Tari Boletan Nambah Koleksi Kabupaten Jombang di Musium MURI
Jombang, layang.co – “Tari Boletan” produk seni budaya asli arek Jombang tercatat sebagai karya seni prestasi ke-13 dari Kabupaten Jombang yang diabadikan musium rekor MURI.
Catatan prestasi ini menyusul unjuk gelar tari kolosal pada, Selasa (11/10/2022) pagi di Kota Jombang. Pergelaran tari boletan sepanjang sekitar 2 KM mulai Jl KH Wahid Hasyim hingga pusat Kota di Alun-Alun Jombang.
Tercatat 41.112 peserta mulai pelajar hingga ASN lingkup Pemkab Jombang turut serta atraksi unjuk kebolehan. Selain di ruas jalan tersebut lapangan Pemkab pun menjadi arena tari. Kombinasi kostum yang dikenakan peserta menambah kesan asli tari remo jombangan.
Tidak ketinggalan, Bupati, Wakil Bupati, Forpimda turut serta mengisi acara dengan riang gembira. Mereka fokus di sentra lokasi kegiatan, Alun-alun Jombang. Terdapat 40 lokasi diramaikan para pelajar berasal dari 19 wilayah koordinator Dinas Pendidikan se-Kabupaten Jombang.
Perwakilan Tim MURI Semarang, Sri Widayati menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Jombang telah mengabadikan 13 prestasinya di museum rekor MURI, termasuk tari remo boletan.
Sebelumnya, pada Juli 2006, dari Jombang sudah menyelenggarakan Tari Remo secara massal dengan peserta 1.389 orang. Namun prestasi itu, ditumbangkan oleh Universitas Negeri Surabaya pada Desember 2019 yang juga menampilkan tari remo dengan melibatkan 2.655 peserta.
“Tari remo boletan merupakan budaya kearifan lokal yang harus terus kita hidupkan agar tidak melupakan jati diri bangsa. Spirit inilah yang ditanamkan Pemerintah Kabupaten Jombang untuk melestarikan mengembangkan, mendokumentasikan, mempublikasikan uri-uri budaya khas Jombang untuk menambah nama harum Kabupaten Jombang dikanca nasional maupun internasional,” jelasnya.
Kami yakin, tambahnya, kegiatan Tari Remo Boletan ini tidak semata-mata mengejar Rekor MURI namun lebih untuk menggelorakan semangat kebanggaan nasional serta membangun semangat untuk kepentingan rakyat, khususnya Kabupaten Jombang
MURI memberikan apresiasi sebesar-besarnya, kami umumkan sekaligus kami mengesahkan bahwa pagelaran tari Remo Boletan oleh penari 41.112 orang resmi tercatat di Museum MURI sebagai rekor yang ke-10.603, ungkapnya.
“Hari ini rekor itu kembali direbut Pemerintah Kabupaten Jombang yang berhasil menggelar tari remo boletan khas Jombang dengan jumlah peserta yang fantastis,”ucapnya.
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menjelaskan, pemecahan rekor muri tari remo boletan ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Jombang untuk memperkenalkan tari remo pada generasi muda, memberikan apresiasi terhadap seni budaya dan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah.
“Semoga ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Jombang kepada anak-anak kita, dari pada anak-anak melestarikan budaya yang tidak selaras dengan Jombang, dan juga menghindari hal-hal negatif,” katanya.
Bupati berharap setiap orang tua untum memberi putra-putrinya dengan hal positif, salah satunya adalah melestarikan budaya lokal yang ada di Kabupaten Jombang, pesan Bupati. (dan)














