Beranda blog Halaman 161

JSSA Mengisi Liburan dengan Cara Rujakan

0

Jombangmemoexpos-Untuk mengisi liburan di awal tahun 2019 komunitas JSSA (Jombang Salam Satu Aspal ) ramai ramai menikmati rujak manis yang berlokasi di rumah yanti Jambe Bangsri Jatisari Gebangbunder Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang

Rujak manis dibuat dari irisan beraneka macam buah segar dengan tambahan gula merah yang dibumbui khusus. rujak manis buahnya tidak dipotong-potong melainkan dirajang dengan tambahan air, rujak ini dinamakan rujak manis. Akan lebih nikmat bila cara saji tidak pakai sendok, melainkan cara makannya langsung dengan jari tangan.

Farid ketua JSSA mengatakan, Untuk mengisi hari libur bersama teman teman rujakaan di rumah mbak Yanti di Plandaan. “Sebelumnya saya masih di kota Surabaya. setelah pulang dari Surabaya saya langsung rame rame keroyokan makan rujak yang sudah disiapkan”. ucapnya Minggu (6/1/2019)

Beberapa teman belum datang karena ada yang mengantar tetangga pindah rumah. akan tetapi tidak menyurutkan semangat teman teman dalam rujakan.

Ditempat yang berbeda Yoni Alfiansah yang akrab dipanggil mbah mul mengomentari rujak yang dibuat oleh angel “Wow berarti sama saat aku bujang dulu. Akan tetapi sekaeang saya sudah berenti total. Cuman jika sama lagi kepingin aja”. ujarnya

Sementara Amel yang akrab dipanggil Zahwa juga mengomentari, Buatku rujak itu perantara aja. guna membuat hubungan antar anghota JSSA lebih erat dan tambah akrab. Karena dengan silaturahmi inilah yang buat JSSA semakin kompak. “Saya salut dengan kalian bersama keluarga keduaku aku merasa bahagia melihat teman teman walau dari  jauh. Karena saat ini masih di kabupaten Blitar. i miss u all. katanya.(dik)

Presiden RI Joko Widodo Bagikan Sertifikat Tanah Didampingi Gubernur Jatim

0

Memoexpos:Kunjungi Ponorogo, Pakde Karwo Dampingi Presiden RI Bagikan Sertifikat Wakaf, Sertifikat Tanah dan Tinjau Waduk Bendo.Tidak hanya di Kabupaten Blitar, Tulungagung dan Trenggalek, Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo juga terus mendampingi kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo di Kabupaten Ponorogo, Jumat (4/1/2019).

Dalam kunjungannya di Kota Reog, Gubernur Jatim yang selalu disapa Pakde Karwo itu mendampingi Presiden Jokowi membagikan 213 sertifikat tanah wakaf kepada masyarakat Jatim. Kali ini, enam daerah yang mendapat pembagian sertifikat tanah wakaf meliputi Kab. Ponorogo 60 sertifikat, Kab. Trenggalek 28 sertifikat, Kab. Tulungagung 20 sertifikat, Kab. Pacitan 35 sertifikat, Kab. Ngawi 20 sertifikat dan Kab. Bojonegoro 50 sertifikat. Pembagian sertifikat tersebut dilakukan di Masjid Ar-Rahmah Dukuh Brajan Prayungan, Kecamatan Sawo, Kabupaten Ponorogo.

Dalam sambutannya, Presiden mengatakan, pemerintah memiliki perhatian terhadap legalitas tanah masyarakat agar tidak timbul sengketa di kemudian hari. Penyerahan sertifikat tanah maupun sertifikat wakaf di pondok pesantren, masjid, mushola karena banyak terjadi sengketa lahan dan tanah di daerah. Oleh sebab itu, pengurusan tanah dipercepat oleh negara.

Pemerintah, imbuh Presiden Jokowi juga telah melakukan langkah guna mempermudah proses administrasi pengurusan. Pada 2017, pemerintah berhasil menyelesaikan 5,4 juta sertifikat. Sementara pada 2018 sebanyak 9,4 juta sertifikat. Jumlah tersebut termasuk tanah wakaf. 

Ia mencontohkan, sengketa tanah banyak terjadi di masyarakat. Salah satunya ketika orang tua yang memberikan warisan atau wakaf, sesampainya pada anak cucu, mereka menggugat tanah wakaf sehingga terjadi perselisihan dan sengketa. Ini sering terjadi. Maka, pemerintah ingin  memberikan kemudahan agar semua tanah di Indonesia dapat sah secara hukum, terangnya. 

Presiden Jokowi menegaskan, bahwa sertifikat tanah pribadi maupun wakaf merupakan bukti surat kepemilikan tanah yang sah dan memiliki kekuatan hukum. “Semoga dengan sertifikat ini, masalah sengketa bisa terhindarkan. Semuanya aman secara hukum dan jelas. Tertera nama, luas hingga status kepemilikan surat yang sah,” ujarnya. 

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan Djalil mengatakan, pemerintah memiliki perhatian besar kepada masyarakat, utamanya bagi warga yang memiliki lahan atau tanah yang belum bersertifikat. Oleh karena itu, pemerintah terus berkomitmen mempercepat sertifikasi tanah baik pribadi maupun tanah wakaf. Ditargetkan pada 2025, semua tanah di Indonesia sudah bersertifikat. 

Menurutnya, dengan kepemilikan sertifikat tanah, masyarakat juga dapat menggunakannya untuk modal atau agunan usaha. “Bapak Presiden memerintahkan untuk menyertifikatkan tanah wakaf. Program ini, memberikan manfaat luar biasa bagi masyarakat,” tegasnya. 

Usai membagikan sertifikat, kunjungan yang kedua, Pakde Karwo mendampingi Presiden RI Jokowi meninjau Waduk Bendo. Menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela kunjungannya, Presiden RI Jokowi menyampaikan, kalau saat ini pemerintah membangun banyak waduk di Jatim. Sebagai contoh, Waduk Bendo, Waduk Tukul, Waduk Tugu, Waduk Bagong, dan Waduk Gongseng. Pembangunan ini memang sangat diperlukan karena Jatim sebagai lumbung pangan Indonesia.

Berdasarkan data, lokasi Waduk Bendo terletak di Sungai Kali Keyang atau yang dikenal dengan Kali Ngindeng di Dusun Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Secara morfologi, lokasi waduk merupakan daerah perbukitan bergelombang, dengan ketinggian berkisar antara elevasi lebih dari 150 meter sebagai dasar Sungai Keyang sampai dengan elevasi lebih dari 450 meter yaitu daerah Gunung Tumpak Bengle di sebelah selatan rencana lokasi waduk.

Waduk yang progres fisiknya mencapai 77 persen ini memiliki daerah genangan meliputi Desa Ngindeng dan Desa Temon di Kecamatan Sawoo, serta Desa Ngadirejo Kecamatan Sooko. Untuk kapasitas tampungnya mencapai 43,14 juta m3 dengan luas genangan 169,64 Ha. 

Pembangunan Waduk Bendo ini merupakan upaya untuk mengembangkan daerah Kabupaten Ponorogo berkaitan dengan pengembangan sumber daya air. Yakni untuk memenuhi berbagai keperluan masyarakat seperti penyediaan air irigasi, air baku domestik, dan industri.

Waduk ini memiliki fungsi antara lain penyedia air irigasi seluas 7.800 Ha terdiri dari 3.300 Ha untuk Kab. Madiun dan 4.500 Ha untuk Kab. Ponorogo. Lalu, berfungsi juga untuk pengendalian banjir Kota Ponorogo, penyedia air baku domestik dan industri 790 liter per detik, dan pariwisata.

Selain itu, Waduk Bendo memiliki manfaat yakni meningkatkan intensitas tanam dari 150 persen menjadi 250 persen. Selain itu maanfaatnya juga untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan asli daerah (PAD), menggerakkan pembangunan berbagai sektor yang berkaitan dengan sumber daya air, serta mengurangi kerugian banjir tahunan sebesar 1.300 m3/detik menjadi 490 m3/detik.

Progres tanah yang sudah dibebaskan telah mencapai 94 persen atau 277 Ha dari 295 Ha. Diperkirakan pembangunan Waduk Bendo Ponorogo selesai pada tahun 2019 dengan jumlah biaya mencapai Rp. 716 milyar.Sedangkan kunjungan terakhir di Kab. Ponorogo, Pakde Karwo bersama Presiden  Jokowi membagikan sertifikat tanah untuk masyarakat di Alun-alun Kab. Ponorogo.siaran pers humaspemprov Jatim/nif/gd.(dik)

JSSA Reborn Kembali Bagi-bagi Nasi Bungkus

0

 

Caption foto anggota JSSA Reborn

Jombangmemoexpos

JSSA (Jombang Salam Satu Aspal ) Reborn kembali bagi nasi kepada mereka yang berhak menerima.

Sumadi anggota JSSA yang mengkoordinir kegiatan rutin kali ini mengajak bagi nasi di tiga titik lokasi kota Jombang.

” Kali ini saya bersama komunitas bersama sama bagi nasi di tiga titik. diantaranya lokasi seputaran perempatan Sambong. perempatan Terminal lama dilanjut di jalan depan Stasiun Jombang. dan berakhir di alon alon Jombang”.ucapnya

lanjut Sumadi yang akrab dipanggil Adi Mandor, berbagi nasi bungkus hasil dari urunan suka rela para anggota JSSA. dan ini mengawali tahun 2019. kata sumadi saat diwawancarai di alon alon Jombang jam 21.00.wib Jumat (4/1/2019)

Ditempat sama Yanti anggota JSSA ketika di wawancarai menjelaskan, Nasi bungkus yang dibagikan yaitu dengan cara buat sendiri. akan tetapi yang tidak sempat bisa pesan kepada salah satu anghota yang siap membuat.ujarnya 

Awalnya pembagian nasi bungkus dilakukan Jumat minggu pertama dalam sebulan  Akan tetapi tahun 2019 ini kami mengawali. selanjutnya dilakukan setiap jumat legi malam hari. (malam sabtu) ungkapnya.

Target mereka yang diberi nasi bungjus diantaranya tukang becak. dan semua yang dijalan yang layak diberi. karena ini bentuk sosial yang dilakukan komunitas JSSA.

Perlu diketahui bahwa Sebelumnya bernas ini adalah kegiatannya JB dan KJT. seiring berjalannya waktu om Farid membuat group jssa. Kemudian segala bentuk kegiatan sosial termasuk kegiatan bernas dijadikan kegiatan bersama.tandasnya.(dik)

Gubernur Jatim Dampingi Presiden RI Joko Widodo Resmikan Rusunawa STKIP PGRI Tulungagung

0

Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo mendampingi Presiden RI Ir. H. Joko Widodo meresmikan empat proyek pembangunan di Kabupaten Tulungagung. Keempat proyek tersebut terdiri dari proyek pembangunan rumah susun (Rusun) Mahasiswa STKIP PGRI Tulungagung, Rusun Mahasiswa IAIN Tulungagung, Rusun Sewa Jepun Pemda Kab. Tulungagung, serta Jembatan Ngujang II, Kab. Tulungagung yang dilaksanakan di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI, Tulungagung, Jumat (4/1) pagi.

Presiden Jokowi mengatakan, pembangunan rusun mahasiswa yang ia resmikan sangat diperlukan untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan di tingkat perguruan tinggi.

“Untuk rusun tahun ini sudah ada sekitar 300. Dan 45 nya berada di Jatim. Jatim paling siap, karena keberadaan rusunawa betul-betul digunakan dan diperlukan,” ungkapnya sembari menambahkan bahwa ada beberapa daerah yang belum siap akan adanya rusunawa khususnya dalam hal biaya.

Usai meresmikan keempat proyek, Presiden Jokowi bersama rombongan melakukan peninjauan Rusun Mahasiswa STKIP PGRI Tulungagung. Rusun tersebut terdiri dari 3 lantai dengan jumlah total 37 kamar, yang dilengkapi dengan 2 kamar khusus difabel.  “Saya sudah cek dan kualitas pengerjaan bangunannya sangat bagus,” tukas Presiden Jokowi.

Sementara itu, Plt. Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo berharap, pembangunan rusunawa bisa ditambah atau diperluas di wilayahnya. Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi pembangunan jalur tol Trans Jawa yang terbukti mengefisiensi waktu tempuh Tulungagung-Surabaya. “Kalau dulu kirim barang ke Surabaya hanya 1 minggu sekali, sekarang bisa 3 kali seminggu,” terangnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, pejabat di lingkup Pemkab Tulungagung, dan beberapa pejabat OPD di lingkup Pemprov Jatim. siaran pers Humasprovjatim:dwi. (dik)

Pakde Karwo Dampingi Presiden Tinjau Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Lodoyo Blitar

0

Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo mendampingi Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) meninjau proyek rehabilitasi daerah irigasi Lodoyo, di Kelurahan Jegu, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Kamis (3/1/2019).

Bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono dan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu mendampingi Presiden meninjau proyek rehabilitasi tersebut. 

Rehabilitasi ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan penurunan ketersediaan air dengan panjang saluran yang direhab yakni 16,42 km. Proyek rehabilitasi ini diharapkan mampu memberikan manfaat irigasi seluas 3.802 hektar untuk 6.548 petani. 

Daerah irigasi Lodoyo ini sendiri mencakup dua wilayah kabupaten yakni Blitar dan Tulungagung dengan total luas 12.217 Ha. Sumber air untuk daerah irigasi Lodoyo diambil dari Waduk Wlingi Raya yang membendung Kali Brantas dengan letak bendungan di Desa Jegu, Kecamatan Sutojayan, Kab. Blitar. 

Usai meninjau proyek rehabilitasi daerah irigasi Lodoyo di Kelurahan Jegu, Presiden dan rombongan meninjau proyek pengendalian banjir Kali Bogel, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. 

Usai mendampingi Presiden meninjau proyek irigasi dan pengendalian banjir, Pakde Karwo kemudian mendampingi Presiden Jokowi berziarah ke makam Presiden pertama RI, Bung Karno.

Presiden yang tiba sekitar pukul 13.20 WIB, langsung menuju pusara Bung Karno untuk berdoa dan menaburkan bunga. Sekitar 15 menit kemudian, Pakde Karwo bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung, ikut menyusul Presiden Jokowi untuk ziarah dan berdoa di pusara Bung Karno. siaran pers humaspemprovjatim/dewi.(dik)

Wakapolres Jombang Keliling Tempat Wisata di Kabupaten Jombang

0

Caption foto : wakapolres didampingi kapolsek Mojowarno dan anggota

Jombangmemoexpos

Tahun Baru merupakan momen tepat untuk berkumpul bersama keluarga, sahabat dan orang-orang terdekat. Bersama mereka menyambut tahun  baru dengan berlibur si Wisata Sumberboto Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Momen kebersamaan menjadi lebih sempurna jika berada di lokasi yang sejuk dengan alam yang masih asri.

Liburan ke wisata Sumberboto  menjadi salah satu kegiatan yang banyak dipilih untuk merayakan tahun baru. Bukan tanpa alasan, liburan memang bisa menjadi sarana untuk melepaskan kepenatan dari aktivitas sehari-hari selama setahun belakangan. Hasilnya, di tahun baru pun jadi lebih fresh dan siap menghadapi rutinitas.

foto kolam renang wisata Sumberboto

Kabupaten Jombang banyak wisata dimana tahun baru diselenggarakan dengan semarak dengan keragaman yang bisa menjadi pilihan. Tentu saja pada saat tahun baru tidak ada salahnya jika  telah menentukan arah tujuan wisata Sumberboto dengan orang-orang terdekat untuk menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga.

Wakapres Jombang Kompol Budi Setiyono ketika di wawancarai menjelaskan, Antisipasi wisatawan dalam merayakan pergantian tahun baru. di beberapa titik rawan terus dilakukan. jelasnya saat di Wisata Sumberboto Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Selasa (1/1/2019)

“Untuk antisipasi,Kami keliling di beberapa lokasi wisata yang ada di kabupaten Jombang, diantaranya kota Jombang. wisata keplaksari. Pasar Peterongan. mojoagung. pertigaan mojotrisno Mojoagung. wisata Sumberboto. dan wisata di Kecamatan wonosalam”.ucapnya

Tidak hanya itu, Selain keliling disetiap lokasi wisata, Polres Jombang juga sudah siapkan pengamanan dari masing masing polsek yang ada tempat wisata dan di bantu dari anggota polres dan elemen masyarakat. Rata rata tempat wisata lebih banyak pengunjungnya dari pada hari biasa. ungkapnya

Menurut Kompor Budi. Setiap titik kerawanan terus di deteksi, Guna kelancaran masyarakat dalam merayakan tahun baru.

“Dari tempat yang kami deteksi hingga kini terlihat suasana terkendali. Setelah dari Wisata Sumberboto ini Kami lanjutkan menuju wisata di Kecamatan Wonosalam”. pungkas wakapolres.(dik)

 

Berani Menggunakan Knalpot Brong saat Perayaan Tahun Baru, Diamankan Polisi

0

Caption foto : Kasat Lantas bersama anghmgota lantas saat pres releasw

Jombangmempexpos

Satlantas Polres Jombang berhasi mengamankan 100 unit Motor yang menggunakan knalpot brong menjelang perayaan tahun baru 2019.

Penindakan knalpot brong dalam rangka HARKAMSELTIB CAR Lantas menjelang perayaan malam tahun baru 2019. 

Kasat lantas Akp Inggal  Widya Perdana SH SIK  menjelaskan,  Demi kenyamanan dan kelancaran jalannya perayaan tahun baru 2019 Lantas Polres Jombang mengamankan 100 motor yang menggunakan  knalpot  brong. yang disinyalir menggannggu pengguna jalan lainnya. jelas Inggal saat diwawancarai.

Menurut Inggal,  Rata rata motor yang knalpotnya brong, para pengemudi tidak membawa STNK . Ini hasil operasi yang dilakukan anghota lantas  di jalan depan Stadion. jalan depan Swalayan Bravo. jalan raya Diwek dan jalan raya Ploso. fakta dari temuan saat operasi dilakukan. 

Tujuan di amankan motor yang menggunakan knalpot Brong yaitu meminimalisir mereka  yang dianggap  mengganggu jalannya perayaan  tahun baru 2019.ucap Inggal saat press release di halaman depan satlantas polres Jombang Senin (31/12/2018)

Sanksi bagi mereka yang pelanggaran  menggunakan knalpot brong dikenakan pasal 285 tentang layak jalan. katanya 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya bagi mereka yang menggunakan knalpot brong bisa diambil setelah pergantian tahun dengan membawa Knalpot asli. Sementara saat ini Motor yang menggunakan knalpot brong tersebut diamankan di satlantas polres Jombang. pungkas kasat lantas polres Jombang dalam press release (dik)

Bupati Didampingi Wakil Bupati Jombang Hadiri 303 Wisudawan STIE PGRI Dewantara

0

Caption foto : Bupati didampingi wakil bupati bersama pengurus STIE dan mahasiswa

Jombangmemoexpos

Bupati didampingi wakil bupati Jombang Hadiri Wisuda Sarjana Kampus STIE PGRI DEWANTARA Jombang.Wisuda tersebut sebanyak 303 Wisudawan mengambil tema “Siap mencetak sarjana unggulan dan responsif terhadap refolusi industri”. Hadir pula ketua PGRI Jatim. ketua PPLP beserta jajarannya. ketua STIE PGRI Dewantara serta civitas akademika dan wisudawan bersama orangtua wisudawan. bertempat di Halaman belakang kampus jalan Prof M Yamin No 77 Jombang. Sabtu (29/12/2018)

Atas nama pemerintah dan masyarakat kabupaten Jombang Bupati yang didampingi wakil bupati Jombang  Bangga bisa menghadiri kegiatan wisuda.”Saya merasa bangga bisa berdiri di depan  para generasi muda yang penuh energik,penuh semangat dan insyaallah penuh tanggungjawab. Apa yang kalian peroleh sekarang adalah bagian terbesar dari cita cita kemajuan bangsa simasa mendatang sebab, maju dan mundurnya sebuah bangsa tergantung dari tangan anak anakku semuannya para generasi muda sekarang ini.Menghadapi tantangan dan dinamika kehidupan sosial yang timbul oleh arus perubahan global, STIE PGRI Dewantara Jombang semakin menunjukkan eksistensinya,dengan berbekal pengalaman dan disertai dengan dedikasi yang tinggi”.ucap Hj.Mundjidah Wahab Bupati Jombang saat sambutan.

Lanjut Mundjidah, Saat ini STIE Dewantara kembali melahirkan para sarjana baru. Hal ini patut kita syukuri karena pada saat ini kabupaten Jombang sangat membutuhkan sumberdaya manusia yang berpendidikan dan berkualitas yang dapat memberikan solusi melalui upaya. Kesuksesan selalu menyertai para wisudawan dan hadirin semua. Disamping itu, juga kami ucapkan selamat kepada keluarga wisudawan yang telah memberikan dukungan moril atau matariel pada putra putrinya sehingga mereka dapat menyelesaikan studinya dengan baik.lanjutnya orang nomor satu di pemkab Jombang

Kepada pengurus serta civitas akademika STIE PGRI Dewantara Jombang atas pengabdian dan dedikasinya. Sehingga menghasilkan tenaga ekonom yang berkualitas dan profesional.  STIE Dewantara merupakan salah satu faktor penting pembangunan kualitas sumberdaya manusia yang berkorelasi langsung dengan kekuatan sumberdaya pembangunan. tandasnya

Wisuda kali ini mengambil tema “Siap mencetak sarjana unggulan dan responsif terhadap refolusi industri”. Era revolusi industri sudah didepan mata. Suka tidak suka semua orang dan organisasi apapun harus siap. Karena revolusi industri generasi ke 4 ini menempatkan tehnologi informasi menjadi basis dalam kehidupan manusia. Setidaknya ada tiga ciri dominan di era revolusi ke 4 yaitu, digitalisasi. Otomatisasi. Kecerdasan buatan. Kedepan dan sebentar lagi segala sesuatu dalam kehidupan manusia berubah menjadi serba digital serba otomatis. Bahkan serba bisa dibuat. Itu berarti revolusi industri akan menjadi sebab utama berubahnyabtatanan kehidupan manusia. 

Perguruan tinggi (PT) sebagai institusi pendisikan harus sudah siap menyongsong era revolusi induatri tapi pada kenyataannya masih banyak perguruan tinggi yang belum mempersiapkan ” MIND SET” dan orientasi konfrit dalam mengantisipasi era revolysi industri. Maka dari itu saat itu perguruan tinggi diharapkan segera menyamakan persepsi dan pemahaman tentang revolusi industri. Perguruan tinggi suka tidak suka sesegera mungkin harus mempersiapkan diai atas perubahan perubahan pola. Pungkasnya  

Pengajaran dan siatem belajar yang akan terjadi didunia pendidikan. Karena hingga kini dapat disinyalir perguruan tinggi dan dunia pendisikan di Indonesia masih terkekang oleh siatem yang belum menampung perubahan sesuai tuntutan revolusi industri. Era ini akan membawa perubahan yang cepat terhadap berbagai aktivitas manusia ternasuk didalamnya bidang ilmu pengetahuan dan tehnologi (IPTEK) serta Pendidikan tinggi. oleh karena itu respon yang cepat dan tepat perguruan tinggi sangat diperlukan sejali lagi, era revolusi induatri ditandai debgan kecerdasan buatan. 

Para sarjana diharuskan  tidak bisa lagi hanya mengandalkan ijasah dalam mencari pekerjaan. Tapi harus memiliki ketrampilan dan kopentensi yang mumpuni, sehingga dapat terserap pasar kerja dengan cepat. bahkan lulusan STIE Dewantara merubah mind set agar lebih kreatif dan inovatif. Berupaya membuka lapangan pekerjaan, bukan lagi mencari pekerjaan. pungkasnya (dik)

174 ASN dilantik oleh Bupati Sebagai Pejabat Fungsional

0

Caption foto : Bupati Jombang menandatangani berita acara pengambilan sumpah

Jombangmemoexpos

Pengambilan sumpah/janji dan pelantikan jabatan fungsional oleh Bupati Jombang Hj.Mundjidah Wahab kepada 174 pegawai dilingkup pemerintah kabupaten Jombang. Bertempat di pendopo kabupaten Jombang. Kamis (27/12/2018).

Atas nama pemerintah kabupaten jombang mengucapkan terima kasih dan selamat kepada para PNS yang menjabat sebagai jabatan fungsional yang pada hari kamis (27/18) telah dilaksanakan pelantikan dan sumpah jabatan. 

Bupati Jombang Hj.Mundjidah Wahab saat sambutan menyampaikan,  Dalam rangka memenuhi harapan publik masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Berbagai kebijakan selalu dikaji dan diperbarui untuk memenuhi standar kompetensi dan peningkatan profesionalisme pegawai negeri sipil, untuk itu diperlukan pembinaan dan pengembangan kemampuan secara terencana dan terprogram, yang salah satunya melalui jabatan fungsional tertentu. jelasnya

Lanjut Mundjidah, Tugas sebagai pejabat fungsional merupakan tugas yang sangat berat, untuk melaksanakan tugas tersebut dibutuhkan orang yang benar-benar profesional, karena itu pejabat fungsional yang dilantik harus membuktikan bahwa dirinya adalah orang yang profesional dan layak dipercaya untuk memegang tugas sebagai pejabat fungsional.

Selain itu, Sumpah jabatan fungsional pada hakikatnya merupakan jabatan teknis yang tidak tercantum dalam struktur organisasi, namun sangat di perlukan didalam pelaksanaan tugas-tugas pokok dalam organisasi pemerintahan. Jabatan fungsional juga tidak kalah penting, yang merupakan salah satu bentuk pelayanan kepada publik, kepada masyarakat secara profesional.

“Dengan berlakunya peraturan pemerintah no.11 tahun 2017 tentang manajemen pegawai sipil pasal 87, pegawai sipil yang diangkat sebagai jabatan fungsional, baik yang diangkat melalui pengangkatan pertama, pengangkatan dari jabatan lain dan dari penyesuaian masing-masing, harus di lantik dan diambil sumpah janjinya menurut agama atau kepercayaannya kepada tuhan yang maha esa, untuk itu bupati memohon sumpah janjinya harap ditaati. Dengan dilakukan pelantikan ini, maka yang tadi di lantik secara resmi sudah menjadi pejabat fungsional”.ungkapnya 

Tugas yang terus meningkat dan juga untuk kemampuan yang semakin tinggi pada setiap aparatur pemerintah dalam setiap bidang tugas dan tanggung jawab dilakukan masing-masing. oleh karena itu setiap jabatan yang ada dalam organisasi pemerintah harus diisi oleh tenaga-tenaga yang memiliki keahlian dan ketrampilan. selain itu, juga harus memiliki kecakapan yang memadai, wawasan yang luas, dedikasi yang tinggi dan minat, serta perhatian yang besar terhadap jabatan yang dipangku dan diembannya.Tambahnya

Pengambilan pola PNS tidak harus pada jabatan struktural, justru sebagai pemerintah kabupaten Jombang sangat mendukung adanya jabatan fungsional, karena jabatan ini mempunyai butir kegiatan yang dapat diamati, diukur dan dikembangkan secara spesifik berkaitan hasil kerja sesuai dengan peran, fungsi dan jabatannya, maka diharapkan pejabat fungsional yang di berikan amanat mampu menjadi PNS yang mempunyai kopetensi, kinerja, produktivitas yang tinggi, berintegritas dan selalu berinovasi, serta mengedepankan kualitas pelayanan publik.

Bupati Jombang menghimbau agar pimpinan OPD yang membawai jabatan fungsional hendaknya mendukung dan memberikan fasilitas kepada para pejabat fungsional sesuai dengan butir kegiatannya, sehingga dapat memenuhi angka kredit yang ditetapkan demi peningkatan pelayanan publik pemerintah kabupaten jombang.

Mundjidah juga mengingatkan, bahwa sumpah janji bukan hanya kesanggupan untuk mentaati keharusan dan tidak melakukan pelawanan yang sudah di tentukan, akan tetapi yang hakikinya sumpah janji itu mengandung tanggung jawab terhadap Tuhan yang maha esa. oleh karena itu kepada PNS yang di percaya menduduki jabatan fungsional harus melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, disertai dengan keikhlasan, kejujuran dan tanggung jawab.

Para pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjadi aparatur sipil negara yang mempunyai tanggung jawab profesi, sekaligus menjadi figur pejabat fungsional yang memiliki kompetensi sesuai dengan fungsi masing-masing’.pungkasnya (dik

Perayaan Natal di GKJW Bongsorejo Dihadiri Wabub Jombang

0

Caption foto : Wakil Bupati Jombang saat sambutan

Jombangmemoexpos

Wakil Bupati Jombang Sumrambah menghadiri perayaan Hari Natal GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan) yang di adakan di Dusun Bongsorejo Desa Grogol Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. 

Perayaan Natal tersebut juga dihadiri oleh Sekda Jombang, Wakapolres Jombang, Kepala Dinas Kominfo, pasi Intel Kodim 0814. serta  Forkopimcam.

Unduh-unduh yang diadakan oleh Gereja Kristen Jawi Wetan Dusun Bongsorejo Desa Grogol  tahun lalu sangat mengesankan. Cerita Sumrambah mengenang nostalgia yang dialami. “Atas nama pemerintah kabupaten Jombang  Kami Ucapkan selamat natal dan tahun Baru 2019. Semoga tahun 2019 lebih baik dari tahun kemarin”.Ucapnya Sumrambah Wakil Bupati Jombang

Lanjut Sumrambah, Problematika permasalahan bangsa Indonesia semakin hari semakin terasa begitu luar biasa. justru karena luar biasa bangsa lain ingin menguasai bangsa indonesia ujian berat bagi bangsa Indonesia. karena  hari ini ujian berat karena permasalahan intoletansi sangat luar biasa, hari ini bangsa indonesia tersekat sekat oleh kelompok kelompok tertentu yang ingin mengancam persatuan bangsa Indonesia. maka pada malam hari ini mari kita menjaga kerukunan dan kebersamaan. mari kita jaga persatuan dan kesatuan agar selamat bangsa ini. 

“Jangan sampai terprovokasi oleh sesuatu apapun. demi kebersamaan bersama. “Kita yang di Kabupaten Jombang tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Dalam falsafah jawa “Jati Mulyo, Mulyo Jati mergo rukun falsafah kebesaran bangsa dan kejayaan bangsa membawa kerukunan dan kebersatuan. dan membawa kesamaan visi dalam berbangsa dan bernegara. ungkapnya

Forkopimda juga bersepakat keliling ke gereja memberikan selamat di gereja yang sedang merayakan natal. Begitu indah bagaimana umat nasrani kemudian bisa berastu dengan umat beragama lain. artinya budaya toleransi kebhinnekaan mari tetap kita jaga bersama. Mohon doa restu pemerintah kabupaten Jombang kedepan akan menjadi lebih baik. tandas Sumrambah Wakil bupati Jombang

Sementara itu Tema natal tahun 2018 adalah “Yesus Kristus himat bagi kita” Bahwa sumber segala kekuatan adalah dari Tuhan Yesus Kristus. Lebih berhikmat atas musibah-musibah yang terjadi di Indonesia dan juga mmpunyai hak dalam keberlangsungan hidup bngsa melalui hak pilih sebagai wrga negara yang baik. Jelas Tri Kridhaningsih.S.si. pendeta Gereja Kristen Kawi Wetan Dusun Bongsorejo Desa Grogol Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang

Ditempat sama Susilo Handoko ketua panitia. puji ayukur melalui kasihnya karena bisa hadir merayakan natal penuh suka cita suka ria bersama keluarga hadir malam hari ini mengingat yesus kristus. natal adalah mengingatkan kesadaran keselamatan bagi yang percaya kepadanya”.katanya

Menurutnya menjadi saluran berkat dan kasih melalui tema yesus kristus memberi hikmat kepada kita semua. hormat kepada masyarakat dan pemimpin kita. “Terimakasih seluruh panitia dan semua pihak acara ini menjadi lancar dan sukses. terimakasih seluruh keamanan yang membantu pelaksanaan natal ini diantaranya TNI. Polri dan banser. selamat natal dan tahun baru 2019. pungkasnya.(dik)