Dokter Urologi RSUD Jombang: Kenali Kelainan Bawaan Sejak Lahir Pada Kelamin Anak Laki-laki, Raba dan Periksa Sejak Dini

- Penulis

Minggu, 11 September 2022 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Spesialis Bedah Urologi RSUD Jombang, dr Yohan Affandi, Sp.U (kanan) saat berdialog pada acara Humas RSUD Menyapa, yang dipandu Ernia Rosita S.Kep. Ners,

Dokter Spesialis Bedah Urologi RSUD Jombang, dr Yohan Affandi, Sp.U (kanan) saat berdialog pada acara Humas RSUD Menyapa, yang dipandu Ernia Rosita S.Kep. Ners,

Dokter Urologi RSUD Jombang:

Kenali Kelainan Bawaan Sejak Lahir Pada Kelamin Anak Laki-laki, Raba dan Periksa Sejak Dini

BEGUTULAH pesan yang disampaikan Dokter Spesialis Bedah Urologi RSUD Jombang, dr Yohan Affandi, Sp.U saat berdialog pada acara Humas RSUD Menyapa, yang dipandu Ernia Rosita S.Kep. Ners, Jum’at (9/9), dengan topik bahasan Hipospadia dan UDT.

Mengapa harus mengenali sejak dini, karena aspeknya bisa menimbulkan gangguan saat berhubungan bila sudah dewasa. Efek utamanya dalam hal kesuburan reproduksi dan dapat mempengaruhi psikologis sang anak.

Mengawali perbincangan, dokter memberikan pemahaman apa itu Urologi. Pertama, yakni, bidang  ilmu kedokteran/kesehatan yang mempelajari/membantu kelainan pada saluran kecing, baik pada laki-laki maupun perempuan serta kelainan pada kelamin laki-laki.

Untuk itu, dokter Yohan menyarankan kepada orang tua untuk segera memeriksa/memperhatikan bentuk alat kelamin  dan jumlah buah zakar pada anak laki-laki (bayi) yang baru dilahirkan.

Dokter Yohan menyebut, Hipospadia adalah kondisi ketika muara uretra (lubang kencing) pada bayi laki-laki tidak berada pada posisi yang seharusnya. Pada Hipospadia, lubang kencing/muara uretra berada di bagian bawah penis.

Kondisi ini merupakan kelainan bawaan sejak lahir. Jika tidak ditangani, penderita hipospadia bisa kesulitan buang air kecil atau kesulitan berhubungan seksual saat dewasa.

“Hipospadia dapat diketahui melalui pemeriksaan fisik setelah bayi dilahirkan, tanpa harus dilakukan pemeriksaan khusus,” tandasnya.

Kasus hipospadia bervariasi,  lubang kencing berada tidak pada ujung kemaluan (penis), tetapi dapat berada di bawah depan, di tengah, bahkan dibelakang dekat dengan kantong zakar.

“Perhatikan saat bayi kencing, apabila normal ke depan, Alhamdulillah, tapi jikalau ada yang aneh dapat diperiksakan ke faskes terdekat atau ke dokter spesialis,” tuturnya.

Jika menemukan hal serupa ini dapat dibawa ke tenaga kesehatan untuk diperiksa. Tindakan operasi untuk memperbaiki kelainan bentuk penis tersebut dapat dilakukan saat umur 2 tahun atau sebelum menginjak usia Sekolah Dasar karena dapat mengganggu proses belajar, tukas dokter spesialis Urologi alumnus Universitas Airlangga tahun 2019 ini.

Baca Juga:  Hari Jadi Kabupaten Jombang ke-111 Ditandai dengan Gebyar Vaksinasi

Beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya hipospadi yaitu diantaranya adalah; faktor keturunan, hamil pada saat berusia 40 tahun ke atas, anak terlahir prematur, menderita obesitas dan diabetes saat hamil, menjalani terapi hormon untuk merangsang kehamilan, terpapar asap rokok atau pestisida saat hamil, efek konsumsi alkohol.

UDT (undescended testis/testis tidak turun)

Normalnya, kata dokter,  buah pelir/zakar bagi laki-laki ada dua dan keduanya bereda di kantong zakar.

Menurut dokter, ketika baru lahir harus diperiksa mulai dari ada, atau tidak adanya dua buah zakar, posisi saluran kencing, posisi lubang kencing. Ulangi pemeriksaan tersebut saat mandi atau saat mengganti popok.

Bila tidak ditemukan atau ragu, keluarga dapat membawa bayi ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan kelainan tersebut.

Jika saat pemeriksaan ditemukan buah zakar tidak pada tempatnya, dapat dilakukan operasi untuk memindah buah zakar ke tempat yang seharusnya, yaitu didalam kantong zakar.

Usia yang optimal untuk dilakukan operasi pemindahan buah zakar dapat dilakukan saat usia anak 18 bulan dan sebaiknya sebelum usia 5 tahun, untuk menjaga fungsi kesuburan dan mencegah terjadinya keganasan buah zakar.

Tim Medis Poli Urologi RSUD Jombang, memiliki peralatan canggih memadai, didukung dua orang dokter spesialis, siap memberikan layanan terbaik. Melayani pada jam kerja 08.00 – 15.00 WIB pada hari Senin – Jum’at, pungkas dokter Yohan Affandi.

Beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya UDT yaitu diantaranya adalah; faktor keturunan, anak terlahir prematur atau berat badan lahir rendah, terpapar pestisida atau bahan kimia saat hamil, efek merokok dan konsumsi alkohol. (dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puskesmas Kesamben Intensif Layani 33 Penderita HIV/AIDS dan Pasien TBC
Bersinergi dengan Kader Posyandu Desa, Puskesmas Kesamben Lakukan Screning dan Sosialisasi ATM
Kenali Sejak Dini Tanda Gawat Darurat pada Anak Sakit, Segera Bawa ke IGD RSUD Jombang Jikalau Muncul Gejala Ini
Di Kompleks Makam Mbah Sayyid Sulaiman, Betek Mojoagung akan Ada Klinik Rawat Inap
RSUD Jombang dan Pemdes Temuwulan Kolaborasi Tangani Anak Penderita Jantung Bawaan
Poli VCT RSUD Jombang Layani Deteksi dan Terapi HIV/AIDS Sepenuh Hati: Pengobatan Bukan Akhir, tapi Awal untuk Hidup Lebih Sehat
302 Desa di Jombang Bentuk Tim Siaga, Warsubi Targetkan Eliminasi TBC 2030
Untuk Tingkatkan Gizi Masyarakat dan Atasi Stunting, Pemkab Jombang Gencarkan GEMARIKAN

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 15:44 WIB

Puskesmas Kesamben Intensif Layani 33 Penderita HIV/AIDS dan Pasien TBC

Selasa, 25 November 2025 - 13:48 WIB

Bersinergi dengan Kader Posyandu Desa, Puskesmas Kesamben Lakukan Screning dan Sosialisasi ATM

Kamis, 13 November 2025 - 14:33 WIB

Kenali Sejak Dini Tanda Gawat Darurat pada Anak Sakit, Segera Bawa ke IGD RSUD Jombang Jikalau Muncul Gejala Ini

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:25 WIB

Di Kompleks Makam Mbah Sayyid Sulaiman, Betek Mojoagung akan Ada Klinik Rawat Inap

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 12:07 WIB

RSUD Jombang dan Pemdes Temuwulan Kolaborasi Tangani Anak Penderita Jantung Bawaan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang Isawan Nanang Risdiyanto S.Hut., M.Si., bersama dewan pengupahan menyampaikan pengumuman UMK Kabupaten Jombang untuk tahun 2026, Rabu (24/12/2025).

Rp 3.320.770 UMK di Kabupaten Tahun 2026

Jumat, 26 Des 2025 - 11:24 WIB