Jombang Peroleh Penghargaan Bebas Penyakit Frambusia Patek dan Koreng

- Penulis

Selasa, 31 Mei 2022 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu, mewakili Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyerahkan sertifikat kepada Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab pada puncak acara Hari Malaria Sedunia di Mandalika Kuta Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat, Selasa (31/5/2022).

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu, mewakili Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyerahkan sertifikat kepada Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab pada puncak acara Hari Malaria Sedunia di Mandalika Kuta Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat, Selasa (31/5/2022).

Jombang Peroleh Penghargaan Bebas Penyakit Frambusia Patek dan Koreng

Jombang, layang.co –  Pemkab Jombang menerima penghargaan Eradikasi Frambusia dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, melalui Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML), atas keberhasilan ‘Nihil’ kasus penyakit Frambusia dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Sertifikat penghargaan bebas penyakit patek atau koreng itu diberikan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu, mewakili Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan diterima Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab pada puncak acara Hari Malaria Sedunia di Mandalika Kuta Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat, Selasa (31/5/2022).

Maxi Rein Rondonuwu dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Daerah yang menerima penghargaan tersebut, atas konstribusi membantu mengentaskan masyarakat dan penyakit Frambusia. Jombang merupakan salah satu dari 47 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang mendapatkan penghargaan tersebut.

Drg. Budi Nugroho, MPPM Kadinkes Jombang yang turut serta mendampingi Bupati Mundjidah Wahab pada kegiatan tersebut menjelaskan bahwa, Frambusia adalah penyakit kulit yang sudah ada sejak lama,  ribuan tahun silam.

Penyakit Frambusia adalah penyakit kulit menular menahun yang kambuhan. Penyebab penyakit Frambusia adalah kuman Treponema Perteneu, yang dimana kulit mengalami infeksi akibat bakteri tersebut. Penyakit ini dapat tumbuh dan berkembang di daerah yang tropis, panas, dan hujan.

Selain itu, kebersihan lingkungan merupakan faktor penting pada penyakit ini. Pada penyakit ini bakteri tidak dapat menembus kulit utuh, tetapi masuk melalui luka lecet, goresan, atau luka infeksi kulit lain. Karenanya, ini merupakan tantangan bagi semua untuk mengentaskan negeri ini dari penyakit tersebut. Sedangkan untuk frambusia angkanya relatif sudah sedikit.

Disebutkan Budi Nugroho pada pendengar Radio Suara Jombang 10.4 FM yang saat itu live report, tanggal 17 Nopember 2021 langsung dari lokasi kegiatan menjelaskan, bahwa penilaian diawali dari verifikasi data, wawancara dengan Programer Frambusia Dinas Kesehatan dan Puskesmas, diskusi dan tanya jawab secara virtual karena masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Pimpinan dan Susunan Fraksi DPRD Jombang 2024 – 2029 Ditetapkan

Rencana tindak lanjut hasil penilaian adalah membuat komitmen, surveilans tetap dilaksanakan meskipun kasusnya zero, anggaran untuk frambusia lebih spesifik dan pelaksanaan promosi kesehatan tentang frambusia kepada masyarakat.

“Yang paling utama tentunya adalah mempertahankan Kabupaten Jombang tetap zero kasus Frambusia, yang pada akhirnya berbuah Sertifikat Kabupaten Jombang Bebas Frambusia,” tambah drg. Budi Nugroho MPPM.

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab menyampaikan untuk bebas dari Frambusia, Pemda telah melaksanakan berbagai upaya dalam beberapa tahun terakhir. Di antaranya, melakukan surveilans atau pemantauan rutin penyakit frambusia, deteksi dini kusta dan frambusia pada anak bersamaan dengan pelaksanaan skrining kesehatan siswa baru, hingga peningkatan kemampuan dan pengetahuan kader serta petugas kesehatan.

Selain itu, lanjutnya, sarana dan prasarana serta obat-obatan terkait frambusia juga terus dipenuhi kecukupannya. Pun, demikian petugas juga aktif melakukan pendekatan kepada masyarakat agar tidak ada stigma negatif terhadap penderita frambusia.

“Masyarakat terus kita edukasi terkait frambusia ini. Bagaimana cara mencegahnya dan harus bagaimana jika mendapati gejala-gejalanya. Masyarakat juga mengindahkan himbauan dan anjuran petugas. Yang sudah baik seperti ini akan terus kita tingkatkan,” tandas Bupati Mundjidah Wahab.

“Terimakasih atas apresiasi ini, juga kinerja semua pihak. Semoga apresiasi ini, semakin memotivasi kita semua, untuk saling mengingatkan melaksanakan pola hidup sehat yang semakin baik. Selalu menjaga kebersihan badan dan lingkungan. Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Jombang dalam membebaskan masyarakat dari penyakit frambusia bisa terus terjaga”, pungkas Bupati Mundjidah Wahab, sebagaimana diinformasikan Humas Dinas Kominfo Kabupaten Jombang. (dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Jombang Dukung Launching LPK Sultan Agung, Berngkatkan 26 Peserta  Magang ke Jepang
Menyongsong Reformasi Hukum 2026, Pemkab Jombang Gelar FGD Implementasi KUHP dan KUHAP Baru
PT JAPFA Serahkan Kandang Ayam ULU ke Pemkab Jombang, untuk Dorong Kebangkitan Peternak Lokal
Arah RKPD 2027: Jombang Fokus Infrastruktur, Efisiensi Anggaran dan Tuntaskan Target 40% Mandatory Spending
Kejati dan Gubernur Jatim Teken MoU, Seluruh Kejari dan Pemda Sepakati Perjanjian Kerjasama Pidana Kerja Sosial
Hadiri Peringatan HAM Nasional, Bupati Jombang Warsubi Pastikan Kebijakan Berpihak pada Rakyat
Atas Keseriusan Tingkatkan Layanan Publik, Jombang Raih Predikat “Sangat Inovatif” dalam Ajang IGA Kemendagri 2025
Dr Windhu Sugiarto: Melawan Korupsi Panggilan Moral Akan Membawa Daerah Maju, Aman dan Berdaya Saing

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 11:41 WIB

Pemkab Jombang Dukung Launching LPK Sultan Agung, Berngkatkan 26 Peserta  Magang ke Jepang

Jumat, 19 Desember 2025 - 11:50 WIB

Menyongsong Reformasi Hukum 2026, Pemkab Jombang Gelar FGD Implementasi KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 19 Desember 2025 - 11:32 WIB

PT JAPFA Serahkan Kandang Ayam ULU ke Pemkab Jombang, untuk Dorong Kebangkitan Peternak Lokal

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:49 WIB

Arah RKPD 2027: Jombang Fokus Infrastruktur, Efisiensi Anggaran dan Tuntaskan Target 40% Mandatory Spending

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:14 WIB

Kejati dan Gubernur Jatim Teken MoU, Seluruh Kejari dan Pemda Sepakati Perjanjian Kerjasama Pidana Kerja Sosial

Berita Terbaru

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang Isawan Nanang Risdiyanto S.Hut., M.Si., bersama dewan pengupahan menyampaikan pengumuman UMK Kabupaten Jombang untuk tahun 2026, Rabu (24/12/2025).

Rp 3.320.770 UMK di Kabupaten Tahun 2026

Jumat, 26 Des 2025 - 11:24 WIB