Pertarungan Sengit Akan Terjadi di GOR Jombang 28 – 29 Mei

0
75
Karate-ka putra sedang tanding pada kategori Best of the Best pada event Kejuaraan di GOR Merdeka Jombang.

Pertarungan Sengit Akan Terjadi di GOR Jombang 28 – 29 Mei

Jombang, layang.co – Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Jombang akan menggelar pertarungan sengit antar Karate-ka pelajar se-Jawa Timur, bertempat di GOR Merdeka.

Selama dua hari 28 – 29 Mei 2022 mereka memperebutkan tiga piala sekaligus yakni Piala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Piala Kapolres dan Piala KONI Kabupaten Jombang.

Tercatat 1.098 Karate-ka putra-putri dari 76 kontingen sudah terdaftar di Panitia per 21 Mei kemarin. Pendaftaran melalui online itu diikuti pelajar mulai dari SD, SMP, SMA dan kategori mahasiswa U-21 tahun.

“Sesungguhnya masih banyak yang ingin mengikuti, namun, memperhatikan jadwal kegiatan dan sikon protokol pandemic sehingga pendaftaran ditutup 21 Mei,” ucap M Makhfudz, koordinator kegiatan.

Disampaikan oleh Bank Ucupz, panggilan akrab ADM berlisenci nasional Karate-ka ini, sejumlah atlet tersebut akan bertanding pada 1.105 kelas, terdiri dari kelas Kata (seni) dan kelas Kumite (laga).

Kelas Kumite juga diminati Karate-ka putri

Jumlah peserta sangat banyak. Momentum kejuaraan menjadi ajang pendadaran atlet yang bakal turun pada event PORPROV Jatim VII yang akan berlangsung di Kabupaten Bondowoso. “Piagam Prestasi juga bisa mendukung ajaran baru jalur prestasi,” tanda Ucupz.

“Rata-rata seluruh Kota/Kabupaten mengirimkan atletnya yang bakal di kirim ke Porprov, mengingat belakangan ini belum pernah ada kejuraan di daerah lain, karena masih dalam suasana pandemi Covid-19,” beber Ucupz.

Tempat pertandingan akan menggunakan dua lokasi, yaitu di Dojo Mahameru dua arena untuk usia dini, anak-anak dan empat arena di GOR Merdeka bagi Karate-ke usia diatasnya, imbuh Ucupz. Kesibukan akan dimulai tanggal 27 Mei, untuk registrasi kontingen dan timbang badan.

Secara terpisah, Ketua Harian FORKI Jombang Drs Kwat Prayitno, M.Si menambahkan, sesungguhnya banyak atlet dari luar Jawa Timur yang ingin datang sebagai peserta.

“Mereka seperti dari Bali, dari Yogyakarta, Solo, Jepara dan sebagainya, sudah kontak-kontak, tapi saya tolak karena event ini hanya untuk atlet Provinsi Jawa Timur,” tukas Simpei Karate Dan VII ini.

Simpei Kwat menyarankan Karate-ka luar daerah Jawa Timur bisa mengikuti Kejuaraan Karate Jombang Open yang rencana digelar bulan Oktober 2022 mendatang.

“Event ini boleh diikuti kontingen dari mana saja, baik dalam negeri Indonesia maupun dari luar negeri,” ungkapnya. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here