FORMI Sosialisasikan Senam SKJ Djadoel dan Senam Poco-Poco di SMPN 1 Kesamben

0
31
Siswa-siswi SMPN 1 Kesamben bersama guru sekolah mengikuti senam di lapangan serbaguna, di sekolah setempat, Jum'at (23/9/2022).

FORMI Sosialisasikan Senam SKJ Djadoel dan Senam Poco-Poco di SMPN 1 Kesamben

Jombang, layang.co – Guna mengajak generasi muda sehat Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Jombang melakukan sosialisasi Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) Djadoel dan Senam Poco-poco Nusantara di SMP Negeri 1 Kesamben, Jum’at (23/9/2022).

Senam yang diikuti 665 putra-putri murid dari 21 kelas, dan para guru berlangsung meriah. Hadir mengikuti senam dan berbaur dengan para siswa Ketua Umum FORMI Kabupaten Jombang Wiwin Sumrambah.

Gerak lincah peserta dipandu instruktur senam profesional anggota PERWOSI Jombang. Berlangsung di lapangan serbaguna lingkup sekolah. Mulai dari kelas satu hingga kelas tiga menyertai dengan semangat. SMPN 1 Kesamben menjadi satu dari 10 sekolah yang diagendakan dikunjungi Ketua FORMI Kabupaten Jombang dalam tahun 2022 ini.

Ketua FORMI kaos hitam (kanan) mengikuti senam di SMPN 1 Kesamben.

Pasca mengikuti senam FORMI memberikan minuman suplemen berupa susu kemasan bagi semua peserta. Selain itu, juga diberikan vitamin tablet penambah darah bagi murid putri.

Dihadapan peserta Wiwin Sumrambah yang juga istri Wakil Bupati Jombang menyampaikan pentingnya senam bagi kita, terutama anak-anak muda, siswa sekolah. Agar tubuh selalu sehat, bugar dan semangat, tidak ngantuk dalam menerima mata pelajaran di dalam kelas.

“Siapa yang berangkat mancal sepeda….itu sehat! Tidak perlu sok-sok an jadi orang kaya, naik sepeda motor saat berangkat sekolah. Naik sepeda pancal itu olahraga, menyehatkan,” ucap Wiwin didampingi Kasek Drs Parsum Sukowibowo, M.Pd disambut tepuk tangan siswa.

Wiwin Sumrambah yang juga Ketua PKK Kabupaten Jombang ini menyerukan kepada setiap siswa untuk  membiasakan makan pagi, meskipun hanya sebutir telur rebus, agar kondisi fisik selalu sehat.

“Coba buka telapak tangan, apa warnanya. Kalau tidak merah muda, itu berarti kurang sehat,” tukas Wiwin. Dia juga memanggil guru pelajaran IPA untuk menjelaskan bagaimana kondisi tubuh yang sehat.

Wiwin juga menyarankan agar setiap siswa menyukai dan mengkonsumsi sayur mayur. Apabila warna telapan tangan berwarna putih, maka pada jam pelajaran kedua dipastikan ngantuk karena kekurangan zat besi, badannya lemes.

“Sayur apa untuk menambah kekurangan zat besi…,” tanya Ketua Formi itu. “Sayur bayam…,” jawab siswa serentak.

Dibagian lain Wiwin juga mengharapkan melalui sekolah pinggiran akan muncul pimpinan negara. Ada calon Presiden, calon jadi Menteri, calon Gubernur, calon Bupati, calon Pilot, Pengusaha, arsitektur dan orang sukses lainnya. Untuk itu, harus belajar, berusaha untuk sehat dan semangat, tuturnya.

Kepala SMPN 1 Kesamben menerima video compact dish dari Ibu Wiwin Sumrambah.

Pada kesempatan tersebut Wiwin Sumrambah juga menyerahkan video compact dish yang berisi tutorial pergerakan SKJ Djadoel dan Senam Poco-poco kepada Kasek Parsun. Wiwin menyerukan, rekaman dalam video tersebut untuk dipelajari dan diimplementasikan kepada para siswa.

“Kami berterima kasih dan mengapresiasi dengan semangat. Tidak semua sekolah mendapat kunjungan Ibu Istri Wakil Bupati yang juga Ketua FORMI. Pengetahuan yang kami peroleh ini akan kami tindaklanjuti, agar warga SMPN 1 sehat dan makin berprestasi,” papar Drs Parsum Sukowibowo, M.Pd menjawab layang.co, usai mengikuti senam bersama para siswa dan guru. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here