Karate Jombang Gagal Raih Medali, Eko Febrianto Atlet Pencak Silat Sumbang Perunggu di PON XX

0
501
Photo kiri, Eko Febrianto dengan Medali Perunggu, Photo kanan, bersama peraih medali Kelas J Cabor Pencak Silat PON XX Papua.

Karate Jombang Gagal Raih Medali, Eko Febrianto Atlet Pencak Silat Sumbang Perunggu di PON XX

Jombang, layang.co – Tiga orang putri atlet Cabor Karate asal Kabupaten Jombang Jazillah Nur Annisa, Nurina Dyatika, Thalia Rosa setiawan yang turun di ajang PON XX Papua gagal menyumbang medali untuk Kontingen Jawa Timur.

Ketiga atlet karate tersebut laga pada kelas Kata Beregu Putri, masuk dalam pool …. tanding pada 12 Oktober di arena Politeknik Penerbangan, Jayapura. Dalam bagan pertandingan Tim Kata Beregu Putri Jatim bersama  dengan Provinsi 9 Provinsi. Yaitu Jabar, Jateng, Jambi, DKI Jakarta, Jatim, Bali, Papua, Sulsel, Sumatera Barat.

Kegagalan tim Karate Putri Beregu asal Kabupaten Jombang ini cukup disesalkan, meski sudah melalui pendadaran kualitas latih tanding di Puslatdan KONI Jatim, sekitar satu tahun lebih. Tampil di PON XX ini merupakan kesertaan pertama kali bagi mereka. Masih ada kesempatan memperbaiki skill bela diri karate agar bisa  tampil pada PON XXI, di Sumatera Utara, empat tahun mendatang.

Eko Sumbang Perunggu

Sedangkan atlet Pencak Silat andalan dari Kabupaten Jombang Eko Febrianto yang turun di Kelas J (100 kg – 1005 kg) pada PON XX Papua  berhasil menyumbang medali perunggu untuk kontingen Jawa Timur. Eko tumbang saat menghadapi Putra Hidayana atlet tuan rumah Provinsi Papua. Pada PON XIX Eko Febrianto menyabet medali emas untuk Jawa Timur.

Eko yang tanding pada babak semi final pada Minggu (10/10) meladeni  Hidayana yang pada babak penyisihan telah menjungkalkan Khairian Ikbal pendekar  dari Provinsi Kalimantan Selatan. Pada bagan Pool B, Eko telah mendapat by, sehingga menunggu pemenang antara Kalsel dan Papua.

Dari bagan pertandingan babak penyisihan Pool A diisi Firdhana Wahyu Putra dari DI Yogyakarta melawan  I Kadek Agus Jatiwibawa dari Provinsi Bali. Masih pada Pool A terdapat Rahmat Natsir dari Sumatera Barat melawan Eri Budiono dari Provinsi Jawa Barat. Dari Pool A semi final berhadapan  wakil dari DI Yogyakarta melawan Jawa Barat. Dimenangkan atlet Jawa Barat.

Pada partai final perebutan medali emas, antara Eri Budiono dari Jawa Barat harus mengakui ketangguhan Putra Hidayana dari Papua. Sehingga medali emas milik Papua, perak milik Jawa Barat, Juara III bersama menjadi hak Jawa Timur dan DI Yogyakarta.

Menurut Eko Febrianto, pertandingan pencak silat pada PON XX cukup subyektif, apalagi melawan atlet tuan rumah. “Ajuuur Pak..!! harus dapat jatah medali, tapi tetap harus menerima, namanya juga pertandingan ada yang menang dan kalah,” paparnya. (dan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here