Disiplin Diri, Upaya Pemkab Jombang dalam Menekan Penyebaran Covid-19

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2020 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budi Winarno, Humas Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Jombang. Photo: Anida Kusuma.

Budi Winarno, Humas Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Jombang. Photo: Anida Kusuma.

Disiplin Diri, Upaya Pemkab Jombang dalam Menekan Penyebaran Covid-19 

Jombang, layang.co – Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah, baik  pusat, provinsi hingga daerah Kota/Kabupaten dalam upaya menekan penyebaran Covid-19. Diantaranya dengan membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan corona virus disease, atau lebih populer Covid-19.

Budi Winarno, Humas Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Jombang, saat di temui layang.co, Jum’at (17/7), diruang kerjanya,  menyampaikan bahwa upaya penekanan dengan tetap memperpanjang masa tanggap darurat. Mengingat Kabupaten Jombang masih dalam kategori daerah yang berisiko sedang. (http://infocovid19.jatimprov.go.id) .

“Penekanan dalam memutus mata rantai Covid 19, dengan cara memperpanjang masa tanggap darurat sampai tanggal 29 September mendatang,” ucapnya.

Langkah lainnya menurut Budi Winarno yang juga penjabat Kepala Dinas Kominfo ini,  tetap melakukan upaya pencegahan dengan mengedepankan Desa Tangguh, Industri tangguh dan Kantor Tangguh. Yang paling penting, yakni seluruh warga harus disiplin mengikuti dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga:  Kasat Resnarkoba: Kematian Karena Covid-19 Cukup Tinggi Kita Harus Selalu Menjaga Kesehatan Diri Pribadi 

Selain itu, tambahnya, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jombang tetap melakukan upaya preventif dengan melakukan sosialisasi. Seperti melalui penertiban kegiatan kegiatan berkerumunnya masyarakat, baik yang ada di tempat publik, maupun kegiatan berkerumunnya di warung-warung di kota Jombang.

“Tidak hanya itu, untuk melakukan penanganan memutus mata rantai Corona Virus juga dilakukan penutupan ruas jalan kota Jombang pada jam-jam tertentu,” ungkapnya.

Sementara dalam penanganan pasien Covid 19 di Kabupaten Jombang ditetapkan Rumah Sakit Utama dan Rumah Sakit Penyangga.

Rumah Sakit  utama di Kabupaten Jombang yaitu RSUD Jombang, sedangkan Rumah Sakit Penyangga ada 2 diantaranya, RSUD Ploso dan RSK Mojowarno.

Perlu diketahui, Humas Gugus Tugas Covid-19 juga memaparkan kegiatan-kegiatan terkait pencegahan yang  bekerjasama dengan seluruh OPD terkait, yaitu, Forkopimda, Satpol PP dan Dishub Jombang. (and)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puskesmas Kesamben Intensif Layani 33 Penderita HIV/AIDS dan Pasien TBC
Bersinergi dengan Kader Posyandu Desa, Puskesmas Kesamben Lakukan Screning dan Sosialisasi ATM
Kenali Sejak Dini Tanda Gawat Darurat pada Anak Sakit, Segera Bawa ke IGD RSUD Jombang Jikalau Muncul Gejala Ini
Di Kompleks Makam Mbah Sayyid Sulaiman, Betek Mojoagung akan Ada Klinik Rawat Inap
RSUD Jombang dan Pemdes Temuwulan Kolaborasi Tangani Anak Penderita Jantung Bawaan
Poli VCT RSUD Jombang Layani Deteksi dan Terapi HIV/AIDS Sepenuh Hati: Pengobatan Bukan Akhir, tapi Awal untuk Hidup Lebih Sehat
302 Desa di Jombang Bentuk Tim Siaga, Warsubi Targetkan Eliminasi TBC 2030
Untuk Tingkatkan Gizi Masyarakat dan Atasi Stunting, Pemkab Jombang Gencarkan GEMARIKAN

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 15:44 WIB

Puskesmas Kesamben Intensif Layani 33 Penderita HIV/AIDS dan Pasien TBC

Selasa, 25 November 2025 - 13:48 WIB

Bersinergi dengan Kader Posyandu Desa, Puskesmas Kesamben Lakukan Screning dan Sosialisasi ATM

Kamis, 13 November 2025 - 14:33 WIB

Kenali Sejak Dini Tanda Gawat Darurat pada Anak Sakit, Segera Bawa ke IGD RSUD Jombang Jikalau Muncul Gejala Ini

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:25 WIB

Di Kompleks Makam Mbah Sayyid Sulaiman, Betek Mojoagung akan Ada Klinik Rawat Inap

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 12:07 WIB

RSUD Jombang dan Pemdes Temuwulan Kolaborasi Tangani Anak Penderita Jantung Bawaan

Berita Terbaru