Musrenbang di Kesamben, Infrastruktur Jalan Tahun 2023 akan Diperbaiki
Jombang, layang.co – Disampaikan oleh Bupati Jombang Hj Munjidah Wahab, Kecamatan Kesamben memiliki jumlah penduduk 67.364 jiwa tersebar di 14 Desa, 121 RW dan 465 RT, pada tahun 2024 mendapat alokasi anggaran PIK sebesar Rp. 1.322.640.216 (satu milyar tiga ratus dua puluh dua juta enam ratus empat puluh ribu dua ratus enam belas rupiah).
“Alokasi tersebut diprioritaskan untuk kegiatan infrastruktur yang diputuskan melalui rapat musrenbang yang kita lakukan sekarang ini,” ucap Bupati saat membuka Musrenbang di Kesamben, Rabu (01/02/2023) sore.
Disampaikan Bupati, pada tahun 2022 di Kecamatan Kesamben telah dilakukan pemeliharaan berkala jalan Talunkidul-Kesamben dan Curahmalang-Karangprabon sepanjang 2,85 km dengan anggaran 3 milyar. Selain itu rekontruksi jalan ruas Curahmalang- Karangprabon dengan anggaran 3,4 milyar.
“Pada tahun 2023 ini direncanakan rekonstruksi jalan Talunkidul-Kesamben, Gumulan-Jombatan, Kesamben-Karangri, Pojokrejo-Carangrejo, Gedangan-Kedungmlati, dan Sentul-Kesamben dengan anggaran 8 milyar,” tambah Bupati Mundjidah Wahab.
Dalam dokumen perencanaan tahunan termasuk di tahun 2024, usulan masyarakat tidak hanya disampaikan melalui usulan prioritas Kecamatan. Akan tetapi, usulan tersebut dapat disampaikan melalui perangkat daerah bersangkutan yang nanti dilakukan pembahasan pada mekanisme forum perangkat daerah.
Bupati berharap, dengan adanya program pagu indikatif kewilayahan ini, akan mampu menjawab pertanyaan tentang kepastian usulan yang diberikan oleh desa melalui mekanisme Musrenbang Kecamatan.
Bupati Mundjidah Wahab didampingi Agus Purnomo Sekdakab Jombang, serta Kepala Bappeda, Kepala Disporabudpar, Kepala DPMPTSP, Kabag Organisasi, dan Kabag Prokopim, berharap melalui forum Musrenbang dapat menghasilkan masukan, usulan maupun saran-saran serta partisipasi masyarakat untuk mewujudkan proses perencanaan pembangunan yang lebih berkualitas dan mewujudkan pemerataan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.
PIK dengan nilai yang lebih besar dari tahun 2023 diharapkan ada peningkatan alokasi belanja infrastruktur. Perbaikan jalan akan terus di lakukan. Penanganan kemiskinan ekstrem. Penuntasan stunting dan pemerataan sarana dan prasarana Kecamatan, tukas Bupati.
Berkaitan dengan pengelolaan keuangan, Pemkab Jombang sudah mendapat penghargaan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) 9 kali berturut-turut dari BPK.
“Mohon dukungan dari semua pihak, terutama Kecamatan dan Desa untuk terus mendukung dan mensinergikan pembangunan sehingga diharapkan pada tahun 2023 kita akan mendapat predikat WTP yang ke-10,” harap Bupati Mundjidah Wahab yang diamini undangan yang hadir.
Diantaranya, anggota DPRD Kabupaten Jombang, Camat dan anggota Forpimcam Kesamben; tokoh agama dan tokoh masyarakat; perwakilan dari organisasi perempuan dan kemasyarakatan Muslimat, Fatayat, Aisyiyah, PKK, para Kepala Desa, Delegasi Desa, Kepala UPTD, Kepala Sekolah. (*dan)














