668 Warga Mojowarno Riang Gembira Terima Sertifikat Program PTSL Dari Wabup Jombang

- Penulis

Selasa, 17 Maret 2020 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Antri Menerima Sertifikat Dari Panitai PTSL di Balai Desa Mojowarno, Selasa (17/3/2020)

Warga Antri Menerima Sertifikat Dari Panitai PTSL di Balai Desa Mojowarno, Selasa (17/3/2020)

668 Warga Mojowarno Riang Gembira Terima Sertifikat Program PTSL Dari Wabup Jombang

Jombang, layang.co – Sebanyak 680 orang warga Desa Mojowarno, hari Selasa, (17/3/2020) tampak riang gembira. Penuh semangat mereka hadir di Balai Desa mengikuti urutan acara seremonial proses penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah yang sampaikan oleh Wakil Bupati Jombang Sumrambah.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Jombang Agustianingsih, SH, M.Hum Camat Mojowarno Arif, Kapolsek Mojowarno AKP Yogas, SH, Kepala Desa Mojowarno Tatag Yudianto, S.Sos Sekretaris Desa Mojowano Purwo Edy DS, serta warga masyarakat penerima Sertifikat Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2020 yang tertib mengantri.

Wakil Bupati sebelum memberikan sertifikat secara simbolis mengingatkan agar warga yang menerima sertifikat program PTSL bisa menjaganya dengan baik. Tidak usah gegabah menjaminkan ke bank.

“Salah satu tujuan PTSL ini adalah untuk memberikan kepastian hukum, memberikan hak dan tanggungjawab atas tanah kepemilikannya. Harus menjaga secara baik karena tanah bisa memicu hubungan kekuargaan,” tukas Wabup.

Untuk itu, Wabup minta, agar setiap orang yang telah menggegam buku sertifikat ini lebih hati-hati, jangan tergesa-gesa untuk di jaminkan di Bank.

“Saya pesan, jikalau mencari pinjaman bukan untuk usaha sebaiknya, sertifikat simpan saja dirumah,” tuturnya.

Wabup mengisahkan, ada kejadian di Jombang wilayah utara brantas. Ada orang yang menawari, ayo saya carikan utangan 100 juta kalau jenengan butuh 30 juta, yang 70 juta saya karena saya yang membantu mencarikan Bank.

Baca Juga:  Perwakilan Mahasiswa Bacakan Ikrar Usai Diskusi Bersama Kapolres dan Forkopimda

Ketika waktu mengembalikan yang 30 juta lunas oleh pemilik sertifikat, namun yang 70 juta tidak lunas, akhirnya rumah Bapak/Ibu kehilangan rumah dan tanahnya. Ini terjadi di utara Berantas beberapa tahun yang lalu, tukas Wakil Bupati Jombang.

Wabup menyarankan kepada Kepala Desa, bilamana ada warga masyarakatnya hendak mengajukan pinjaman ke Bank dengan agunan Sertifikat tanah, sebaiknya Kepala Desa mengundang Pimpinan Bank, untuk melakukan sosialisasi, tentang prosederal pinjam meminjam dan mekanisme pengangsuran, agar masyarakat mendapat informasi yang akurat.

Sementara itu Kepala BPN Jombang Agustianingsih minyampaikan maaf,  kepada warga yang pengajuan sertifikatnya belum selesai. Menurutnya, proses administrasi masih tetap berlangsung. Belum selesainya berkas menjadi sertikat karena ada beberapa hal yang belum lengkap, jelasnya.

Sekretaris Desa Mojowarno Purwo Edy DS saat dikonfirmasi menjelaskan, program PTSl Desa Mojowarno telah mengajuka 1.200 perhomonan. Namun, yang sudah jadi 680 bidang, sebanyak 500 permohonan lainnya masih dalam proses. Jika sudah jadi akan diserahkan pada tahap kelanjutan.

“Yang kami ajukan merupakan bidang tanah milik warga yang tidak masuk dalam Prona tahun 1993 lalu. Sehingga sisa 500an, yang belum dibagikan, sementara masih terus proses,” ungkap Sekdes.

Mulyono (62 tahun) Warga Dusun Mojowarni I mengaku sangat senang dengan dibagikannya sertifikat tanah pekarangan miliknya. “Alhamdulillah, sudah berupa sertifikat. Dengan biaya Rp 150.000/bidang, saya senang karena tidak riwa riwi ngurus ke BPN Jombang,” ucapnya. (dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebanyak 1.225 Mahasiswa UPN Akan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Kreatif UMKM Desa di Kabupaten Jombang
81 Pejabat Lingkup Pemkab Jombang Dilantik Bupati Warsubi
Apotek Seger Beri Layanan 24 Jam, Klinik Tampung Peserta BPJS Maupun Masyarakat Umum
11.720 Orang Buruh Tani dan Buruh Pabrik Rokok Menerima BLT DBHCHT Tahun 2026 Senilai Rp 800.000
Jombang Optimis Tembus Target Investasi Rp 2,56 Triliun di Tahun 2026
Jombang Archive Awards 2026: Untuk Ngukur Kinerja Tertib Arsip dan Digital
10 KDAW Dilantik, Ini Pesan Bupati Jombang Jelang Pilkades Serentak 2027
Rapat Paripurna DPRD Jombang Penyampaian Jawaban Bupati Terkait Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:34 WIB

Sebanyak 1.225 Mahasiswa UPN Akan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Kreatif UMKM Desa di Kabupaten Jombang

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:27 WIB

81 Pejabat Lingkup Pemkab Jombang Dilantik Bupati Warsubi

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:13 WIB

Apotek Seger Beri Layanan 24 Jam, Klinik Tampung Peserta BPJS Maupun Masyarakat Umum

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:45 WIB

Jombang Optimis Tembus Target Investasi Rp 2,56 Triliun di Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:26 WIB

Jombang Archive Awards 2026: Untuk Ngukur Kinerja Tertib Arsip dan Digital

Berita Terbaru

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Jombang, Agung Hariadi, S.T., M.M menyampaikan, berdasarkan verifikasi lapangan, 7 gedung prioritas masih terus dikebut pengerjaannya dan belum sepenuhnya siap digunakan pada 14 Juli 2026.

Pendidikan

Sekolah Rakyat di Jombang Akan Dilaksanakan Mulai 31 Juli 2026

Senin, 13 Jul 2026 - 13:12 WIB

Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., dihadiri Wakil Bupati Salmanudin, S.Ag., M.Pd., Sekda Agus Purnomo, S.H., M.Si., beserta jajaran Staf Ahli, Asisten dan Kepala Perangkat Daerah, Kamis (9/7/2026).

Pemerintahan

81 Pejabat Lingkup Pemkab Jombang Dilantik Bupati Warsubi

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:27 WIB