Media Gathering KPU Sampaikan Tahapan Pemilu 2024

0
49
Personil KPU Kabupaten Jombang dari kiri ke kanan: Ayatulloh Khumaini, S.Sos., Rita Darmawati, S.Sos., Athoillah SH/Ketua KPU, Abd Wadud Burhan Abadi, SE., dan As’ad Chirudin, S.S.

Media Gathering KPU Sampaikan Tahapan Pemilu 2024

Jombang, layang.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang, hari Kamis (6/10/2022) menggelar Media Gathering dengan awak media yang ada di Kabupaten Jombang untuk menyamakan persepsi seputar tahapan Pemilu 2024.

Ketua KPU Kabupaten Jombang Athoillah SH mengatakan, beberapa bulan terakhir ini rangkaian tahapan Pemilu 2024 sudah dimulai. Diantaranya, koordinasi pengolahan/pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan (PDPB) dan pelaksanaan tahap verifikasi perbaikan administrasi Partai peserta Pemilu 2024.

Disampaikan Athoillah, proses terus berjalan sesuai tahapan yang sudah disusun. Dengan agenda utama memastikan keberadaan peserta Pemilu yang terdiri dari tiga unsur, yakni Partai Politik (legsilatif), Perseorangan (DPD) dan Pasangan Calon (Presiden dan Wakil Presiden, Pasangan Calon Pilkada).

Syarat untuk bisa menjadi peserta Pemilu, katanya, Partai Politik harus terdaftar di Kemenhum dan HAM R, menyampaikan dan memiliki AD/ART Partai, ada Kantor dan Kepengurusan di setiap provinsi di Indonesia, 75 persen struktur kepengurusan ada dan tersebar dalam provinsi, dan 50 persen ada kepengurusan di tingkat kecamatan  dalam Kabupaten.

“Yang terkesan sulit dan butuh ketelitian adalah verifikasi Partai yang belum memiliki wakil DPR-RI. Bagi Partai yang sudah memiliki wakil di DPR-RI sudah jelas, secara organisasi terstruktur, akurat, jelas positif sebagai peserta Pemilu,” jelasnya.

Atholillah menyampaikan hal tersebut didampingi anggota KPU lainnya, yaitu Abd Wadud Burhan Abadi, SE., As’ad Chirudin, S.S., Rita Darmawati, S.Sos., Ayatulloh Khumaini, S.Sos. Puluhan awak media pekerja pers meliputi media online, cetak, tv dan elektronik. Acara berlangsung dialogis seputar koordinasi sosialisasi dan publikasi kesuksesan jalannya Pemilu 2024.

Untuk menyuseskan Pemilu 2024 dengan agenda Pemilu Legislatif, 14 Februari 2024 dan Pilkada, 27 Nopember, KPU diminta memberikan kemudahan akses berkoordinasi publikasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat melalui media masa, pers.

Awak media juga menyampaikan bagaimana cara apabila ada nama warga yang dilibatkan sebagai pengurus partai sementara yang bersangkutan merasa tidak pernah, tidak mau masuk struktur partai. As’ad Choirudin menjawab hal tersebut menyarankan, agar yang bersangkutan untuk menghubungi partai.

“KPU tidak memiliki kewenangan memutuskan seseorang masuk pengurus partai atau tidak, tetapi KPU bisa memverifikasi status seseorang dalam kepartaian. Urusan keterlibatan status  sebaiknya ke Partai,” saran As’ada yang pernah sebagai Panwascam Bandarkedungmulyo ini.

Menjawab layang.co., berapa jumlah Partai yang masuk ke Kabupaten Jombang dalam kaitan sebagai peserta Pemilu 2024, As’ad menyampaikan pada tahap awal jumlah Partai masuk Kabupaten Jombang 23 nama.

Memasuki tahap kedua, verifikasi dan perbaikan administrasi menjadi 20 Partai. Perbaikan ini akan berlansung hingga 10 Oktober, berikutnya akan dilakukan verfikasi faktual di lapangan di wilayah Kabapaten Jombang.

Di tempat yang sama anggota KPU Devisi Data Pemilih Informasi Pemilihan Abd  Wadud Burhan Abadi menyampaikan jumlah pemilih untuk Kabupaten Jombang pada Pemilu 2024 untuk sementara 966.050 orang pemilih, dengan rincian pemilih laki-laki 481.572 dan pemilih perempuan 484.478 orang tercakup di 21 Kecamatan, dengan asumsi TPS 4.295 tersebar pada 306 desa/kelurahan.

“Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan masih terus berlangsung. Data ini per 27 September 2022, belum final. Ke depan akan dilakukan pemutakhiran oleh petugas pantarlih, sesuai tahapan yang sudah disusun,” terang Burhan, mantan Panwaslukab Jombang ini.  (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here