SDN Wonokerto 3 di Dusun Wonogiri, Kecamatan Wonosalam Butuh Perhatian: Atap Rusak, Kusen Jendela Rapuh, Tembok Retak

- Penulis

Selasa, 25 Februari 2020 - 11:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Pasang Iklan Murah di Layang.co!
Pasang Sekarang

Atap Rusak, Rawan Ambrol di Musim Penghujan

Atap Rusak, Rawan Ambrol di Musim Penghujan

SDN Wonokerto 3 di Dusun Wonogiri, Kecamatan Wonosalam Butuh Perhatian: Atap Rusak, Kusen Jendela Rapuh, Tembok Retak

Jombang, layang.co – Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri  3 Wonokerto yang berada di Dusun Wonogiri butuh perhatian dari dinas terkait. Betapa tidak. Untuk saat ini tampak beberapa bagian kondisi bangunan atap, atau plafon nyaris jebol.

Selain itu, Kusen Jendela dalam kondisi rapuh. Kayu rusak, seakan termakan rayap. Sedangkan tembok dinding mengalami retak. Keadaan ini jika dibiarkan akan membahayakan bagi siswa maupun guru yang melakukan kegiatan belajar mengajar. Keadaan ini butuh perhatian serius, agar jangan sampai menimbulkan korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sukarlis, Seorang Guru Menjukkan Kusen yang Rapuh

Sukarlis, seorang guru di sekolah tersebut menjelaskan, kerusakan ini  sudah terjadi sekitar 1,5 tahun lebih. Ia berharap, pihak terkait Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta PUPR Kabupaten Jombang, bisa segera memperbaiki kondisi ini, agar siswa yang belajar terasa nyaman, tidak khawatir terkena reruntuhan bahkan jangan sampai menimpa andai kata atap jadi abrol.

Di sekolah ini hanya memiliki 20 siswa mulai dari kelas  satu sampai dengan kelas enam. Jumlahnya hanya sedikit, kata Sukarlis, guru yang rumahnya tidak jauh dari SDN 3 Wonokerto ini. Siswa yang sekolah hanyalah putra-putri warga Dusun Wonogiri.

Meski demikian,  ucap Sukarlis, pihaknya berharap pemerintah segera menindak lanjuti. Ia selaku guru senior di sekolah itu, sudah berulang kali menyampaikan kepada pengawas sekolah jikalau sedang melakukan kunjungan di sekolah ini, namun hingga kini belum ada kabar akan ada perbaikan.

Baca Juga:  Berawal dari Disiplin, Lulusan SMK Dwija Bhakti 2 Jombang Memiliki Skill Unggul Bidang Otomotif dan Sepeda Motor

Bahkan, tambahnya, sudah disampaikan dalam Musrenbangcam baru lalu. Moga bisa masuk dan diakomodir, kemudian segera ada tindak lanjut, pintanya.

Di SDN 3 Wonokerto ini terdapat 6 ruang ruang belajar. Dari enam ruang belajar konidi rusak yang paling parah pada kelas 4. Yakni tembok retak, pecah, sudah berongga. Maksudnya, sudah ada celah, angin dan hewan liar bisa menerobos ke dalam ruangan.

Sedangkan kondisi atap dan plafon ada empat titik yang rusak. Yang paling parah di kelas 4 juga. Nyaris abrol. Paku sudah lepas sehingga lis kayu sebagai penahan plafon, hanya menepel pada bagian ujung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler,  Senin (25/2/2020) mengaku sudah menerima laporan tentang kondisi sejumlah sekolah yang butuh perhatian.

Di Kabupaten Jombang untuk saat ini tercatat 113 unit sekolah yang butuh perbaikan, dengan berbagai kondisi yang berbeda. Namun, untuk SDN Wonokerto 3 Wonosalam, masuk tahun anggaran 2021.

“Untuk perbaikan tahun 2020 ini tidak bisa, karena pembahasan APBD Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran  Sementara (PPAS) sudah disebutkan dalam rencana kegiatan secara menyeluruh by name bay addres, yang masuk bulan April 2019 lalu. Sehingga perbaikan SDN Wonokerto 3 bersama sekolah lain di Jombang  masuk di agenda kegiatan pembangunan tahun 2021 mendatang,” tukasnya.  (dan)

Berita Terkait

Gubernur Jatim Apresiasi 193 Pelajar Jombang Raih Prestasi Nasional dan Internasional
Diskominfo Jombang Edukasi Civitas Akademika Undar Manfaatkan SP4N-LAPOR
Gemarikan 2026 di Tembelang: Komitmen Pemkab Jombang Perkuat Gizi Anak dan Ketahanan Pangan Sejak Dini
MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang Tahun Ajaran 2026/2027 Dimulai
Bupati Warsubi Lantik Pejabat Administrator, Pengawas dan 19 Kasek TK-SD, Berikut Daftarnya
Sebanyak 1.225 Mahasiswa UPN Akan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Kreatif UMKM Desa di Kabupaten Jombang
Sekolah Rakyat di Jombang Akan Dilaksanakan Mulai 31 Juli 2026
Pastikan Tepat Sasaran, Sekdakab Jombang Pimpin Validasi Faktual ‘Seklah Rakyat’ Kuota 270 untuk SD, SMP dan SMA

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Gubernur Jatim Apresiasi 193 Pelajar Jombang Raih Prestasi Nasional dan Internasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Diskominfo Jombang Edukasi Civitas Akademika Undar Manfaatkan SP4N-LAPOR

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Gemarikan 2026 di Tembelang: Komitmen Pemkab Jombang Perkuat Gizi Anak dan Ketahanan Pangan Sejak Dini

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:37 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang Tahun Ajaran 2026/2027 Dimulai

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:15 WIB

Bupati Warsubi Lantik Pejabat Administrator, Pengawas dan 19 Kasek TK-SD, Berikut Daftarnya

Berita Terbaru