PPDI Jombang Ingin Bersinergi Lintas Sektoral untuk Memajukan Desa

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2020 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PPDI Jombang Teguh Wahyudi (dua dari kiri) Berdialog dengan Pengurus BKNDI Jombang, Selasa (7/7/2020)

Ketua Umum PPDI Jombang Teguh Wahyudi (dua dari kiri) Berdialog dengan Pengurus BKNDI Jombang, Selasa (7/7/2020)

PPDI Jombang Ingin Bersinergi Lintas Sektoral untuk Memajukan Desa

Jombang, layang.co – Guna meningkatkan eksistensinya Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Jombang menjalin komunikasi dengan Badan Komunikasi Nasional Desa se-Indonedia (BKNDI) dalam rangka membentuk sinergisitas realisasi kemajuan pembangunan desa.

Berkaitan dengan itu, sebagaimana tersurat dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPDI merasa sangat perlu dibentuk Kepengurusan PPDI Tingkat Pusat, Tingkat Provinsi, Tingkat Kabupaten, hingga di Tingkat Kecamatan di seluruh Indonesia.

“Untuk Kabupaten Jombang sendiri, PPDI telah terbentuk secara legal sebagaimana tertuang pada Surat Keputusan Pengurus PPDI dengan Nomor:  SKEP/03/PP.PPDI/I/2020 yang ditandatangan Ketua Umum PPDI Pusat, Murdjito,” ungkap Teguh Wahyudi, Ketua PPDI Kabupaten Jombang, Selasa (7/7/2020) siang di Jombang.

Hadir dalam diskusi tersebut Pengurus PPDI Kabupaten Jombang Masa Bakti 2020-2025: Ketua Umum: Teguh Wahyudi, Penasehat: Sugeng Widodo/Sekdes Plumbon Gambang Kec Gudo, Sekjen: Budiono, S.Pd./Bendahara Umum/Sekdes Palrejo Kec. Sumobito, dan  Wiji Shobirin/Kasun di Kecamatan Peterongan.

Dari unsur BKNDI hadir diantaranya Ketua BKNDI Kabupaten Jombang M Yusuf Efendi, Sekretaris Wahyu, Wakil Ketua  Aan Budiyanto. Untuk meningkatkan legalitas organisasi PPDI, sementara sedang mengajukan Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD) ke Kementrian Hukum dan HAM RI.

Keinginan mewujudkan sinergisitas lintas sektoral, lanjut Teguh bertujuan meningkatkan kinerja personal PPDI dalam menjalankan tugas keadminitrasian desa, mendukung kebijakan pemerintah dan Kepala Desa. Seperti, perlu berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait dengan belum akurasinya data kependudukan.

Contoh,  desa memasukkan data sudah benar. Namun data nama orang yang meninggal  dunia masih muncul kembali, dalam penerimaan BLT. Sementara orang lain yang kondisinya membutuhkan BLT, datanya ditolak, tidak muncul.

Baca Juga:  Wajah Baru Kepengurusan PPDI Kabupaten Jombang

“Hal serupa ini yang kami ingin bangun, demi peningkatan pelayanan,” tukasTeguh, yang beberapa lalu bersama pengurus PPDI sudahsempat hearing dengan Komisi A DPRD Jombang dalam upaya memperjuangkan memperoleh tunjangan kesehatan bagi perangkat desa di Kabupaten Jombang.

Sugeng Widodo, Penasehat PPDI, berharap kerjasama yang dibangun antar lembaga mampu memajukan desa di Kabupaten Jombang. Contohnya, mengusulkan adanya Tambahan Penghasilan Aparatur Perangkat Desa (TPAPD) secara nasional.

“Alhamdulillah perjuangan PPDI direpson Pemerintah, yakni dengan adanya pengakuan kesetaraan perangkat desa dengan ASN Gol IIA, dan memperoleh  TPAPD Rp 2 juta lebih,” ungkap Sugeng Widodo, Sekdes Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo ini.

Pengurus PPDI Jombang dan Pengurus BKNDI Photo Bersama.

Sedangkan Teguh Wahyudi yang juga Sekretaris Desa Bawangan, Kecamatan Ploso ini berorientasi ingin bersinergi dengan pihak Kepolisian, Kejaksaan dan Bawasda terkait dengan program kerja dan peng-SPJ-an yang benar atas Dana Desa (DD) atau anggaran lainnya yang masuk di desa.

Agar tidak ada korban, karena itu bagaimana ketentuan administrasi yang akuntabilitas. Bisa dipertanggungjawabkan secara administrasi, tidak melanggar hukum. Kita di desa pelaku implementasi kebijakan pemerintah.  Agar tepat guna, tepat sasaran, tidak terjerat hukum kita harus satu pola pikir tentang pembangunan.  “Ini yang ingin kita jalin, agar kemajuan benar-benar dirasakan masyarakat desa,” tukas Teguh.

Sementara itu Mohammad Yusuf Efendi dalam kesempatan tersebut merasa mendapat pemahaman atas program kerja PPDI. Pihaknya siap mengkomunikasikan dan memidiator manakala ada permasalahan yang terjadi di pemerintah desa hingga pemerintah kabupaten.

“Kami siap mengkomunikasikan apa yang diharapkan oleh PPDI demi kemajuan desa di Kabupaten Jombang,” ucapnya (dan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berkah Penghargaan Nasional Kinerja Pengelolaan Sampah, Bupati Warsubi Hadiahkan Umroh Bagi 5 Orang Pasukan Kebersihan
Pemkab Jombang Perpanjang Kerjasama dengan Kejaksaan Masalah Penanganan Hukum (Datun) 
Jombang Raih Penghargaan Nasional, Pengelolaan Sampah Tahun 2026: Masuk 16 Besar Terbaik  se-Indonesia
Ivan Dwi Febrian Resmi Jabat Direktur Perumda Aneka Usaha Seger Jombang
Jalan Nasional 4 KM Mojoagung – Jombang Segera Dieksekusi Menyeluruh
Satu Tahun Kepemimpinan Warsubi-Salman: Menjalin Harmoni, Membangun Jombang dengan Kerja Nyata dan Do’a
Kenduri Buah Durian Wonosalam Tahun 2026 Ditiadakan, Ini Alasannya
Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua: Bupati Warsubi Tegaskan Pendopo Terbuka untuk Warga

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:05 WIB

Berkah Penghargaan Nasional Kinerja Pengelolaan Sampah, Bupati Warsubi Hadiahkan Umroh Bagi 5 Orang Pasukan Kebersihan

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:34 WIB

Pemkab Jombang Perpanjang Kerjasama dengan Kejaksaan Masalah Penanganan Hukum (Datun) 

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:33 WIB

Jombang Raih Penghargaan Nasional, Pengelolaan Sampah Tahun 2026: Masuk 16 Besar Terbaik  se-Indonesia

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:28 WIB

Ivan Dwi Febrian Resmi Jabat Direktur Perumda Aneka Usaha Seger Jombang

Senin, 23 Februari 2026 - 14:04 WIB

Jalan Nasional 4 KM Mojoagung – Jombang Segera Dieksekusi Menyeluruh

Berita Terbaru