Karang Taruna di Desa, yang secara struktur tidak aktif untuk diaktifkan, atau dilakukan pergantian antar waktu, sesuai peraturan Kementrian Sosial, masa bakti kepengurusan organisasi Karang Taruna yakni lima tahun.

Yang masih aktif kinerjanya ditingkatkan, sedang yang sisa masa bakti kurang satu tahun bisa dilakukan evaluasi kinerja Pergantian Antar Waktu (PAW) bagi Ketua atau struktur personil kepengurusan yang macet.

“Kami dibentuk Pebruari 2022, langsung kerja tim, pada Juli 2022 Karang Taruna 21 Kecamatan terbentuk. Direncanakan sebelum bulan puasa 2023 Karang Taruna Desa sudah dikukuhkan,” terang Junita Erma Zakiyah Ketua Umum Karang Taruna masa bakti 2022-2027 yang terpilih menggantikan Rahmat Abidin.

Rakor yang bertempat di Pendopo Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur itu dimoderatori Camat Eka Yulianto, hadir nara sumber Taufik dari Dinsos Jombang yang menyampaikan struktur keorganisasian Karang Taruna. Mengikuti secara seksama 14 Kepala Desa dan Ketua Karang Taruna Desa. Tercatat, 7 Karang Taruna di Kecamatan Kesamben masih aktif kepengurusannya.

Disampaikan Camat Eka Yulianto, dari hasil Musrendes tahun 2023, masing-masing desa di Kecamatan Kesamben telah menyiapkan pos anggaran Karang Taruna Desa antara Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta.

“Biasanya kegiatan yang ditangani Karang Taruna, melebihi dari pagu yang direncanakan. Nah, saat ini mumpung ada Ketua Kartar Kabupaten bisa menyampaikan harapan, bersinergi untuk bersama memacu kinerja keterlibatan generasi muda melalui Karang Taruna,” tukas Camat Eka.

Junita Erma Zakiyah menyampaikan, Karang Taruna Kecamatan Kesamben menduduki grade A (pertama) bersama 8 kecamatan lain. Penentuan grade atas kecepatan respon terhadap pembentukan Karang Taruna Desa. Ada 8 grade B, serta 5 grade C. Jenis grade menentukan kinerja dan keseriusan pengurus tiap kecamatan. Grade berkorelasi dengan reward dan besar dana pembinaan dari Pokir.

“Kesamben, merupakan kecamatan kedua setelah Kecamatan Ploso dalam upaya refitalisasi Karang Taruna. Atas grade A, kami kasih dana Pokir Dewan Rp 20 juta pada tahun 2024 mendatang,” ucap Junita, anggota DPRD Kabupaten Jombang Fraksi PPP dari Dapil II (Diwek, Jogoroto, Sumobito).

Junita menjelaskan, dana Pokir boleh dipergunakan untuk pelatihan kepemimpinan, peningkatan administrasi maupun pelatihan ketrampilan bidang usaha yang produktif secara ekonomis.

Junita menyebut, orientasi besar ke depan refitalisasi organisasi Karang Taruna yakni untuk memberdayakan peranan generasi muda sebagai mitra pembangunan, mulai dari pemerintah desa hingga pemerintah jenjang lebih tinggi.

“Kami tidak ingin generasi muda terpengaruh negatif atas perkembangan dunia digitalisasi, namun justru mengajak anak muda cerdas memanfaatkan perkembangan gadged yang kian terus berkembang,” kata Junita anggota DPRD Jombang Komisi D ini.

Dia menyebut, generasi muda melalui Karang Taruna sebagai estafet pembangunan bangsa, untuk itu keterlibatan mereka harus disiapkan sumber daya manusianya (SDM), dilibatkan dalam hal pembangunan, misalnya, dunia interner,” urainya.

Sedangkan Ja’far Shodik menambahkan, untuk legalitas struktur organisasi Karang Taruna, Surat Keputusan diterbitkan oleh Kepala Desa, pengukuhan oleh Ketua Karang Taruna Kecamatan, dan koordinasi aktifitas organisasi secara hirarkis berjanjang sesuai tingkatan, mulai nasional hingga daerah, Kabupaten/Kota. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here