Seminar Kebangsaan: Membedah Klaim Baru tentang Tempat Kelahiran Proklamator

- Penulis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar ini menghadirkan Prof. DR. Anhar Gonggong (Sejarahwan dan Akademikus), Roso Daras (Pendiri Yayasan Aku dan Sukarno) serta Binhad Nurrohmad (Budayawan) dan dipandu oleh Moderator Andhi Setyo Wibowo (Sekretaris Komunitas Pelestari Sejarah Jombang).

Seminar ini menghadirkan Prof. DR. Anhar Gonggong (Sejarahwan dan Akademikus), Roso Daras (Pendiri Yayasan Aku dan Sukarno) serta Binhad Nurrohmad (Budayawan) dan dipandu oleh Moderator Andhi Setyo Wibowo (Sekretaris Komunitas Pelestari Sejarah Jombang).

Seminar Kebangsaan: Membedah Klaim Baru tentang Tempat Kelahiran Proklamator

Jombang, layang.co – Jombang tak hanya terkenal sebagai Kota Santri, namun juga erat akan nilai sejarah. Masih dalam rangkaian Jombang Fest 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menyelenggarakan Seminar Kebangsaan dengan tajuk Jejak Tokoh Bangsa di Kabupaten Jombang (Soekarno dan Gus Dur) pada, Selasa (15/10/2024) di Alun-Alun Jombang.

Seminar Kebangsaan ini melibatkan hampir seluruh guru sejarah yang ada di Kabupaten Jombang, pegiat dan pemerhati sejarah Soekarno, budayawan dan masyarakat umum.

Harapan dari penyelenggaraan Seminar Kebangsaan ini adalah dapat meluruskan berbagai versi yang beredar tentang jejak masa kecil Soekarno berdasarkan bukti-bukti ilmiah yang ada. Seminar kebangsaan ini juga akan menjadi tonggak sejarah proses pengusulan KH Abdurrahman Wahid sebagai Pahlawan Nasional.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, Saya sangat menyambut baik inisiatif penyelenggaraan seminar kebangsaan ini. Kegiatan seperti ini tidak hanya menambah khazanah ilmu pengetahuan sejarah kita, tetapi juga membangun semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tokoh-tokoh yang berjasa bagi bangsa,” kata Pj Bupati Jombang, Dr. Drs. Teguh Narutomo dalam sambutannya.

Pj Bupati menambahkan, forum-forum ilmiah seperti ini, baik yang bersifat kebangsaan maupun diskusi kesejarahan, perlu terus kita dorong agar mengakar dalam budaya intelektual kita, khususnya di kalangan generasi muda.

“Seminar ini bukan hanya sekadar diskusi akademik, tetapi juga upaya kita untuk membangun semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap sejarah bangsa,” tambahnya.

Baca Juga:  Agus Purnomo: Butuh Dukungan Donatur untuk Wujudkan Pembangunan Masjid di Lingkup Dikbud Jombang

Disamping membahas Soekarno, seminar ini juga memiliki arti yang sangat penting dalam upaya kita untuk terus mengenang dan memperjuangkan jejak-jejak perjuangan Gus Dur. KH. Abdurrahman Wahid, yang lebih dikenal sebagai Gus Dur, adalah sosok yang tidak hanya dikenal sebagai pemimpin agama, tetapi juga sebagai tokoh bangsa yang berjuang untuk keadilan, toleransi, dan demokrasi.

“Gus Dur selalu memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebhinekaan yang menjadi fondasi kuat Indonesia”, ungkap Pj Bupati Teguh Narutomo.

Seminar ini juga diharapkan sebagai bagian dari proses yang terus berlanjut dalam mengusulkan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional. Proses ini adalah sebuah upaya penting untuk memastikan bahwa jasa dan perjuangan Gus Dur yang luar biasa bagi bangsa ini diakui secara resmi oleh negara.

“Kita tahu, Gus Dur bukan hanya milik Nahdlatul Ulama atau Jombang, tetapi beliau adalah milik seluruh Bangsa Indonesia. Semoga langkah ini mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Jombang dan Indonesia pada umumnya”, tandas Pj Bupati Teguh Narutomo asal Pontianak ini.

Pemerintah Kabupaten Jombang berharap seminar ini dapat menjadi tonggak sejarah baru dalam kajian sejarah Indonesia. Hasil dari seminar ini diharapkan dapat memperkaya narasi sejarah yang akurat dan komprehensif, serta meningkatkan minat masyarakat terhadap sejarah bangsa. (*dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

STIKES HUSADA, Jl Veteran, Desa Mancar, Kecamatan Peterongan, Jombang, Jawa Timur Tuan Rumah PORNIKES Tahun 2026, Gelar 7 Cabor, 4 Lomba Seni
Bupati Warsubi Buka PORNIKES Internasional 2026 di STIKES HUSADA Peterongan Jombang, Diikuti 43 PT 1.938 Atlet, 7 Cabor, 4 Seni Selama Dua Hari
Wabup Gus Salam Hadiri Do’a Bersama Ribuan Siswa SMA untuk Meraih Sukses Akhir Studi
BGN Apresiasi Tinggi Capaian Jombang dalam Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
Selamatkan Masyarakat dari Judol, Polres Jombang Gelar Nobar Film No More Bet
Dikbud Jombang Gelar POPKAB  9 Cabor untuk Level SMP Negeri dan Swasta
Dua Siswa SMAN 2 Jombang dan Siswa SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Raih Medali Emas O2SN Tahun 2025
Bupati Jombang Pastikan Program MBG di SMPN 1 Sumobito Berlangsung Optima

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:41 WIB

STIKES HUSADA, Jl Veteran, Desa Mancar, Kecamatan Peterongan, Jombang, Jawa Timur Tuan Rumah PORNIKES Tahun 2026, Gelar 7 Cabor, 4 Lomba Seni

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:23 WIB

Bupati Warsubi Buka PORNIKES Internasional 2026 di STIKES HUSADA Peterongan Jombang, Diikuti 43 PT 1.938 Atlet, 7 Cabor, 4 Seni Selama Dua Hari

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:14 WIB

Wabup Gus Salam Hadiri Do’a Bersama Ribuan Siswa SMA untuk Meraih Sukses Akhir Studi

Selasa, 25 November 2025 - 21:28 WIB

BGN Apresiasi Tinggi Capaian Jombang dalam Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 10:08 WIB

Selamatkan Masyarakat dari Judol, Polres Jombang Gelar Nobar Film No More Bet

Berita Terbaru