Plt PUPR Jombang: Laporkan Kalau Ada Jalan Rusak, Pemkab Siapkan Anggaran Rp 23 Miliar untuk Pemeliharaan Jalan Kabupaten
Jombang, layang.co – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, Imam Bustomi, S.T., menyampaikan, warga bisa lapor jikalau ada kerusakan jalan.
Lapor bisa dilakukan ke kantor Dinas PU, Jl KH Romli Tamim, Desa Sumber, Kecamatan Jombang, atau bisa melalui aplikasi Informasik Jalan Jombang, atau melalui media sosial. “Nanti, kami tindak lanjuti secepatnya,” ujarnya.
Hal tersebut disampaikan Bustomi, mengingat Pemkab Jombang menaruh perhatian besar terhadap infrastruktur jalan kabupaten. Berkaitan dengan itu, Pemkab menyiapkan anggaran Rp 23 miliar dalam tahun 2026, ungkapnya.
Bustomi menyebut, dana tersebut diprioritaskan untuk menjaga kemantapan ruas jalan kabupaten. Pemanfaatan anggaran, diantaranya untuk belanja material, pekerjaan, transportasi, serta upah kerja.
Bustomi, yang juga Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Jombang ini menyampaikan, sejak awal Januari 2026, tim Mandor jalan telah berkeliling wilayah Kabupaten Jombang dan melakukan perbaikan sesuai kondisi lapangan.
“Penanganan dilakukan mulai tambal sulam coldmix hingga pelapisan lapen,” ungkapnya.
Bustomi menyampaikan, tim Mandor jalan dalam kurun waktu 19 sampai 27 Januari 2026 telah menangani 22 titik ruas jalan di berbagai wilayah Kabupaten Jombang.
Ini Ruas yang Sudah Diperbaikin
Menukil Radar Jombang, edisi Jum’at (19/1/2026) halaman 19, pekerjaan perbaikan jalan telah dilakukan pada ruas Gebangbunder-Bangsri, Tapen-Sumberteguh, Ngusikan sampai batas wilayah Kabupaten Mojokerto.
Selain itu, juga pada ruas Gempollegundi-Krembangan, Bandarkedungmulyo-Pucangsimo, Banjarsari-Tinggar. Sementara di wilayah kota meliputi, jalan Hayam Wuruk dan jalan A Yani.
Di wilayah timur, menyasar ruas Mojoagung-Mojoduwur, Gambiran-Selorejo, Penggaron-Bareng, sedang di wilayah kecamatan Wonosalam meliputi ruas Wonosalam-Jabung, Bareng-Wonosalam, Ngrimbi-Pangklungan, serta Ngoro-Bareng.
“Material disesuikan kondisi lapangan, agar hasil pekerjaan lebih optimaldan tahan lama,” papar Bustomi. (*dan)














