Pancasila sebagai Satu Bangsa dan Hidup dalam Negara Kesatuan RI

- Penulis

Sabtu, 1 Juni 2019 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption foto : upacara berlangsung dg inspektur wabup

Memoexpos.co – Pancasila sebagai satu bangsa dan hidup dalam negara kesatuan RI. Sebagaimana yang sudah diketahui bahwa kondisi geografis yang memposisikan wilayah Indonesia sebagai Negara Kepulauan, semakin memperkokoh konsep dan keyakinan akan tanah air Indonesia. Negara gugusan pulau yang berada diantara 2 samudra Pasifik dan Hindia, serta diantara 2 Benua Asia dan Australia. Meneguhkan sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah air sebagai satu kesatuan. Ada relasi dan perpaduan antara darat dan laut yang saling menguatkan sebagaimana konsep wawasan Nusantara. Di wilayah Nusantara tumbuh fllora dan fauna yang beragam, keberagaman secara natural merupakan karakteristik dari keIndonesiaan.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Sumrambah saat bacakan amanat Hariono plt Kepala Badan Pembinaa Ideologi Pancasila dalam upacara peringati hari lahir pancasila di lapangan pemkab Jombang. Sabtu (1/6/2019)

Secara Antropologis dan sosiolagis, keberagaman Ras, Etnis, Agama, Kepercayaan dan Budaya menurutnya yang ada di Indonesia sudah ada sejak masa praaksara hingga sekarang. Indonesia hidup bahagia dalam keberagaman. Pancasila sebagai dasar negara, Ideologi Negara dan  pandangan hidup bangsa yang digali oleh para pendiri bangsa merupakan suatu anugrah yang tiada tara dari Tuhan YME buat bangsa Indonesia. Walaupun sebagai bangsa belum sempurna dalam hasil merealisasi nilai-nilai pancasila yang diakui eksistensi keIndonesiaan baik sebagai bangsa Indonesia maupun sebagai Negara bertahan hingga kini berkat Pancasila. 

Pancasila sebagai satu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. Pancasila harus tertanam dihati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Berkat Pancasila yang erat menjadi satu dengan nilai-nilai inklusifitas oleh piranti dan gotong royong, keberagaman yang ada merupakan suatu berkah, berkat pancasila sebagai penuntun, keberagaman yang ada dapat di rajut menjadi identitas Nasional dalam wadah dan slogan “Bhineka Tunggal Ika”. Dalam konteks itulah sesuai dengan pesan presiden bahwa memperingati dan merayakan hari kelahiran pancasila setiap tanggal 1 Juni merupakan suatu keniscayaan. berusaha mengenang dan menyajikan momentum sejarah dimana pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental bangsa Indonesia sebagai bangsa negara nusantara yang beragam, sehingga dapat bersatu dan menyatu sebagai sebuah bangsa. tegasnya.

Baca Juga:  Program K-4 Air, Inilah Senjata PDAM Tirta Kencana Jombang Raih Golden Trophy TOP BUMD Award 2025

Sebagai bangsa besar yang tidak akan meninggalkan sejarah, apa yang oleh pernah disebut Bung Karno jas merah untuk menghormati jasa pendiri bangsa, sekaligus meneguhkan komitmen terhadap ideolagi negara itulah peringatan hari pancasila salah satu kebanggaan Nasional. Dengan merayakan hari kelahiran pancasila bangun kebersamaan dan harapan untuk membanggun dan menyongsong kehidupan berbangsa dan negara yang lebih baik. Pancasila sebagai bintang penuntun menjadi visi dan misi negara yang berorientasi arah perjuangan dan pembangunan kedepan sebagai energi positif bangsa pancasila terus memberikan harapan untuk masa depan bangsa Indonesia, jelas Sumrambah.

Keragaman yang ada secara alami dan kultural harus dikelola dan dikembangkan untuk membangun taman sari kebudayaan yang memungkinkan semua makhluk hidup untuk tumbuh sesuai ekosistem yang sehat. Indonesia untuk semua dan pancasila sebagai rumahnya. untuk itu diperlukan kesadaran, pemahaman untuk saling menghormati, saling bekerjama, bergotong-royong dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Kondisi tersebut dapat berkembang melalui budaya politik kewargaan yang demokratis. Budaya yang dapat merawat dan menumbuhkan, bukan politik yang menimbulkan ketakutan. (bay)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah
Grebeg Apem 2026 di Jombang: Merawat Tradisi, Sambut Ramadhan 1447 H
Matangkan RKPD 2027 Musrenbang di Kecamatan Diwek, Pemkab Jombang Usung Tema Integrasi Industti dan Sektor Primer
Hasil Musrenbang di Ploso untuk Wilayah Brantas, Tahun 2027 Sektor Pertanian sebagai Pondasi Industri Konvensional dan Digital
Musrenbang 2026 di Gudo: Pembangunan 2027, Prioritas Peningkatan Jalan Kabupaten Rp 1 Miliar dan Peneranan Jalan Umum Rp 200 Juta di Wilayah Kecamatan
Pemkab Launching ADD dan PDRD 2026, Bupati Jombang Tekankan Kemandirian Ekonomi Desa
DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna, Bupati Warsubi Sampaikan Pendapat Akhir, Setujui Raperda Desa Sadar Hukum Menjadi Perda
Bupati Warsubi Buka Musrenbang 5 Kecamatan di Peterongan untuk Menyelaraskan Usulan Desa dengan Prioritas Nasional

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:37 WIB

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:48 WIB

Grebeg Apem 2026 di Jombang: Merawat Tradisi, Sambut Ramadhan 1447 H

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:36 WIB

Matangkan RKPD 2027 Musrenbang di Kecamatan Diwek, Pemkab Jombang Usung Tema Integrasi Industti dan Sektor Primer

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:03 WIB

Hasil Musrenbang di Ploso untuk Wilayah Brantas, Tahun 2027 Sektor Pertanian sebagai Pondasi Industri Konvensional dan Digital

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:34 WIB

Musrenbang 2026 di Gudo: Pembangunan 2027, Prioritas Peningkatan Jalan Kabupaten Rp 1 Miliar dan Peneranan Jalan Umum Rp 200 Juta di Wilayah Kecamatan

Berita Terbaru

Photo searah jarum jam: Photo kiri atas: Bupati Jombang H Warsubi menyampaikan jawaban atas pertanyaan fraksi. Photo kanan atas: Pimpinan DPRD bersama Bupati – Wakil Bupati. Photo kanan-kiri bawah: Penuh kehangatan Bupati menyampaikan salam kepada anggota DPRD Jombang, Kamis (12/2/2026)..

Pemerintahan

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah

Jumat, 13 Feb 2026 - 14:37 WIB