Deviana Safara Ajak Musisi Fokus Berinovatif dengan Konten Digital
BAGI sebagian warga Kota Santri, tentu tidak asing dengan vokalis diva dangdut kelahiran Jombang, Deviana Safara. Terasa familiar lebih, dialami penggemar orkes dangdut, yang sudah terbiasa membuka, memutar video youtube, lagu-lagu Deviana Safara, diblantikan music nasional.
Deviana, nama panggilan akrabnya, adalah penyanyi dangdut koplo beraliran orkes melayu Jawa Timuran yang banyak digemari masyarakat. Ia merupakan satu dari sekian penyanyi senior yang terkenal di blantika penikmat musik dangdut koplo, bukan karena goyangnya tapi karena kekuatan vokalnya.
Pada kesempatan, Kamis (6/10/2022) malam, ia, menyempatkan rawuh di basecamp Orkes Melayu Daduta, yang berada di Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Di basecamp itu, Deviana Safara melantunkan sejumlah lagu koplo rancak, yang sudah popular, seperti lagu Matahariku (New Monata Cover Deviana Safara).
Dengan sejumlah lagu koplo yang dilantunkan, membuat semangat musisi Daduta terhipnotis memetik, memukul musik mengiringi irama suara khas kekuatan lekukan atau cengkok yang dikumandangkan Deviana Safara. Suasana hipnotis itu juga menjadi magnet pengunjung pada Kamis malam.
Tak ayal, suasana itu membuat pendiri Orkes Melayu Daduta, Didik Satyo merasa girang tak terkira, lantaran lokasi rileks yang terletak dilingkungan dusun yang asri itu, terasa indah, romantis menjadikan suasana hidup. Ramai dalam kedamaian, terpaan angin sepoi merindu bumi Bareng menuju wilayah Wonosalam.
Hal itu bukan tanpa alasan, akan tetapi berkat kehadiran Deviana Safara yang kini sudah terkenal melalui lagu-lagu youtube yang viral, menambah basecamp Orkes Melayu Daduta, terhanyut dalam konten youtube, sebagaimana beberapa lagu yang Deviana nyanyikan.
Suasana nyaman terhibur di basecamp Orkes Melayu Daduta bukan karena kehadiran Deviana Safara semata, akan tetapi pada hari biasa memang di lokasi ini memiliki kekhasan. Lingkungan kondusif, daya dukung warga sekitar sangat care, tidak mengusik, keamanan yang nyata, familliar.
Memperhatikan suasana yang khas, asyiiik dan menghibur, Deviana Safara menyarankan agar para musisi lebih fokus berkreasi memainkan alat musik, lebih kreatif, inovatif yang elegan dan profesional, mampu mengiringi lagu yang dilantunkan sang penyanyi.
Kian popular dan banyaknya video musik Deviana Safara yang diputar penggemar di youtube, tak elak membuat pundi-pundi rupiah pun mengalir kerekeningnya. Aliran dana segar yang masuk ke rekening bukan hanya diterima Deviana Safara, melain juga diterima krue music yang mengiringi.
Dalam kesempatan rawuh di basecamp Orkes Melayu Daduta, Deviana mengajak, pekerja seni musisi untuk berkreatif, inovatif digital, menyesuaikan dinamika era.
“Sudah saatnya dari konvensional, bermusik menuju digital. Kedepan, kita berharap mempunyai ekosistem industri musik baru yang inovatif, kreatif didukung programer konten handal mengglobal milenial, sebagai kreator sampai manajemen hak cipta digital,” kata Deviana.
Masih di tempat yang sama, Didik Satyo pemilik “Orkes Melayu Daduta” menyambut baik ide dari singer asli Jombang tersebut, dengan mengaplikasikan ide-ide kreatif tadi dengan membuat konten.
“Support luar biasa, terima kasih atas motivasi saran brilian Mbak Devi, yang sudah meluangkan waktu untuk berfikir tentang kami, untuk kelangsungan eksistensi Orkes Daduta hidup berkarier,” tukas Om Didik, panggilan akrab lelaki kreatif ini. (*dan)














