PG Tjoekir Optimis Lampaui Target Giling Tebu 411.014 ton

0
80
Upacara budaya tasyakuran mengawali giling tebu tahun 2022 PG Tjoekir, Jombang.

PG Tjoekir Optimis Lampaui Target Giling Tebu 411.014 ton

Jombang, layang.co – Pabrik Gula Tjoekir yang berada di Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang optimis  giling tahun 2022 ini akan mampu mencapai target 411.041 ton setara dengan mampu produksi gula  31.751 ton.

Asumsi hasil giling tersebut memberi tanda kenaikan dibanding kemampuan giling  tahun 2021 sebesar 22.000 ton.   Obsesi ini tentu menghadapi tantangan, untuk itu, pihak manajemen akan berupaya memperbaiki kinerja, termasuk menjalin hubungan baik dengan semua pihak.

“Kerjasama dan dukungan hendaknya dapat kita maknai sebagai hubungan yang saling menguntungkan atau simbiosis mutualisme yang harus kita jalin dengan semangat budaya akhlak, yakni amanah kompeten harmonis loyal, adaptif kolaboratif,” urai Zaenal, General Manager PG Tjoekir menjawab awak media, Rabu (25/5/2022).

Menandai awal giling PT Tjoekir menggelar tasyakuran sebagai tanda uri-uri budaya, dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng, Pondok Walisongo, Pondok Darul Falah, Camat Diwek,  Jajaran Muspika, Wakil Petani Tebu Rakyat, Ketua KUD/KPTR dan APTR sebagai mitra kerja PG Tjoekir.

Selain itu hadir pula Kepala Desa Cukir  dan Kepala Desa Jatirejo, Pimpinan Bank BNI Mojokerto dan BNI Jombang,  Ketua Serikat Pekerja dan seluruh karyawan PG Tjoekir.

General Manager optimis target tersebut akan tercapai karena PG Tjoekir mempunyai keunggulan kompetitif.  Kemitraan ini mempunyai nilai ekonomi tinggi. Disamping menyusun strategi bersama agar produksi gula bisa makin kompetitif, sehingga memberikan nilai tambah untuk Mitra maupun bagi pabrik gula, katanya.

“PG Tjoekir tidak hanya sekedar mencari laba rendemen dan peningkatan kualitas, tapi kita menuju cita-cita bersama untuk mewujudkan swasembada gula konsumsi,” ucapnya.

Menurutnya, laba rugi protas revitalisasi intensifikasi ekstensifikasi dan lain-lain adalah bagian untuk mendukung proses besar tersebut sehingga masing-masing dapat bersinergi dan saling menguatkan.

Hubungan yang harmonis dengan paramitra dan seluruh stakeholder harus terus dijaga dan diperkuat agar dalam menghadapi tantangan yang makin dinamis ini dapat diselesaikan Bersama, imbunya.

Karyawan PJ Tjoekir harus mampu menangkap dan mengoptimalkan peluang ini.  Perubahan mainset sebagai pekerja profesional adalah bagian penting dari penanganan pabrik gula.  Pengawalan proses giling oleh karyawan untuk mengoperasikan alat-alat harus berjalan lancar demi suksesnya musim giling Tahun 2022.

Peningkatan kapabilitas SDM sebagai profesional workers and thinker juga mutlak diperlukan agar transformasi pabrik gula menjadi sugar cane based industry dengan nilai tambah maksimal semakin lekas terwujud dan industri gula bisa bangkit.

General Manager mengungkapkan,  kinerja PG Toekir sejauh ini kurang menggembirakan untuk itu perbaikan kinerja di sisi on farm maupun off farm merupakan tugas yang harus diselesaikan.  Di sisi on farm dukungan stakeholder dalam peningkatan produktivitas akan selalu dihadirkan bersama-sama pembiayaan, baik secara internal dan dengan program TJSL  maupun eksternal dari KUR BNI  akan terus kita laksanakan.

Penyediaan saprodi dengan kerjasama penyediaan pupuk non subsidi melalui kegiatan BUMN Makmur ataupun pemberian subsidi bibit akan terus kita laksanakan. Strategi dibagian off farm dengan peningkatan efisiensi pabrik dan juga mengurangi losses menjadi faktor penentu, maka dari itu saya yakin PG Tjoekir mampu menunjukkan performa yang baik untuk mensukseskan giling 2022 ini.

“Saya berharap seluruh karyawan tetap optimis saling kerjasama dan saling mendukung di dalam melaksanakan giling tahun ini dengan penuh keyakinan bahwa di tahun 2022 kinerja PG Tjoekir lebih baik dari tahun 2021.

Selain itu, kembali saya ingatkan, agar kita selalu fokus dalam mengawal ke arah yang lebih baik dengan cara menekan biaya-biaya yang tidak mempunyai dampak kontribusi terhadap peningkatan nilai tambah dengan cost effectifeness dan waste elimination. Cermat dalam penggunaan fix cost adalah salah satu kuncinya.

Seluruh karyawan dengan semangat akhlak saling bahu-membahu disiplin dan memiliki etos kerja dan komitmen SDM yang lebih baik, guna mendukung sasaran produksi dalam rangka mempersembahkan PG Tjoekir sebagai perusahaan terbaik di masa sekarang dan mendatang,  pungkasnya. (*/dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here